• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Info Daerah Penghasil

Uap Panas Bumi Disulap Jadi Pupuk dan Pangan, Inovasi PGE Kamojang Tembus Pasar Ekspor

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
23 April 2026
in Info Daerah Penghasil
A A
0
Uap Panas Bumi Disulap Jadi Pupuk dan Pangan, Inovasi PGE Kamojang Tembus Pasar Ekspor

Program Kanyaah PGE Kamojang memanfaatkan panas bumi untuk pertanian, perikanan, dan pangan. (Foto:Irfan/BeritaGeothermal.com)

Share Share ShareShareShare

Jakarta, Berita Geothermal – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Kamojang mengembangkan pendekatan baru dalam pemanfaatan energi panas bumi melalui program bertajuk Kamojang Agri-Aquaculture Energized by Geothermal for All’s Harmony (Kanyaah). Program ini tak hanya berfokus pada energi, tetapi juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Berada di kawasan dataran tinggi, Kamojang menghadapi tantangan iklim yang tidak sederhana. Suhu udara yang rendah dan kerap berubah-ubah membuat sektor pertanian dan perikanan sulit berkembang optimal.

Kondisi air yang dingin, misalnya, menyebabkan pertumbuhan ikan melambat karena metabolisme yang tidak maksimal. Di sisi lain, petani masih mengandalkan metode tradisional dengan dukungan sarana produksi yang terbatas, termasuk pupuk berkualitas.

RelatedPosts

Panas Bumi Garut Jadi Andalan Energi, Kapasitas PLTP Capai 270 MW

Gus Yasin Dorong Pemerataan Panas Bumi Jateng untuk Dukung Investasi dan Ketahanan Energi

Wali Kota Tomohon Bertemu Wabubes Selandia Baru, Bahas Geothermal hingga Sister City

Masalah lain muncul saat pascapanen. Proses pengeringan hasil pertanian yang bergantung pada cuaca kerap berujung pada penurunan kualitas. Tingginya kelembapan udara di Kamojang memperbesar risiko kehilangan hasil panen.

Melihat persoalan tersebut, PGE Kamojang menghadirkan solusi berbasis energi panas bumi yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui program Kanyaah, panas bumi diolah menjadi berbagai inovasi untuk menunjang sektor pertanian, perikanan, hingga pengolahan pangan.

Pada tahap awal, program ini berhasil mengoptimalkan lahan seluas 12,34 hektare. Dari pengelolaan tersebut, dihasilkan 193,8 ton pupuk GeO-Fert serta pemanfaatan limbah organik mencapai 230 ton per tahun.

Di sektor pertanian, konsep geothermal farming diterapkan dengan memanfaatkan pupuk organik dan material limbah non-B3 sebagai media tanam. Hasilnya cukup signifikan, dengan produksi 35.310 bibit dan total panen mencapai 30 ton.

Komoditas kopi menjadi salah satu unggulan yang berhasil menembus pasar internasional. Tercatat sekitar 20 ton kopi dari Kamojang telah diekspor ke Jepang, Jerman, dan Afrika.

Tak berhenti di budidaya, PGE juga mengembangkan pengolahan hasil panen melalui inovasi Geothermal Foodies. Teknologi Geothermal Dehydrator memungkinkan proses pengeringan berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan cara konvensional.

Jika sebelumnya pengeringan pupuk membutuhkan waktu hingga dua pekan, kini hanya memakan waktu sekitar 12 jam. Sementara hasil pertanian dapat dikeringkan dalam waktu 5 jam dari sebelumnya sekitar 7 hari.

Efisiensi ini berdampak langsung pada pengurangan kehilangan hasil panen. Sebanyak 1.085 kilogram produk yang sebelumnya berpotensi terbuang kini dapat diolah menjadi makanan siap konsumsi. Total 5.500 produk berhasil dipasarkan.

Sementara itu, di sektor perikanan, teknologi Geothermal Heater dimanfaatkan untuk menjaga suhu air kolam tetap stabil. Hasilnya, pertumbuhan ikan meningkat signifikan dengan tambahan bobot hingga 330 gram per ekor dan tingkat kelangsungan hidup mencapai 85-90%.

Program ini juga memberikan dampak sosial yang luas. Sebanyak 2.111 masyarakat dari berbagai kelompok rentan ikut merasakan manfaatnya, mulai dari petani, pemuda, hingga masyarakat adat.

Dari sisi lingkungan, kontribusi program ini juga cukup besar. Emisi karbon berhasil ditekan hingga 146,283 tCO2e per tahun. Selain itu, lebih dari 232,424 ton sampah organik dan 18,2 ton sampah anorganik berhasil dikelola.

Atas capaian tersebut, PGE Area Kamojang meraih penghargaan PROPER 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup dengan peringkat Emas.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), Ahmad Yani, menyebut capaian ini merupakan hasil kerja berkelanjutan perusahaan bersama para pemangku kepentingan.

