Berita Geothermal – Untuk menyemarakkan peluncuran Dieng Culture Festival (DCF) 2025, PT Geo Dipa Energi (Persero)—BUMN di sektor panas bumi—bekerja sama dengan mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Dieng Geothermal Festival (DGF) 2025.
Festival panas bumi Dieng ini digelar pada Sabtu, 26 Juli 2025, bertempat di kawasan Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon.
Kegiatan festival menjadi wadah edukatif dan atraktif untuk memperkenalkan potensi energi panas bumi (geothermal) Dieng kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Hadir dalam acara tersebut Dr. Ir. Pri Utami, pakar panas bumi dari UGM, yang turut memberi wawasan mendalam mengenai peran strategis geothermal dalam transisi energi Indonesia.
Rangkaian kegiatan DGF 2025 mencakup:
- Pameran DGF Expo
- Pentas Seni
- Final Day Geosmart (Lomba Cerdas Cermat Geotermal)
- Geotalk
- Talkshow bertema Kearifan Lokal & Panas Bumi
- Awarding Ceremony
Sejumlah remaja dan masyarakat lokal turut dilibatkan dalam berbagai sesi, seperti talkshow dan geotalk, untuk memahami pentingnya pengembangan energi terbarukan.
“Dalam festival ini, kami berbagi wawasan tentang pentingnya pengembangan energi panas bumi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk masa depan Indonesia,” tulis pihak Geo Dipa dalam unggahannya.
Dieng Fun Walk
Keesokan harinya, Minggu, 27 Juli 2025, rangkaian dilanjutkan dengan acara utama Launching Dieng Culture Festival 2025. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Dieng Fun Walk, yakni jalan sehat sejauh 5 km dan 10 km yang menyusuri lanskap memukau di sekitar lapangan panas bumi Dieng.
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, secara resmi membuka acara tersebut. Ia didampingi oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana, jajaran Forkopimda, serta Direksi PT Geo Dipa Energi.
Dalam sambutannya, Eddy menyoroti keunggulan Dieng sebagai kawasan yang memadukan tiga potensi besar: keindahan alam, kekayaan budaya, dan energi terbarukan.
“Dieng adalah wilayah yang dianugerahi kombinasi luar biasa antara alam, energi, dan budaya. Potensi ini harus kita dorong melalui event seperti DCF agar menjadi model promosi pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga berharap agar Dieng Culture Festival dapat menjadi contoh konkret penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan, yang menyeimbangkan pelestarian alam, budaya lokal, dan pengembangan energi hijau.
Dieng Culture Festival 2025 sendiri akan digelar pada Agustus 2025 yang akan datang.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini


















