• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

RUPTL PLN 2025–2034: 70 Persen dari EBT, Lihat Porsi Panas Bumi dalam Peta Transisi Energi

Enjang by Enjang
27 Mei 2025
in Berita
A A
0
Menjaga Energi, Menjaga Bumi: Peran Nyata Star Energy Salak untuk Lingkungan dan Komunitas

Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) mendapat porsi sangat cukup besar dalam RUPTL PT PLN periode 2025–2034

Share Share ShareShareShare

Berita Geotherma – Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, resmi mengumumkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) untuk periode 2025–2034.
Melihat uraiannya, RUPTL 2025–2034 didominasi oleh listrik dari energi baru terbarukan (EBT), termasuk panas bumi. EBT mendapat porsi 70persen dalam RUPTL tersebut.

Bahlil menegaskan, dokumen RUPTL 2025–203 PLN ini menjadi arah pembangunan kelistrikan nasional dalam satu dekade ke depan dan selaras dengan Kebijakan Energi Nasional (KEN) serta Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN). Lebih jauh, RUPTL ini juga dirancang untuk mendukung target besar Indonesia mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/5), Bahlil menegaskan bahwa meski sejumlah negara mulai keluar dari komitmen Paris Agreement, Indonesia tetap konsisten melanjutkan transisi energi, dengan tetap memperhatikan aspek keekonomian dan ketersediaan energi nasional.

RelatedPosts

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

“Komitmen tersebut tercermin dari porsi besar energi baru terbarukan (EBT) dalam RUPTL kali ini, yang mencapai 70 persen dari total tambahan kapasitas pembangkit listrik sebesar 69,5 gigawatt (GW) hingga 2034,” jelasnya.

Rincian porsi pembangkit dalam RUPTL

Dalam RUPTL 2025–2034 dijelaskan bahwa selama lima tahun pertama, secara keseluruhan akan dibangun 27,9 GW pembangkit. Kapasitas sebesar itu terdiri dari :

  • 9,2 GW berbasis gas
  • 12,2 GW dari EBT
  • 3 GW dari sistem penyimpanan (baterai dan pumped storage)
  • 3,5 GW pembangkit batu bara yang konstruksinya sudah berjalan.

Kemudian pada lima tahun kedua, fokus pembangunan semakin bergeser ke EBT dan sistem penyimpanan dengan porsi 37,7 GW dari EBT atau sekitar 90 persen dari total target kapasitas.

Sumber EBT yang dikembangkan meliputi:

  • tenaga surya 17,1 GW
  • tenaga angin 7,2 GW
  • hidro 11,7 GW
  • panas bumi 5,2 GW
  • bioenergi 0,9 GW
  • nuklir 250 MW

Panas bumi, sebagai energi berbasis potensi dalam negeri, mendapat perhatian khusus dengan target yang cukup signifikan. Selain itu, energi baru seperti nuklir juga mulai masuk dalam rencana, dengan pembangunan dua reaktor modular kecil (SMR) berkapasitas masing-masing 250 MW di Sumatera dan Kalimantan.

Untuk mendukung pembangkit berbasis EBT, infrastruktur kelistrikan turut diperkuat. Pemerintah menargetkan pembangunan jaringan transmisi sepanjang hampir 48.000 kilometer sirkuit (kms) dan gardu induk berkapasitas total 108.000 MVA, yang tersebar dari Sumatera hingga Papua.

Bahlil menekankan pentingnya kesiapan jaringan agar proyek pembangkit EBT tak mengalami kerugian akibat sistem take or pay PLN.

Secara keseluruhan, implementasi RUPTL 2025–2034 membuka peluang investasi hingga Rp2.967,4 triliun. Sekitar 73 persen dari proyek pembangkit akan dikerjakan melalui skema kemitraan dengan pihak swasta (Independent Power Producer/IPP), sementara sisanya ditangani oleh Grup PLN.

Proyeksi ini diperkirakan akan menciptakan lebih dari 1,7 juta lapangan kerja baru di berbagai tahap, mulai dari perencanaan hingga operasional, dengan sektor EBT menjadi penyerap tenaga kerja terbesar.

Tak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi nasional—yang ditargetkan mencapai 8 persen pada 2029—RUPTL ini juga mencerminkan komitmen pemerataan. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), pemerintah menargetkan elektrifikasi untuk 5.758 desa yang belum berlistrik, dengan pembangunan pembangkit 394 MW dan penyambungan listrik ke sekitar 780 ribu rumah tangga.

“Energi bukan sekadar kebutuhan, tapi juga instrumen keadilan. Ini mandat langsung dari Presiden Prabowo agar seluruh desa, dari Aceh sampai Papua, bisa menikmati listrik 24 jam. Kita akan rampungkan ini secara bertahap hingga 2029,” tegas Bahlil.

Dengan porsi besar pada EBT—termasuk pengembangan panas bumi yang potensinya masih luas di Indonesia—RUPTL PLN 2025–2034 menjadi langkah konkret menuju sistem energi bersih, andal, dan berkelanjutan.***

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: Bahlil LahadaliaEBTlistrikPanas BumiPLNRUPTL 2025–2034
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PLTP Atadei 10 MW di Lembata Makin Dekat Terwujud: Progres Pengadaan Lahan dan Dukungan Daerah Terus Diperkuat

Next Post

Pengeboran Panas Bumi Bonjol Dimulai Juli 2025, PT Medco Geothermal dan Pemkab Pasaman Gelar Rapat Persiapan

Related Posts

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

2 Juni 2026
PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

29 Mei 2026
Mahasiswa UGM Sabet Juara 2 PETROLIDA 2026 lewat Inovasi Panas Bumi

Mahasiswa UGM Sabet Juara 2 PETROLIDA 2026 lewat Inovasi Panas Bumi

22 Mei 2026
Geo Dipa Pasok Listrik Panas Bumi untuk Kawasan Industri Danareksa, KITB Batang Jadi Proyek Perdana

Geo Dipa Pasok Listrik Panas Bumi untuk Kawasan Industri Danareksa, KITB Batang Jadi Proyek Perdana

22 Mei 2026
UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

20 Mei 2026
Next Post
Pengeboran Panas Bumi Bonjol Dimulai Juli 2025, PT Medco Geothermal dan Pemkab Pasaman Gelar Rapat Persiapan

Pengeboran Panas Bumi Bonjol Dimulai Juli 2025, PT Medco Geothermal dan Pemkab Pasaman Gelar Rapat Persiapan

Panen Raya Katrili 2025: Kolaborasi PGE dan UGM Dorong Ketahanan Pangan dari Panas Bumi

Panen Raya Katrili 2025: Kolaborasi PGE dan UGM Dorong Ketahanan Pangan dari Panas Bumi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

2 Juni 2026
ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

30 Mei 2026
PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

29 Mei 2026

Recent News

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

2 Juni 2026
ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

30 Mei 2026
PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

29 Mei 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In