• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Sabtu, Maret 7, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Mahasiswa Unsada Kunjungi PLTP Gunung Salak, Pelajari Penerapan ESG dan Proses Panas Bumi

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
24 Februari 2026
in Berita
A A
0
Mahasiswa Unsada Kunjungi PLTP Gunung Salak, Pelajari Penerapan ESG dan Proses Panas Bumi

Mahasiswa Unsada meninjau PLTP Gunung Salak di Sukabumi dalam kunjungan akademik untuk mempelajari pembangkitan panas bumi dan penerapan ESG.(Doc.Unsada)

Share Share ShareShareShare

Jakarta, Berita Geothermal – Aktivitas pembangkitan listrik berbasis panas bumi tak hanya berbicara soal produksi energi, tetapi juga menyangkut penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG). Hal inilah yang menjadi fokus kunjungan akademik mahasiswa Universitas Darma Persada (Unsada) ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Salak, Sukabumi, Jawa Barat.

Kunjungan yang berlangsung pada 3 Februari 2026 itu diikuti mahasiswa Program Studi Magister Teknik Energi Terbarukan Sekolah Pascasarjana Unsada. Para peserta diajak melihat langsung proses pembangkitan listrik panas bumi yang dinilai memiliki peran strategis dalam transisi energi nasional sekaligus upaya pengurangan emisi karbon.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Akhmad Muji Hartono, menyebut PLTP Gunung Salak sebagai salah satu aset penting dalam bauran energi nasional.

RelatedPosts

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

PLN Nusantara Power Gandeng Geo Dipa Energi Kembangkan Panas Bumi, Retrofit PLTP Dieng 1 Jadi Fokus

PGEO Bawa Teknologi Panas Bumi Flow2Max ke Filipina, Target Pemasangan Juni 2026

“PLTP Gunung Salak merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi saat ini lebih dari sekitar ±400 MW,” ujar Akhmad dalam keterangannya di Sukabumi, Senin (23/2/2026).

“Pembangkit ini berperan strategis dalam mendukung transisi energi nasional serta memberikan pengurangan emisi karbon melalui pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dari Safety Induction hingga Ruang Kontrol

Sebanyak 25 peserta yang terdiri dari mahasiswa magister lintas semester, mahasiswa sarjana, dan dosen pendamping mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Sebelum memasuki area pembangkit, peserta terlebih dahulu mendapatkan safety induction dari tim Star Energy Geothermal Salak Ltd untuk memastikan pemahaman terhadap prosedur keselamatan kerja.

General Manager PLTP Gunung Salak, Irwan Januar, kemudian menjelaskan tahapan pembangkitan listrik panas bumi secara menyeluruh. Mulai dari sumur produksi, proses pemisahan uap, penggerak turbin, generator, hingga pengaturan beban listrik di ruang kontrol.

Kegiatan dilanjutkan dengan plant tour di area Plant AWI-1. Dalam sesi ini, mahasiswa melihat langsung bagaimana aspek teknis pembangkitan berjalan beriringan dengan komitmen perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan dan hubungan sosial di wilayah sekitar.

Ruang Kuliah Tak Hanya di Kampus

Akhmad menilai kunjungan industri tersebut menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran kontekstual.

“Kami ingin ruang kuliah tak lagi bersekat dinding,” ujarnya.

Direktur Magister Teknik Energi Terbarukan Sekolah Pascasarjana Unsada, As Natio Lasman, mengatakan bahwa mahasiswa perlu memahami panas bumi tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari perspektif sistem energi nasional.

“Dengan melihat langsung proses pembangkitan, mahasiswa tak sekadar memahami aspek teknis, tetapi juga menangkap gambaran besar, yakni bagaimana panas bumi menjadi salah satu kunci transisi energi nasional,” katanya.

Sementara itu, pakar geothermal sekaligus dosen Unsada, Riki Firmandha Ibrahim, menekankan pentingnya pembentukan karakter profesional sejak di bangku kuliah.

“Ini soal membentuk karakter profesional,” ujarnya. Menurut Riki, pengalaman lapangan memberi pemahaman bahwa kompetensi teknis harus sejalan dengan budaya kerja dan nilai korporasi.

“Unsada ingin menjadi bagian dari solusi manajemen energi masa depan Indonesia,” tegasnya.

Akhmad menambahkan, kunjungan ini juga diarahkan untuk membuka ruang kolaborasi riset berkelanjutan antara akademisi dan industri, khususnya terkait penerapan ESG di sektor panas bumi.

“Pengalaman dan data empiris ini akan menjadi referensi tesis dan publikasi ilmiah yang berkontribusi bagi teknologi geothermal nasional,” pungkasnya.

Pemanfaatan Panas Bumi Masih Tertinggal

Di luar pembelajaran akademik, diskusi juga menyinggung kondisi pemanfaatan panas bumi nasional. Saat ini, pemanfaatan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Indonesia baru mencapai sekitar 11,5 persen dari total potensi yang dimiliki. Padahal, secara kapasitas terpasang, Indonesia berada di peringkat kedua dunia setelah Amerika Serikat.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, menilai capaian tersebut masih tertinggal dibandingkan negara lain di kawasan.

“Filipina mampu memanfaatkan sekitar 48,07 persen dari total potensi panas buminya,” ujar Komaidi dalam paparannya, dikutip Senin (8/12/2025).

