• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Sabtu, Oktober 31, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Geothermal

PGE Kaji Tawaran Kenya untuk Bangun PLTP di 2 Lokasi, Berikut Ini Detil Pengembangannya

Enjang by Enjang
28 Februari 2025
in Geothermal
A A
0
PGE Kaji Tawaran Kenya untuk Bangun PLTP di 2 Lokasi, Berikut Ini Detil Pengembangannya

Direktur Keuangan Pertamina NRE, Nelwin Aldriansyah

Share Share ShareShareShare

Berita Geothermal —   Pertamina New and Renewable Energy (NRE), melalui anak usahanya PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), mendapat tawaran untuk mengembangkan proyek panas bumi di Kenya. Lokasi yang ditawarkan berada di Longonot dan Suswa, dua wilayah dengan potensi panas bumi yang signifikan.

Kerja Sama dengan BUMN Kenya

Direktur Keuangan Pertamina NRE, Nelwin Aldriansyah, menjelaskan bahwa untuk pengusahaan panas bumi ini, PGEO akan bermitra dengan dua perusahaan BUMN Kenya, yaitu Electricity Generating Company PLC (KenGen) dan Geothermal Development Company (GDC).

RelatedPosts

PGE Catat Rekor Produksi Listrik 4.114 GWh, Kamojang jadi Kontributor Terbesar

Pakar Energi UGM Fahmy Radhi Bongkar 3 Biang Kerok Investasi Panas Bumi RI Seret

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

“KenGen dan GDC akan bekerja sama dengan kami dalam membentuk perusahaan patungan untuk mengembangkan energi geothermal di Kenya. Ini merupakan proyek baru,” ujar Nelwin.

Kenya saat ini telah mengembangkan sistem elektrifikasi berbasis panas bumi dan memiliki kapasitas terpasang sekitar 1.200 megawatt (MW). Namun, pemerintah setempat ingin meningkatkan kapasitas tersebut dengan mengembangkan potensi panas bumi di Longonot dan Suswa.

“Kami tengah mengkaji kerja sama dengan pemerintah Kenya untuk mengembangkan kapasitas panas bumi di wilayah tersebut,” tambahnya.

Skema Pembiayaan dan Target Operasi

Dalam pengembangan proyek ini, PGEO menggunakan skema joint venture atau usaha patungan. Direktur Keuangan PGEO, Yurizki Rio, menegaskan bahwa dalam kerja sama eksplorasi dan pengembangan di Kenya, PGEO lebih memilih untuk fokus bekerja sama dengan GDC, yang merupakan BUMN panas bumi Kenya.

“Awalnya, ada dua entitas di Kenya yang berpotensi menjadi mitra, yaitu swasta (Africa Geothermal International Limited/AGIL) dan BUMN Kenya. Namun, kami memutuskan untuk fokus bekerja sama dengan BUMN setempat,” jelas Yurizki.

Berdasarkan informasi dari PGEO, proyek panas bumi di Suswa akan dikembangkan secara bertahap dengan membangun empat unit pembangkit listrik, masing-masing berkapasitas 50 MW. Dengan demikian, total kapasitas yang akan dikembangkan mencapai 200 MW. Unit pertama ditargetkan beroperasi secara komersial pada 2027.

Kerja sama senilai 1 miliar dolar AS ini didukung oleh perusahaan energi asal Uni Emirat Arab, Masdar, dan menjadi bagian dari paket kerja sama energi panas bumi Kenya yang diumumkan dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP28).

Pengembangan Panas Bumi di Longonot

Untuk pengusahaan panas bumi di Longonot, sebelumnya PGEO telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Africa Geothermal International Limited (AGIL). Bahkan kerjsama kedua perusahaan telah mengerucut pada kapasitas listrik dan target COD.

Berdasarkan perjanjian tersebut, PGEO akan melakukan pengeboran eksplorasi dengan target kapasitas sebesar 35 MW yang diproyeksikan mulai beroperasi pada 2027.

Selain itu, PGEO dan AGIL juga sepakat untuk menegosiasikan perjanjian jual beli listrik dengan kapasitas total 140 MW guna memperkuat sektor ketenagalistrikan di Kenya.

Lapangan panas bumi Longonot terletak di wilayah Great Rift Valley, Kenya, yang dikenal memiliki sumber panas bumi melimpah.

Ekspansi Internasional PGEO

Ekspansi internasional ini merupakan bagian dari strategi PGEO untuk memperluas portofolio energi terbarukan di luar Indonesia. PGEO pertama kali mengumumkan rencana ekspansi ke Afrika pada pertengahan 2023 dengan mengakuisisi blok panas bumi di benua tersebut.

