Bandung, Berita Geothermal – PT Geo Dipa Energi, mitra PTPN I yang mengelola energi panas bumi di Kebun Teh Rancabali, meluncurkan program Kadieu, inisiatif pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan energi panas bumi secara langsung untuk mendorong kreativitas dan kegiatan ekonomi warga.
Menurut Ruly Husnie Ridwan, General Manager PT Geo Dipa Energi Unit Patuha, Kadieu merupakan singkatan dari Kampung Direct Used, sekaligus berarti “kemari” dalam bahasa Sunda. Program ini bertujuan menghadirkan desa yang mampu menggunakan energi panas bumi untuk kepentingan produktif masyarakat secara mandiri.
“Program ini hadir untuk mendukung pertanian, pengolahan hasil bumi, UMKM, serta pengembangan eduwisata berbasis lingkungan di desa-desa sekitar wilayah kami,” kata Ruly, Jumat (19/11/2025).
Kadieu memanfaatkan energi panas bumi untuk berbagai fasilitas yang dikelola masyarakat, mulai dari pengeringan daun teh, food dehydrator, kolam ikan, hingga greenhouse. Selain itu, energi panas bumi juga digunakan untuk mendukung sarana wisata, seperti penginapan dan kolam air panas, yang bisa berperan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ruly menambahkan, program ini sudah dianalisis secara sosial dan ekonomi melalui Social Return on Investment (SROI). Hasilnya menunjukkan rasio prediktif 1,29:1, yang berarti setiap Rp 1 yang diinvestasikan diperkirakan memberi nilai sosial Rp 1,29 pada tahun pertama.
Selain membangun infrastruktur, Kadieu juga fokus pada penguatan kapasitas lokal dan pembinaan UMKM, termasuk Saluyu, KSM Zakiyyah Ngajiwa, Pyconon Coffee, dan Jorjoran Production, sehingga tercipta lapangan kerja sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyambut positif program Kadieu. Ia menekankan bahwa kepedulian mitra PTPN I terhadap lingkungan dan masyarakat sudah menjadi bagian dari perjanjian kerja sama perusahaan.
“Kami berkomitmen penuh menjadi bagian dari program ini. Lahan HGU Kebun Teh Regional 2 bukan hanya pusat produksi komoditas, tetapi juga ruang inovasi sosial yang memanfaatkan energi bersih,” ujar Teddy.
Teddy menambahkan, Kadieu membuktikan bahwa aset BUMN, bila dikelola dengan sinergi yang tepat, bisa memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi ekonomi masyarakat di sekitar operasional perusahaan.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini





















