• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Teknologi

Booster Sulasih-Sulanjana, Penyubur Tanaman dari Endapan Silika Panas Bumi Dieng

Enjang by Enjang
10 Maret 2025
in Teknologi
A A
0
Booster Sulasih-Sulanjana, Penyubur Tanaman dari Endapan Silika Panas Bumi Dieng

Tim peneliti UGM, Dirut Geo Dipa Energy dan yang lainnya melakukan panen perdana sayuran yang menggunakan booster cair Sulasih Sulanjana/Dok.UGM

Share Share ShareShareShare

BeritaGeothermal — Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan PT Geo Dipa Energi (Persero) berhasil mengembangkan booster cair penyubur tanaman berbahan baku endapan silika dari lapangan panas bumi Dieng, Jawa Tengah.

Produk inovatif ini diberi nama “Sulasih-Sulanjana”, terinspirasi dari tokoh dalam mitologi Jawa yang melambangkan kesuburan dan perlindungan tanaman.

Nama “Sulasih-Sulanjana” diambil dari kearifan lokal yang tersirat dalam tembang pengiring tari “Lengger,” yang mencerminkan keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan kelestariannya.

RelatedPosts

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Geothermal Greenhouse Antar PGE Ulubelu Raih Juara II Apresiasi EBTKE 2026

PGE Siapkan Pilot Project Data Center Berbasis Panas Bumi di Kamojang, Bidik Pasar Energi Hijau

Ketua tim peneliti, Dr. Pri Utami, menjelaskan bahwa penamaan ini mencerminkan filosofi dalam menjaga harmoni antara teknologi dan alam.

Tim peneliti dari Pusat Penelitian Panas Bumi Fakultas Teknik UGM terdiri dari para ahli dengan spesialisasi masing-masing, di antaranya:

• Dr. Pri Utami (Ahli Geologi Panas Bumi)
• Dr. Ronny Martien (Ahli Nano Bioteknologi)
• Dr. Wiratni (Ahli Teknik Bioproses)
• Dr. Ngadisih (Ahli Konservasi Tanah dan Air)

Sedangkan dari PT Geo Dipa Energi, penelitian ini melibatkan Herdian, S.T. sebagai perwakilan dari perusahaan.

Dari Limbah Menjadi Solusi Ramah Lingkungan

PT Geo Dipa Energi (Persero) mengoperasikan sistem panas bumi untuk memasok listrik sebesar 60 MW ke jaringan Jawa-Bali. Proses ini menghasilkan air panas bumi atau brine, yang setelah diekstraksi energinya, diinjeksikan kembali ke dalam reservoar panas bumi.

Namun, brine di Dieng memiliki kandungan silika tinggi yang selama ini dianggap sebagai limbah karena dapat membentuk endapan yang mengganggu operasional pembangkit. Tim peneliti menemukan bahwa endapan silika ini mengandung unsur yang bermanfaat bagi tanaman, seperti peningkatan pertumbuhan dan ketahanan terhadap hama.

“Silika yang selama ini dianggap limbah, ternyata memiliki potensi besar dalam pertanian. Dengan teknologi nano-partikulat, kami mengolahnya menjadi booster cair ramah lingkungan yang siap diaplikasikan pada perkebunan di Dieng,” ujar Dr. Pri Utami.

Uji Coba dan Hasil Panen

Booster Sulasih-Sulanjana telah diuji coba pada berbagai tanaman di kawasan Dieng. Pada Juli 2024, bertepatan dengan HUT ke-22 PT Geo Dipa Energi (Persero), dilakukan panen perdana tanaman kentang di Dusun Krajan, Desa Karangtengah, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Hasil panen menunjukkan bahwa tanaman yang menggunakan booster ini tumbuh lebih subur dengan hasil yang lebih memuaskan.

Dekan Fakultas Teknik UGM Prof. Dr. Selo dan Dirut PT Geo Dipa Energi Yudistian Yunis mengapresiasi inovasi ini sebagai terobosan dalam pemanfaatan limbah panas bumi untuk keberlanjutan lingkungan dan sektor pertanian.