Selain Kenya, PGEO juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan perusahaan energi asal Turki, Kipas Holding, pada awal 2024. Langkah ini memperkuat posisi PGEO sebagai pemain utama dalam pengembangan energi panas bumi di tingkat global.***

ADVERTISEMENT

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: Nelwin AldriansyahPanas BumiPGEOPLTPPNRESuswa
ShareSendSharePinSend
Previous Post

ELOC BESTARI: Program Unggulan PGE Area Ulubelu untuk Keberlanjutan dan Kemandirian Masyarakat Lokal

Next Post

Parangtritis, Satu-Satunya Lokasi Panas Bumi di Yogyakarta, Berikut Rinciannya

Related Posts

Area Vital Kawasan PLTP Kamojang, Jawa Barat

PGE Catat Rekor Produksi Listrik 4.114 GWh, Kamojang jadi Kontributor Terbesar

28 Oktober 2026
Pakar Energi UGM Fahmy Radhi Bongkar 3 Biang Kerok Investasi Panas Bumi RI Seret

Pakar Energi UGM Fahmy Radhi Bongkar 3 Biang Kerok Investasi Panas Bumi RI Seret

26 Oktober 2026
Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026
UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

9 Oktober 2026
PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

7 Oktober 2026
Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026
Next Post
Parangtritis, Satu-Satunya Lokasi Panas Bumi di Yogyakarta, Berikut Rinciannya

Parangtritis, Satu-Satunya Lokasi Panas Bumi di Yogyakarta, Berikut Rinciannya

Klarifikasi Supreme Energy di Tengah Isu Keterkaitan dengan Riza Chalid

Klarifikasi Supreme Energy di Tengah Isu Keterkaitan dengan Riza Chalid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar Lengkap 13 Titik Potensi Panas Bumi di Provinsi Jawa Timur

Daftar Lengkap 13 Titik Potensi Panas Bumi di Provinsi Jawa Timur

25 Februari 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Kementerian ESDM Gelar Market Sounding PSPE Panas Bumi untuk 11 Lapangan Potensial

Pemerintah Lelang 11 PSPE dan 10 WKP Panas Bumi Lewat Platform GENESIS

26 Mei 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PLN Indonesia Power Raih Penghargaan Energi Subroto 2026 Berkat Keselamatan PLTP Kamojang-Darajat

PLN Indonesia Power Raih Penghargaan Energi Subroto 2026 Berkat Keselamatan PLTP Kamojang-Darajat

30 Oktober 2026
Panas Bumi Mataloko Disulap Jadi Wisata Edukasi, PLN Siapkan PLTP 20 MW

Panas Bumi Mataloko Disulap Jadi Wisata Edukasi, PLN Siapkan PLTP 20 MW

30 Oktober 2026
Laba PGEO Melonjak 21,43% hingga Kuartal III-2026, Ini Proyek yang Jadi Penopang

Laba PGEO Melonjak 21,43% hingga Kuartal III-2026, Ini Proyek yang Jadi Penopang

30 Oktober 2026
PGE Bidik Tambahan 85 MW dari Panas Bumi Ulubelu, Siapkan Teknologi Hidrogen Hijau

PGE Bidik Tambahan 85 MW dari Panas Bumi Ulubelu, Siapkan Teknologi Hidrogen Hijau

29 Oktober 2026

Recent News

PLN Indonesia Power Raih Penghargaan Energi Subroto 2026 Berkat Keselamatan PLTP Kamojang-Darajat

PLN Indonesia Power Raih Penghargaan Energi Subroto 2026 Berkat Keselamatan PLTP Kamojang-Darajat

30 Oktober 2026
Panas Bumi Mataloko Disulap Jadi Wisata Edukasi, PLN Siapkan PLTP 20 MW

Panas Bumi Mataloko Disulap Jadi Wisata Edukasi, PLN Siapkan PLTP 20 MW

30 Oktober 2026
Laba PGEO Melonjak 21,43% hingga Kuartal III-2026, Ini Proyek yang Jadi Penopang

Laba PGEO Melonjak 21,43% hingga Kuartal III-2026, Ini Proyek yang Jadi Penopang

30 Oktober 2026
PGE Bidik Tambahan 85 MW dari Panas Bumi Ulubelu, Siapkan Teknologi Hidrogen Hijau

PGE Bidik Tambahan 85 MW dari Panas Bumi Ulubelu, Siapkan Teknologi Hidrogen Hijau

29 Oktober 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In