Target Ambisius, Tantangan Nyata

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, kontribusi energi baru dan terbarukan ditargetkan mencapai 51 persen atau 27,4 gigawatt hingga 61,3 persen atau 42,6 gigawatt dari tambahan kapasitas pembangkit nasional. Untuk panas bumi, penambahan kapasitas ditetapkan sebesar 5,2 gigawatt.

Meski memiliki keunggulan sebagai pembangkit beban dasar yang mampu beroperasi stabil dengan faktor kapasitas 90–95 persen dan tidak bergantung cuaca, pengembangan PLTP masih menghadapi tantangan. Salah satunya adalah struktur pasar listrik panas bumi yang bersifat monopsoni, di mana hanya terdapat satu pembeli listrik.

Kondisi tersebut membuat sebagian pengembang masih menunggu kepastian perjanjian jual beli listrik dan uap sebelum melanjutkan tahap eksplorasi, sehingga laju pengembangan panas bumi berjalan lebih lambat dari target.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: 5 persenDekarbonisasienergi bersihEnergi Panas BumiEnergi TerbarukanESG energigeothermal Indonesiakapasitas 400 MWmahasiswa energi terbarukanPanas Bumipemanfaatan panas bumi 11pembangkit listrik panas bumiPLTP Gunung SalakRUPTL 2025–2034Star Energy Geothermaltransisi energiUniversitas Darma PersadaUnsada
ShareSendSharePinSend
Previous Post

DEN Dorong Percepatan Panas Bumi, Geo Dipa Diminta Perkuat Peran Nasional

Next Post

EBTKE Rilis Pedoman Investasi Panas Bumi, Ini Tahapan Lengkap Pengembangan Proyek PLTP

Related Posts

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

6 Maret 2026
PLN Nusantara Power Gandeng Geo Dipa Energi Kembangkan Panas Bumi, Retrofit PLTP Dieng 1 Jadi Fokus

PLN Nusantara Power Gandeng Geo Dipa Energi Kembangkan Panas Bumi, Retrofit PLTP Dieng 1 Jadi Fokus

5 Maret 2026
PGEO Bawa Teknologi Panas Bumi Flow2Max ke Filipina, Target Pemasangan Juni 2026

PGEO Bawa Teknologi Panas Bumi Flow2Max ke Filipina, Target Pemasangan Juni 2026

3 Maret 2026
Seabad Perjalanan SLB: Dari Pemetaan Bawah Tanah hingga Pengembangan Energi Panas Bumi Dunia

Seabad Perjalanan SLB: Dari Pemetaan Bawah Tanah hingga Pengembangan Energi Panas Bumi Dunia

2 Maret 2026
Fakta Wisata Panas Bumi Papandayan Garut: Sejarah Letusan, Pengelolaan Konservasi, dan Dampak Ekonomi Warga

Fakta Wisata Panas Bumi Papandayan Garut: Sejarah Letusan, Pengelolaan Konservasi, dan Dampak Ekonomi Warga

28 Februari 2026
Pertamina NRE Batalkan Investasi US$ 200 Juta di Lapangan Panas Bumi Suswa Kenya

Pertamina NRE Batalkan Investasi US$ 200 Juta di Lapangan Panas Bumi Suswa Kenya

27 Februari 2026
Next Post
EBTKE Rilis Pedoman Investasi Panas Bumi, Ini Tahapan Lengkap Pengembangan Proyek PLTP

EBTKE Rilis Pedoman Investasi Panas Bumi, Ini Tahapan Lengkap Pengembangan Proyek PLTP

Indonesia Peringkat Kedua Dunia Energi Panas Bumi, Kapasitas PLTP Capai 2,71 GW

Indonesia Peringkat Kedua Dunia Energi Panas Bumi, Kapasitas PLTP Capai 2,71 GW

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Kementerian ESDM Gelar Market Sounding PSPE Panas Bumi untuk 11 Lapangan Potensial

Pemerintah Lelang 11 PSPE dan 10 WKP Panas Bumi Lewat Platform GENESIS

26 Mei 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

6 Maret 2026
PGE Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur, Kapasitas PLTP Kamojang Bertambah 23,8 MW

PGE Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur, Kapasitas PLTP Kamojang Bertambah 23,8 MW

6 Maret 2026
Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

6 Maret 2026
Kisah Geothermal NTT Diangkat ke Film “Matahari dalam Tanah”, PLN Buka Ruang Dialog dengan Warga

Kisah Geothermal NTT Diangkat ke Film “Matahari dalam Tanah”, PLN Buka Ruang Dialog dengan Warga

5 Maret 2026

Recent News

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

6 Maret 2026
PGE Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur, Kapasitas PLTP Kamojang Bertambah 23,8 MW

PGE Rampungkan Proyek Pemipaan Sumur, Kapasitas PLTP Kamojang Bertambah 23,8 MW

6 Maret 2026
Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

Perjalanan 100 Tahun Chevron di Indonesia, Kini Masuk Pengembangan Energi Panas Bumi

6 Maret 2026
Kisah Geothermal NTT Diangkat ke Film “Matahari dalam Tanah”, PLN Buka Ruang Dialog dengan Warga

Kisah Geothermal NTT Diangkat ke Film “Matahari dalam Tanah”, PLN Buka Ruang Dialog dengan Warga

5 Maret 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In