Berita Geothermal — Star Energy Geothermal Pte Ltd (SEGPL) dan Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Limited (SEGWWL)—dua anak usaha dari PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)—baru saja mendapatkan pendanaan besar untuk memperluas kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Wayang Windu.
Pendanaan ini diperoleh melalui perjanjian fasilitas berjangka senior (senior secured term facility agreement) senilai US$ 139,5 juta atau sekitar Rp2,35 triliun (dengan asumsi kurs US$1 = Rp16.830).
Perjanjian pendanaan ditandatangani pada 15 April 2025. Sumitomo Mitsui Banking Corporation cabang Singapura dan DBS Bank Ltd ditunjuk sebagai pemberi pinjaman awal sekaligus koordinator green loan—jenis pinjaman ramah lingkungan yang ditujukan untuk proyek-proyek berkelanjutan.
Dalam keterbukaan informasi pada Rabu (16/4/2025), Sekretaris Perusahaan BREN, Merly, menjelaskan bahwa pinjaman tersebut terbagi dalam dua fasilitas. SEGPL memperoleh Fasilitas A dengan total komitmen sebesar US$ 114,5 juta, sedangkan SEGWWL mendapatkan Fasilitas B senilai US$ 25 juta.
Tambah Kapasitas 48 MW
Dana pinjaman ini akan difokuskan untuk mendukung ekspansi PLTP Wayang Windu di Jawa Barat. Salah satu langkahnya adalah melakukan retrofit—atau pembaruan teknologi—pada Unit 1 dan Unit 2, yang akan menambah kapasitas sebesar 18,4 MW.
Selain itu, akan dibangun unit baru, yaitu Unit 3, dengan kapasitas 30 MW.
Dengan total penambahan 48,4 MW, langkah ini menjadi bagian dari upaya BREN untuk memperkuat kontribusi energi baru terbarukan panas bumi di Indonesia, sekaligus mendukung transisi energi hijau yang lebih berkelanjutan.
“Fasilitas A akan digunakan untuk membayar semua biaya, ongkos, dan pengeluaran—termasuk bunga—yang timbul dari penggunaan pinjaman tersebut,” jelas Merly.
Langkah ekspansi ini menunjukkan komitmen taipan energi Prajogo Pangestu, pemilik BREN, dalam memperkuat lini bisnis energi hijau di tanah air.
Dengan bertambahnya kapasitas tersebut, PLTP Wayang Windu diproyeksikan akan memainkan peran yang semakin penting dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional secara berkelanjutan.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini


















