Berita Geothermal – PT Medco Cahaya Geothermal berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Indonesia Best Electricity Awards (IBEA) 2025 yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Kamis, 4 Juli 2025.
Perusahaan panas bumi ini meraih penghargaan The Best IPP Company on Technology Innovation Renewable Energy Generation atas terobosannya dalam pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Blawan Ijen, Jawa Timur.
Diketahui, IBEA 2025 merupakan panggung apresiasi sekaligus forum strategis yang mempertemukan lebih dari 60 perusahaan dan 400 peserta dari seluruh sektor ketenagalistrikan. Acara ini juga menjadi ajang pencarian solusi dan inovasi dalam mendukung transformasi energi nasional menuju sistem yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Ketua Dewan Juri IBEA 2025, Prof. Tumiran, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni penghargaan.
“IBEA 2025 menjadi ruang untuk mendorong lahirnya inovasi industri dalam negeri yang mendukung percepatan energi bersih. Dukungan teknologi mesti dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM agar Indonesia siap memimpin di sektor energi terbarukan,” ujarnya.
Teknologi mutakhir PLTP Ijen
Salah satu sorotan utama dalam IBEA 2025 adalah capaian Medco Cahaya Geothermal yang mengoperasikan PLTP Ijen dengan teknologi Binary Cycle (Siklus Biner) serta sistem reinjeksi 100%. Teknologi ini tergolong mutakhir dan ramah lingkungan karena mampu menghasilkan listrik hampir tanpa emisi. Di Indonesia, PLTP Ijen menjadi pelopor penerapan teknologi Binary Cycle Power Plant (BCPP).
Teknologi Binary Cycle bekerja dengan menggunakan fluida panas bumi untuk memanaskan cairan kerja sekunder seperti isobutana atau pentana, yang memiliki titik didih lebih rendah. Cairan tersebut menguap, menggerakkan turbin, lalu menghasilkan listrik. Seluruh proses ini berlangsung tertutup tanpa uap panas bumi menyentuh langsung turbin atau dilepaskan ke atmosfer.
“Yang kita pakai ini teknologi yang lebih advance. Panas bumi dipakai untuk memanaskan suatu media, dan media itulah yang memutar turbin,” ujar Amri Siahaan, Direktur & Chief Administrative Officer MedcoEnergi dalam diskusi strategis bertema People as the Foundation of Energy Transition pada IPA Convex ke-49, Mei lalu.
Keunggulan lainnya adalah sistem reinjeksi 100%, di mana seluruh fluida panas bumi yang telah digunakan dikembalikan ke dalam reservoir. Ini menjaga keberlangsungan sumber daya panas bumi sekaligus meminimalkan dampak lingkungan, termasuk emisi gas H₂S yang kerap menjadi isu pada PLTP konvensional.
Para Pemenang IBEA 2025
Selain Medco Cahaya Geothermal, sejumlah perusahaan juga meraih penghargaan dalam ajang IBEA 2025. Di antaranya, PLN Indonesia Power, PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali, dan Pertamina NRE. Bahkan PLN IP, khususnya, memborong sejumlah kategori, mulai dari operasi dan pemeliharaan (O&M), peningkatan bauran energi, hingga pelayanan terbaik.
Ajang IBEA 2025 kembali menegaskan pentingnya peran inovasi teknologi dalam mendorong transisi energi nasional.
Capaian Medco Cahaya Geothermal menjadi bukti bahwa teknologi terbarukan di sektor panas bumi Indonesia mampu bersaing di level global dan mendukung target emisi nol bersih di masa depan.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini



















