Berita Geothermal — Enam lokasi di Indonesia disiapkan menjadi pusat pengembangan energi panas bumi baru melalui kerja sama antara PT DSSR Daya Mas Sakti (DSSR), anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) bagian dari Sinar Mas, dengan PT FirstGen Geothermal Indonesia, anak perusahaan Energy Development Corporation (EDC) dari Filipina.
Kerja sama ini menargetkan pemanfaatan potensi panas bumi sebesar 440 megawatt di enam lokasi strategis: Jawa Barat, Flores, Jambi, Sumatera Barat, dan Sulawesi Tengah. Pengembangan ini diharapkan menjadi langkah nyata mempercepat transisi energi bersih sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
DSSA sendiri bukan pemain baru di bidang panas bumi. Perseroan ini telah melakukan eksplorasi panas bumi di Cipanas, Jawa Barat, yang menjadi salah satu bagian dari portofolio energi terbarukan perusahaan. Pengalaman tersebut semakin melengkapi kapasitas DSSR dalam mengelola proyek-proyek baru bersama mitra global.
Presiden Direktur DSSR, Lokita Prasetya, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar investasi, melainkan transfer pengetahuan dari EDC yang sudah berpengalaman puluhan tahun.
“Dengan menggabungkan keahlian global EDC dan pengalaman lokal kami, kami ingin membangun kapasitas nasional, memaksimalkan potensi alam, serta menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat, ekonomi, dan lingkungan,” ujarnya dalam keterangan tertulis Rabu (27/8).
Dari sisi mitra, EDC melalui CEO-nya Francis Giles B. Puno menyatakan kerja sama ini akan menggabungkan keunggulan global dan kekuatan lokal.
“Kami ingin tidak hanya mengembangkan proyek, tetapi juga mewariskan kapasitas dan pengetahuan yang akan berdampak jangka panjang bagi sektor energi terbarukan Indonesia,” katanya.
Profil Perusahaan
PT DSSR Daya Mas Sakti adalah anak usaha tidak langsung DSSA yang berfokus pada pengembangan energi panas bumi. DSSA, berdiri sejak 1996, merupakan perusahaan energi dan infrastruktur terkemuka dengan lini bisnis yang mencakup pertambangan batu bara, energi terbarukan, teknologi, kimia, serta layanan internet dan pusat data.
Sedangkan PT FirstGen Geothermal Indonesia merupakan anak usaha dari Energy Development Corporation (EDC), produsen energi terbarukan terbesar di Filipina. EDC dikenal sebagai produsen panas bumi terintegrasi terbesar di dunia dengan portofolio energi bersih meliputi panas bumi, hidro, angin, dan surya.
Kolaborasi ini sejalan dengan strategi pemerintah Indonesia mempercepat transisi energi, meningkatkan bauran energi terbarukan, serta mencapai target nol emisi bersih pada 2060.
Dengan enam wilayah strategis sebagai sentra baru, proyek panas bumi DSSR–FirstGen diharapkan menjadi tonggak penting menuju Indonesia Emas 2045.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini





















