• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Sabtu, Maret 7, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Geothermal

Mengubah Paradigma Panas Bumi: Dari Komoditas Menuju Aset Energi Nasional

Enjang by Enjang
13 September 2025
in Geothermal
A A
0
Daftar Lengkap 13 Titik Potensi Panas Bumi di Provinsi Jawa Timur

PLTP Ijen di Jawa Timur yang dioperasikan PT Medco Cahaya Geothermal/Medco Energy

Share Share ShareShareShare

Berita Geothermal —  Indonesia memiliki cadangan energi panas bumi terbesar kedua di dunia, sekitar 23–29 gigawatt (GW). Namun, kapasitas terpasang baru sekitar 2,7 GW atau tak lebih dari 12 persen dari total potensi. Kesenjangan ini menandakan bahwa pemanfaatan panas bumi masih jauh dari optimal.

Pakar panas bumi Universitas Gadjah Mada, Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D., menilai keterlambatan pemanfaatan ini tak hanya karena faktor teknis dan biaya eksplorasi, melainkan juga cara pandang.

“Panas bumi bukan komoditas seperti migas atau batubara, melainkan aset energi yang sangat strategis,” tegasnya dikutip dari laman UGM, Sabtu (13/9).

RelatedPosts

Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

BREN Rampungkan Peningkatan Kapasitas Wayang Windu, Target 1 GW Panas Bumi Capai Akhir 2026

Berdiri Sejak 1995, Pusat Studi Geothermal UGM Jadi Motor Riset Panas Bumi Nasional

Potensi Besar, Realisasi Terbatas

Pernyataan Pri Utami bahwa panas bumi harus dipandang sebagai aset energi, bukan komoditas, sangat menarik dan banyak hal yang mendasarinya.

Pertama, potensi panas bumi Indonesia sangat melimpah sehingga 40 persen cadangan panas bumi dunia ada di Indonesia. Namun di balik sumbernya yang melimpah, pemanfaatannya baru sekitar 12 persen saja.

Kedua, dibanding sumber energi terbarukan lain, panas bumi memiliki keunggulan utama sebagai base-load energy: bisa memasok listrik stabil sepanjang waktu, tidak bergantung cuaca.

Studi akademik juga menunjukkan keekonomian jangka panjang yang kuat. Dewi et al. (2022) dari Universitas Indonesia menganalisis investasi panas bumi dengan pendekatan real options. Hasilnya, proyek panas bumi bernilai strategis bila dikelola dengan manajemen risiko yang tepat—biaya eksplorasi memang besar, tetapi return jangka panjangnya stabil dan mengurangi ketergantungan pada energi impor.

Melihat panas bumi sebagai aset strategis berarti menempatkannya dalam konteks lebih luas:

• Keamanan energi – Mengurangi ketergantungan pada impor BBM dan batubara, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

• Penghematan devisa – Menurut kajian Bisnis Indonesia (2025), substitusi energi fosil dengan panas bumi berpotensi menghemat devisa hingga Rp100 triliun per tahun.

• Kontribusi iklim – Panas bumi rendah emisi, mendukung target net zero emission Indonesia 2060.

• Dampak sosial-ekonomi – Proyek panas bumi membuka ribuan lapangan kerja lokal, serta peluang usaha jasa pendukung di daerah.

“Pelaksanaan proyek pengembangan panas bumi mulai dari eksplorasi hingga pengembangan lapangan membutuhkan tenaga kerja lokal yang sangat banyak, serta membuka peluang usaha pendukung seperti catering, akomodasi, transportasi, jasa dan lain-lain,” jelas Pri Utami.

Lebih dari itu, Pri menjelaskan, beberapa lapangan panas bumi menghasilkan produk samping berupa mineral yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk—menjadi pintu masuk bagi kontribusi pada ketahanan pangan.

Belajar dari Praktik Global

Negara lain sudah menempatkan panas bumi dalam strategi energi nasional. China, misalnya, melakukan analisis SWOT dan PEST untuk mengintegrasikan panas bumi dalam bauran energi mereka (H. Gong et al., 2021). Dukungan fiskal, insentif regulasi, dan investasi teknologi membuat panas bumi tumbuh pesat.

Kajian global (Islam et al., 2022) juga menegaskan bahwa panas bumi bukan sekadar sumber listrik, melainkan instrumen strategis untuk keamanan energi, pembangunan hijau, dan reputasi internasional melalui investasi ramah lingkungan.

Perubahan Paradigma: Apa yang Diperlukan?

