• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Geothermal

Mendapatkan Energi Tak Harus Melukai Bumi

Enjang by Enjang
10 Mei 2025
in Geothermal
A A
0
PT Supreme Energy Muara Laboh Berkontribusi Rp 29,5 Miliar untuk PAD Solok Selatan: Ini Rinciannya

PLTP Muara Laboh yang dioperrasikan PT Supreme Energy

Share Share ShareShareShare

Berita Geothermal — Dalam sebuah diskusi santai namun sarat makna antara PLN dan media, terselip semangat besar untuk menyatukan pemahaman tentang transisi energi bersih di Indonesia, khususnya di wilayah timur. Acara tersebut menjadi panggung penting bagi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur untuk berbagi arah baru dalam pemanfaatan energi—energi yang tak harus melukai bumi.

Salah satu topik yang menyita perhatian adalah potensi besar energi panas bumi (geothermal) di NTT. General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, mengungkapkan bahwa wilayah kerja UIP Nusra memiliki sumber daya panas bumi yang melimpah, dan PLN kini tengah menyiapkan langkah konkret untuk menjadikannya sebagai tulang punggung kelistrikan di wilayah tersebut.

Dalam penjelasannya, Eko menggambarkan secara rinci cara kerja pembangkit geothermal. “Di perut bumi terdapat magma panas yang memanaskan air di atasnya hingga berubah menjadi uap. Uap ini dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin, yang kemudian memutar generator dan menghasilkan listrik,” jelasnya dalam diskusi yang digelar pada Selasa (6/5) tersebut.

RelatedPosts

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

Yang menarik, lanjut Eko, energi panas bumi bukanlah aktivitas pertambangan. “Kita hanya melakukan pengeboran sumur untuk mengambil uap panas, bukan mengambil batuan atau sumber daya padat seperti tambang. Setelah digunakan, uap didinginkan menjadi air kembali dan diinjeksikan kembali ke dalam tanah. Ini sistem tertutup, airnya tidak hilang—paling hanya setengah persen,” tegasnya, membantah isu bahwa geothermal dapat mengurangi cadangan air bersih masyarakat.

Lebih lanjut, Eko menekankan bahwa pengeboran dilakukan hingga kedalaman 2.000 meter dan tidak akan bersinggungan dengan sumber air minum atau irigasi. Bahkan, pembangkit geothermal tidak menghasilkan asap atau polusi yang mencemari udara.

Salah satu manfaat besar dari geothermal adalah kemampuannya mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan. Inilah mengapa Flores, sebagai salah satu daerah dengan potensi panas bumi terbesar, menjadi wilayah strategis bagi pengembangan energi terbarukan.

Penjelasan General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono tentang pemanfaatan panas bumi atau geothermal untuk energi listrik memang menarik.

Perbedaan pengeboaran panas bumi dan pertambangan

Sekedar melengkapi, di bawah ini dijelaskan perbedaan pengeboran panas bumi dengaan pertambangan dikutip dari aku resmi PT Geo Dipa Energi, BUMN yang bergerak di bidang energi panas bumi.

Geo Dipa menjelaskan, bahwa “bumi tak harus dilukai untuk menghasilkan energi.” Pengeboran panas bumi dilakukan dengan teknik presisi dan ramah lingkungan, menjaga ekosistem tetap lestari.

Sebagai perbandingan, pengeboran panas bumi sangat berbeda dari pertambangan bahan bakar fosil. Teknik geothermal menggunakan uap air yang tidak berbahaya, tidak mudah terbakar, dan rendah emisi. Sementara pertambangan fosil menghasilkan gas rumah kaca, material B3 beracun, serta membahayakan keselamatan dan lingkungan.

Dengan pemanfaatan geothermal, harapan untuk membangun NTT dengan energi bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan bukan lagi sekadar wacana.***

ADVERTISEMENT

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: energi bersihGeothermalPanas Bumiperbedaan pengeborann panas bumi dengan pertambangan
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Industri  Panas Bumi Indonesia Terbukti Tangguh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Next Post

Pesona Cipanas Garut dalam Catatan Penjelajah Eropa: Lanskap Indah di Kaki Gunung Guntur

Related Posts

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026
UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

9 Oktober 2026
PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

7 Oktober 2026
Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026
Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

5 Oktober 2026
PGE Mulai Bor Sumur Kedua untuk PLTP Lumut Balai Unit 3

PGE Mulai Bor Sumur Kedua untuk PLTP Lumut Balai Unit 3

24 September 2026
Next Post
Pesona Cipanas Garut dalam Catatan Penjelajah Eropa: Lanskap Indah di Kaki Gunung Guntur

Pesona Cipanas Garut dalam Catatan Penjelajah Eropa: Lanskap Indah di Kaki Gunung Guntur

Gaung Panas Bumi di Eropa: Strategi Energi Baru untuk Lepas dari Cengkeraman Rusia

Gaung Panas Bumi di Eropa: Strategi Energi Baru untuk Lepas dari Cengkeraman Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bupati Flores Timur Minta Pengembangan Geothermal Oka Ile Ange Tak Abaikan Lingkungan

Bupati Flores Timur Minta Pengembangan Geothermal Oka Ile Ange Tak Abaikan Lingkungan

24 September 2026
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

19 Oktober 2026
Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026
PLTP Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

PGE Bor Lima Sumur Sepanjang 2026, Perkuat Keandalan Aset dan Pengembangan Potensi Panas Bumi

13 Oktober 2026
PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

9 Oktober 2026

Recent News

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

19 Oktober 2026
Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026
PLTP Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

PGE Bor Lima Sumur Sepanjang 2026, Perkuat Keandalan Aset dan Pengembangan Potensi Panas Bumi

13 Oktober 2026
PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

9 Oktober 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In