Jakarta, Beritageothermal.com – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali mempertegas komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik di tengah pengembangan industri energi hijau nasional.
Perusahaan panas bumi milik negara dengan kode saham PGEO itu meraih penghargaan tertinggi kategori “Sapphire” dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Penghargaan tersebut menjadi capaian terbaru PGE setelah sebelumnya dua kali memperoleh predikat “Diamond” dalam ajang serupa. Raihan itu sekaligus menunjukkan konsistensi perusahaan dalam membangun budaya kepatuhan hukum dan integritas bisnis secara berkelanjutan.
IRCA sendiri merupakan ajang apresiasi tahunan yang memberikan penghargaan kepada perusahaan dan profesional yang dinilai berhasil menerapkan standar kepatuhan regulasi serta tata kelola perusahaan secara optimal.
Tahun ini, lebih dari 130 perusahaan dari berbagai sektor industri mengikuti penilaian yang dilakukan dewan juri independen yang terdiri atas pakar dan praktisi hukum nasional.
Bagi PGE, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi korporasi, melainkan cerminan dari strategi bisnis perusahaan yang menempatkan kepatuhan dan transparansi sebagai fondasi utama pengembangan usaha.
Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, mengatakan penerapan good corporate governance (GCG) menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari arah pertumbuhan jangka panjang Perseroan.
“Sebagai perusahaan panas bumi terdepan di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, kami memahami bahwa kepercayaan publik dibangun bukan hanya melalui kinerja operasional, tetapi juga melalui integritas yang tak pernah dikompromikan. Dalam setiap langkah yang diambil, kami berkomitmen untuk terus menjunjung good corporate governance sebagai bagian integral dari perseroan, dan penghargaan ini menegaskan bahwa jalan yang kami tempuh adalah jalan yang benar,” ujar Ahmad Yani dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5).
Menurut dia, tata kelola yang kuat menjadi modal penting bagi perusahaan energi hijau untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menghadapi tantangan transisi energi nasional.
Senada dengan itu, Manager Legal & Compliance PGE, Adityo Haryoseto, menilai penghargaan tersebut menjadi refleksi atas konsistensi perusahaan dalam menjaga standar kepatuhan di seluruh lini bisnis.
“Ini menjadi penghargaan ketiga yang kami raih dari ajang yang sama, sekaligus mencerminkan konsistensi yang terus kami jaga. Sebagai bagian dari Pertamina Group yang bergerak di bidang energi hijau, PGE menjalankan setiap kegiatan bisnis dengan landasan kepatuhan regulasi dan integritas yang tak tergoyahkan. Penghargaan ini memperkuat tekad kami untuk terus meningkatkan standar GCG demi menciptakan praktik bisnis yang sehat, profesional, dan berkelanjutan,” kata Adityo.
Di tengah upaya pemerintah mempercepat transisi menuju energi bersih, PGE menegaskan akan terus memperkuat praktik bisnis yang mengedepankan integritas, kepatuhan hukum, dan tata kelola berkelanjutan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari ambisi Perseroan untuk memperkuat posisi sebagai perusahaan panas bumi kelas dunia atau World Leading Geothermal Producer.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini



