“Inilah basis ekonomi sekuler yang kami luncurkan di dalam program proper ini itu bagaimana memanfaatkan energi geothermal untuk pemberdayaan masyarakat. Inilah berbagai macam kegiatan yang secara terintegrasi ya seperti di area Kamojang itu Kanyaah (Kamojang Agri-Aquaculture, Energized by Geothermal for All’s Harmony),” ungkap Ahmad Yani kepada CNBC Indonesia di sela acara Anugerah Lingkungan PROPER di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sebagai catatan, PROPER telah berjalan selama lebih dari 30 tahun sebagai instrumen pemerintah dalam mendorong perusahaan menjaga kinerja lingkungan sekaligus meningkatkan tata kelola berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: ekonomi sirkularenergi panas bumi Indonesiageothermal farminginovasi lingkunganpengolahan hasil panenPertamina Geothermal EnergyPGE Kamojangprogram KanyaahPROPER Emas 2025
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Perusahaan Prajogo Pangestu Raih PROPER Emas, Star Energy Tekan Emisi 1,75 Juta Ton CO2 per Tahun

Next Post

PNM Terancam Lepas dari Danantara, Geo Dipa Disiapkan sebagai Pengganti, Rosan Irit Bicara

Related Posts

Panas Bumi Garut Jadi Andalan Energi, Kapasitas PLTP Capai 270 MW

Panas Bumi Garut Jadi Andalan Energi, Kapasitas PLTP Capai 270 MW

14 Agustus 2026
Gus Yasin Dorong Pemerataan Panas Bumi Jateng untuk Dukung Investasi dan Ketahanan Energi

Gus Yasin Dorong Pemerataan Panas Bumi Jateng untuk Dukung Investasi dan Ketahanan Energi

13 Agustus 2026
Wali Kota Tomohon Bertemu Wabubes Selandia Baru, Bahas Geothermal hingga Sister City

Wali Kota Tomohon Bertemu Wabubes Selandia Baru, Bahas Geothermal hingga Sister City

10 Agustus 2026
PLN Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pengembangan Proyek Panas Bumi Flores-Lembata

PLN Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pengembangan Proyek Panas Bumi Flores-Lembata

4 Agustus 2026
Wamen ESDM Tinjau PLTP Sarulla, Bahas Pengembangan Proyek dan Kendala Operasional

Wamen ESDM Tinjau PLTP Sarulla, Bahas Pengembangan Proyek dan Kendala Operasional

3 Agustus 2026
PLN Kembangkan PLTP Mataloko, Utamakan Lingkungan dan Libatkan Warga 

PLN Kembangkan PLTP Mataloko, Utamakan Lingkungan dan Libatkan Warga 

31 Juli 2026
Next Post
PNM Terancam Lepas dari Danantara, Geo Dipa Disiapkan sebagai Pengganti, Rosan Irit Bicara

PNM Terancam Lepas dari Danantara, Geo Dipa Disiapkan sebagai Pengganti, Rosan Irit Bicara

Dede Kusdinar Dukung Forum Masagi, Dorong Pengembangan Panas Bumi Papandayan Berbasis Kerakyatan

Dede Kusdinar Dukung Forum Masagi, Dorong Pengembangan Panas Bumi Papandayan Berbasis Kerakyatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Rahasia Islandia Jadi Negara Maju: Panas Bumi, Listrik Bersih, dan Industri

Rahasia Islandia Jadi Negara Maju: Panas Bumi, Listrik Bersih, dan Industri

14 Agustus 2026
Panas Bumi Garut Jadi Andalan Energi, Kapasitas PLTP Capai 270 MW

Panas Bumi Garut Jadi Andalan Energi, Kapasitas PLTP Capai 270 MW

14 Agustus 2026
Gus Yasin Dorong Pemerataan Panas Bumi Jateng untuk Dukung Investasi dan Ketahanan Energi

Gus Yasin Dorong Pemerataan Panas Bumi Jateng untuk Dukung Investasi dan Ketahanan Energi

13 Agustus 2026
Tiga WKP Panas Bumi Dilelang 2026, Pemerintah Kejar Tambahan PLTP 5,2 GW hingga 2034

Tiga WKP Panas Bumi Dilelang 2026, Pemerintah Kejar Tambahan PLTP 5,2 GW hingga 2034

13 Agustus 2026

Recent News

Rahasia Islandia Jadi Negara Maju: Panas Bumi, Listrik Bersih, dan Industri

Rahasia Islandia Jadi Negara Maju: Panas Bumi, Listrik Bersih, dan Industri

14 Agustus 2026
Panas Bumi Garut Jadi Andalan Energi, Kapasitas PLTP Capai 270 MW

Panas Bumi Garut Jadi Andalan Energi, Kapasitas PLTP Capai 270 MW

14 Agustus 2026
Gus Yasin Dorong Pemerataan Panas Bumi Jateng untuk Dukung Investasi dan Ketahanan Energi

Gus Yasin Dorong Pemerataan Panas Bumi Jateng untuk Dukung Investasi dan Ketahanan Energi

13 Agustus 2026
Tiga WKP Panas Bumi Dilelang 2026, Pemerintah Kejar Tambahan PLTP 5,2 GW hingga 2034

Tiga WKP Panas Bumi Dilelang 2026, Pemerintah Kejar Tambahan PLTP 5,2 GW hingga 2034

13 Agustus 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In