• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Pakar ITB Retno Gumilang Dewi: Panas Bumi Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia.

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
5 Juni 2026
in Berita
A A
0
Pakar ITB Retno Gumilang Dewi: Panas Bumi Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia.

Pakar ITB Retno Gumilang Dewi menilai percepatan transisi energi bersih perlu dilakukan untuk mewujudkan kemandirian energi nasional.(Istimewa)

Share Share ShareShareShare

RelatedPosts

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

Jakarta, Beritageothermal.com – Upaya mempercepat transisi dari energi fosil menuju energi bersih dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global.


Pakar transisi energi dari Institut Teknologi Bandung, Retno Gumilang Dewi, mengatakan Indonesia memiliki modal besar untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, salah satunya melalui pemanfaatan sumber daya panas bumi yang melimpah.


Menurut Retno, cadangan panas bumi yang dimiliki Indonesia merupakan aset strategis yang dapat mendukung percepatan transisi energi tanpa mengganggu ketahanan pasokan energi nasional.


“Indonesia beruntung memiliki sumber daya panas bumi yang besar. Ini menjadi modal penting agar transisi energi tetap berjalan tanpa mengorbankan ketahanan energi nasional,” kata Retno dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).


Retno menilai pengembangan panas bumi tidak hanya mendukung agenda pengurangan emisi karbon, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian energi nasional di masa depan.


Dalam konteks tersebut, ia menyoroti peran PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) yang dinilai telah menunjukkan kapasitasnya dalam menjalankan eksplorasi dan pengembangan energi panas bumi di Indonesia.


Menurut dia, penguatan peran PGE menjadi langkah yang tepat untuk mempercepat pemanfaatan energi terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional.


Meski demikian, Retno mengingatkan bahwa proses transisi energi tidak dapat dilakukan secara instan. Energi fosil, kata dia, masih memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi selama masa peralihan menuju energi yang lebih bersih.


“Jika perpindahan energi dilakukan secara mendadak, dampaknya akan sangat besar terhadap ekonomi dan masyarakat. Transisi harus dilakukan bertahap dengan tetap mengutamakan ketahanan energi,” ujarnya.


Salah satu tantangan terbesar dalam proses transisi energi, lanjut Retno, berada pada sektor transportasi. Sektor ini dinilai memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi karena memerlukan kesiapan teknologi, infrastruktur, hingga ketersediaan pasokan energi alternatif yang memadai.


Sebagai Senior Fellow di SC UPER, Retno menjelaskan bahwa kendaraan massal dan angkutan berat tidak dapat dengan mudah beralih dari bahan bakar minyak ke listrik seperti kendaraan pribadi.


“Untuk kendaraan massal dan angkutan berat, perpindahan langsung dari BBM ke listrik tidak semudah kendaraan pribadi. Beban operasional, efisiensi energi, serta kesiapan ekosistem masih menjadi tantangan utama. Karena itu, penggunaan gas, biofuel, hingga pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) tetap perlu berjalan beriringan,” tuturnya.


Retno juga menekankan pentingnya kemampuan pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara target penurunan emisi dan kebutuhan energi nasional yang terus meningkat setiap tahun.


Menurut dia, target Net Zero Emission (NZE) 2060 tetap membutuhkan peta jalan yang realistis. Dalam prosesnya, energi fosil masih perlu dimanfaatkan dalam jangka waktu tertentu sambil mempercepat pengembangan energi terbarukan secara berkelanjutan.


Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus mendorong peningkatan bauran energi baru terbarukan melalui berbagai kebijakan nasional. Di antara berbagai sumber energi hijau yang tersedia, panas bumi dinilai memiliki keunggulan karena mampu menghasilkan energi secara stabil dan berkelanjutan.


Berbeda dengan beberapa sumber energi terbarukan lain yang bergantung pada kondisi cuaca, panas bumi mampu menyediakan pasokan listrik yang relatif konstan sehingga berpotensi menjadi tulang punggung sistem ketenagalistrikan nasional.


“Karena itu, keberadaan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk sangat penting bukan hanya dalam konteks bisnis energi, tetapi juga sebagai bagian dari strategi nasional menjaga kemandirian energi Indonesia di tengah ketidakpastian global,” kata Retno.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

ShareSendSharePinSend
Previous Post

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Next Post

Kepala Pusat Riset Geologi BRIN Iwan Setiawan: Hidrogeokimia Percepat Eksplorasi Panas Bumi Indonesia

Related Posts

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026
PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

30 Juni 2026
PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

27 Juni 2026
Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

19 Juni 2026
Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

19 Juni 2026
Next Post
Kepala Pusat Riset Geologi BRIN Iwan Setiawan: Hidrogeokimia Percepat Eksplorasi Panas Bumi Indonesia

Kepala Pusat Riset Geologi BRIN Iwan Setiawan: Hidrogeokimia Percepat Eksplorasi Panas Bumi Indonesia

JICA dan Bank Dunia Kucurkan Rp8,6 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi PGE

JICA dan Bank Dunia Kucurkan Rp8,6 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi PGE

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

7 Juli 2026
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026

Recent News

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

7 Juli 2026
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In