Untuk menjadikan panas bumi sebagai aset strategis energi nasional, ada beberapa langkah kebijakan yang mendesak:

  1. Skema harga yang adil dan kompetitif – Tarif listrik panas bumi harus mencerminkan keekonomian jangka panjang, bukan hanya perbandingan harga jangka pendek dengan energi fosil.
  2. Mitigasi risiko eksplorasi – Skema government drilling atau pembiayaan eksplorasi oleh pemerintah perlu diperluas agar investor lebih percaya diri.
  3. Investasi SDM dan teknologi – Seperti ditegaskan Pri Utami, peningkatan kualitas penelitian geosains, teknologi pengeboran, dan tenaga ahli sangat penting untuk menekan biaya eksplorasi.
  4. Edukasi publik – Literasi masyarakat tentang manfaat panas bumi perlu diperkuat agar penerimaan sosial proyek lebih baik, sekaligus membedakan panas bumi dari sektor tambang konvensional.
  5. Integrasi dengan agenda pembangunan nasional – Panas bumi harus ditempatkan dalam kerangka transisi energi, pengurangan emisi, hingga pembangunan ekonomi daerah.

Mengubah cara pandang inilah yang menjadi kunci agar “harta karun hijau” Indonesia benar-benar bisa diolah untuk kepentingan bangsa, bukan hanya dinilai dari kacamata pasar jangka pendek.***

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: aset energi nasionalGeothermalPanas BumiPri Utami
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PLTP Salak Unit 7 40 MW Ditargetkan COD 2026, Dua Perusahaan Nasional Jadi Mitra Strategis Barito Renewable

Next Post

Forum Panas Bumi Terbesar di Dunia IIGCE 2025 Tinggal 4 Hari Lagi, Dibuka Presiden, Ini Para Menteri yang akan Hadir

Related Posts

Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

6 Maret 2026
BREN Rampungkan Peningkatan Kapasitas Wayang Windu, Target 1 GW Panas Bumi Capai Akhir 2026

BREN Rampungkan Peningkatan Kapasitas Wayang Windu, Target 1 GW Panas Bumi Capai Akhir 2026

4 Maret 2026
Berdiri Sejak 1995, Pusat Studi Geothermal UGM Jadi Motor Riset Panas Bumi Nasional

Berdiri Sejak 1995, Pusat Studi Geothermal UGM Jadi Motor Riset Panas Bumi Nasional

3 Maret 2026
Indonesia Peringkat Kedua Dunia Energi Panas Bumi, Kapasitas PLTP Capai 2,71 GW

Indonesia Peringkat Kedua Dunia Energi Panas Bumi, Kapasitas PLTP Capai 2,71 GW

25 Februari 2026
Foto bersama usai PGE ikuti seminar dan penjajakan kerja sama kemitraan sister city antara Pemda Provinsi Sulawesi Utara dengan Selandia Baru, di Manado

PGE Gandeng Selandia Baru, Lahendong Diproyeksi Jadi Etalase Panas Bumi Dunia

14 Februari 2026
Area Vital Kawasan PLTP Kamojang, Jawa Barat

Panas Bumi Indonesia Dilirik Investor, Pakar UI Soroti Tantangan PGE dan Danantara

13 Februari 2026
Next Post
Rp402,4 Triliun Digelontorkan, Prabowo Prioritaskan EBT untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Forum Panas Bumi Terbesar di Dunia IIGCE 2025 Tinggal 4 Hari Lagi, Dibuka Presiden, Ini Para Menteri yang akan Hadir

EBT dan Hilirisasi Fokus Utama Investasi Lima Tahun ke Depan, Rosan: Panas Bumi Prioritas

Menanti Arah dan Gagasan Rosan Roeslani di IIGCE 2025, Figur Kunci Investasi Panas Bumi Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Kementerian ESDM Gelar Market Sounding PSPE Panas Bumi untuk 11 Lapangan Potensial

Pemerintah Lelang 11 PSPE dan 10 WKP Panas Bumi Lewat Platform GENESIS

26 Mei 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

6 Maret 2026
PGE Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur, Kapasitas PLTP Kamojang Bertambah 23,8 MW

PGE Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur, Kapasitas PLTP Kamojang Bertambah 23,8 MW

6 Maret 2026
Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

6 Maret 2026
Kisah Geothermal NTT Diangkat ke Film “Matahari dalam Tanah”, PLN Buka Ruang Dialog dengan Warga

Kisah Geothermal NTT Diangkat ke Film “Matahari dalam Tanah”, PLN Buka Ruang Dialog dengan Warga

5 Maret 2026

Recent News

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

6 Maret 2026
PGE Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur, Kapasitas PLTP Kamojang Bertambah 23,8 MW

PGE Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur, Kapasitas PLTP Kamojang Bertambah 23,8 MW

6 Maret 2026
Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

6 Maret 2026
Kisah Geothermal NTT Diangkat ke Film “Matahari dalam Tanah”, PLN Buka Ruang Dialog dengan Warga

Kisah Geothermal NTT Diangkat ke Film “Matahari dalam Tanah”, PLN Buka Ruang Dialog dengan Warga

5 Maret 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In