Dampak dan Masa Depan

Salah satu peneliti, Dr. Ngadisih, menjelaskan bahwa booster silika ini berpotensi mengurangi penggunaan pupuk kandang yang dapat menimbulkan bau tidak sedap serta mengurangi ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia.

“Ke depan, booster Sulasih-Sulanjana akan diaplikasikan lebih luas pada berbagai tanaman hortikultura di Dataran Tinggi Dieng,” ujarnya.

Dieng sendiri merupakan kawasan wisata alam dan pusat pertanian hortikultura yang kaya akan energi panas bumi. Dengan inovasi ini, sinergi antara sektor energi dan pertanian dapat menciptakan produk unggulan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran energi panas bumi sebagai sumber daya terbarukan khas Indonesia.***

Sumber: UGM

ADVERTISEMENT

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: boosterGeo Dipa EnergiPanas Bumipanas bumi DiengsilikaSulasiih SulanjanaUGM
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Google Kian Serius Garap Panas Bumi, Berikut Ini Langkah Terbarunya

Next Post

Pertamina Prioritaskan Energi Panas Bumi Peroleh Pendanaan Danantara, CEO PNRE Jelaskan Alasannya

Related Posts

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026
Geothermal Greenhouse Antar PGE Ulubelu Raih Juara II Apresiasi EBTKE 2026

Geothermal Greenhouse Antar PGE Ulubelu Raih Juara II Apresiasi EBTKE 2026

8 September 2026
PGE Siapkan Pilot Project Data Center Berbasis Panas Bumi di Kamojang, Bidik Pasar Energi Hijau

PGE Siapkan Pilot Project Data Center Berbasis Panas Bumi di Kamojang, Bidik Pasar Energi Hijau

12 Agustus 2026
Toshiba Pamerkan Teknologi Panas Bumi di IIGCE 2026, Bidik Efisiensi dan Keandalan PLTP

Toshiba Pamerkan Teknologi Panas Bumi di IIGCE 2026, Bidik Efisiensi dan Keandalan PLTP

12 Agustus 2026
Seequent Dorong Pengembangan Panas Bumi Indonesia Lewat Teknologi Geosains 

Seequent Dorong Pengembangan Panas Bumi Indonesia Lewat Teknologi Geosains 

7 Agustus 2026
Tim ITB Borong Gelar di Kompetisi Energi Nasional, Usung Pengembangan Panas Bumi Flores 50 MW

Tim ITB Borong Gelar di Kompetisi Energi Nasional, Usung Pengembangan Panas Bumi Flores 50 MW

19 Mei 2026
Next Post
Pertamina Prioritaskan Energi Panas Bumi Peroleh Pendanaan Danantara, CEO PNRE Jelaskan Alasannya

Pertamina Prioritaskan Energi Panas Bumi Peroleh Pendanaan Danantara, CEO PNRE Jelaskan Alasannya

PGE Menuju Kapasitas 1 GW, PLTP Lumut Balai Unit II Ditargetkan COD April 2025

PGE Menuju Kapasitas 1 GW, PLTP Lumut Balai Unit II Ditargetkan COD April 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
Bupati Flores Timur Minta Pengembangan Geothermal Oka Ile Ange Tak Abaikan Lingkungan

Bupati Flores Timur Minta Pengembangan Geothermal Oka Ile Ange Tak Abaikan Lingkungan

24 September 2026
PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

19 Oktober 2026
Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026
PLTP Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

PGE Bor Lima Sumur Sepanjang 2026, Perkuat Keandalan Aset dan Pengembangan Potensi Panas Bumi

13 Oktober 2026
PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

9 Oktober 2026

Recent News

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

19 Oktober 2026
Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026
PLTP Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

PGE Bor Lima Sumur Sepanjang 2026, Perkuat Keandalan Aset dan Pengembangan Potensi Panas Bumi

13 Oktober 2026
PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

9 Oktober 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In