Berita Geothermal – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menggelar syukuran untuk merayakan tonggak penting dalam pengembangan energi panas bumi nasional dengan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2.
Syukuran atas beroperasinya unit tersebut digelar di area PLTP Lumut Balai, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan melalui kegiatan doa bersama, santunan anak yatim yang ada di area PGE Lumut Balai.
Dalam kegiatan itu, dilakukan pula seremoni pemotongan pita oleh Direktur Utama PGE, Julfi Hadi sebagai simbol beroperasinya Lumut Balai 2.
PLTP Lumut Balai Unit 2 menambah kapasitas terpasang sebesar 55 megawatt (MW) ke sistem nasional, setelah berhasil menyelesaikan uji Unit Rated Capacity (URC) selama 72 jam tanpa hambatan pada 26–29 Juni 2025.
Setelah dinyatakan layak operasi dan memperoleh Surat Layak Operasi (SLO), unit ini resmi menyalurkan listrik ke jaringan nasional sejak akhir Juni lalu.
“Kami bersyukur pembangkitan PLTP Lumut Balai Unit 2 kini dapat dimulai secara penuh dan konsisten. Hasilnya world class, 58 MW net,” ujar Julfi Hadi dalam keterangannya dikutip Sabtu (12/7).
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras kolektif tim PGE di lapangan serta dukungan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, operasional penuh Lumut Balai Unit 2 tidak hanya memperkuat kontribusi PGE dalam bauran energi nasional, tetapi juga membawa perusahaan semakin dekat pada target kapasitas terpasang 1 gigawatt (GW) yang dikelola secara mandiri dalam 2–3 tahun ke depan.
Julfi juga menekankan bahwa langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PGE dalam mendukung perluasan kapasitas pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) hingga 76% pada periode 2025–2034.
Ia menyatakan optimisme PGE untuk terus berkontribusi terhadap percepatan pencapaian target kapasitas panas bumi nasional sebesar 5,2 GW.
Sementara itu, Project Manager PLTP Lumut Balai Unit 2, Ir. AS Fadli M.Eng, IPP, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia menekankan pentingnya keberanian dalam menerima tanggung jawab besar demi mendukung ketahanan energi nasional.
“Sebagai perwira PGE, kita tidak boleh takut menghadapi tantangan. Bila tugas negara sudah diberikan, harus kita ambil dan jalankan sebaik-baiknya,” tegas Fadli.
Selain PLTP Lumut Balai Unit 2, PGE saat ini juga tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis lainnya, seperti PLTP Hululais Unit 1 & 2 dengan kapasitas gabungan 110 MW serta beberapa proyek cogeneration dengan total kapasitas 230 MW.
Pada 26 Juni lalu, PGE juga telah meresmikan kegiatan eksplorasi PLTP Gunung Tiga di Lampung, yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 55 MW.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini





















