Berita Geothermal – Panas bumi (geothermal) bukan hanya sumber energi bersih ramah lingkungan, tapi juga menyumbang pemasukan langsung ke kas negara melalui PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).
Hingga semester I tahun 2025, kontribusi PNBP panas bumi mencapai Rp1,076 triliun, atau hampir setengah (49,14%) dari target tahun 2025 sebesar Rp2,18 triliun.
Pendapatan PNBP sebesar itu berasal dari berbagai pos aktivitas usaha panas bumi:
- Setoran Bagian Pemerintah Pertambangan Panas Bumi – Rp981,22 M. Ini adalah bagian keuntungan yang wajib disetor oleh pengelola proyek panas bumi kepada negara.
- Iuran Tetap Sebelum COD (Commercial Operation Date) – Rp21,33 M. Dibayar oleh pengembang saat proyek masih tahap pengembangan, sebelum resmi beroperasi komersial.
- Iuran Tetap Setelah COD – Rp13,89 M. Iuran tahunan yang dibayar saat proyek sudah beroperasi komersial.
- Iuran Produksi / Royalti – Rp59,47 M. Persentase dari nilai produksi listrik panas bumi yang dibayarkan ke negara.
Pihak Ditjen EBTKE dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/8) menjelaskan, besarnya pemasukan ini tidak lepas dari strategi pemerintah dan pelaku usaha panas bumi. Strategi-strategi tersebut adalah:
• Akselerasi program steam recovery.
• Optimalisasi produksi dengan meningkatkan efisiensi pembangkit sehingga kapasitas produksi maksimal.
• Peningkatan bimbingan dan pengawasan (binwas) lapangan untuk memastikan proyek berjalan sesuai standar teknis dan regulasi.
• Penguatan koordinasi untuk menciptakan kolaborasi erat antara pemerintah, pengembang, dan daerah.
Performa Bulanan Semester I 2025
Jika melihat realisasi per bulan, pemasukan PBP panas bumi dari Januari hingga Juni 2025 mengalami fluktuasi tajam. Berikut ini datanya:
Januari Rp32,04 M
Februari Rp17,49 M
Maret Rp258,88 M
April Rp11,43 M
Mei Rp12,11 M
Juni Rp743,36 M
Dari data di atas terlihat lonjakan besar terjadi di Maret dan terutama Juni.
Dengan tren positif ini, peluang target PNBP panas bumi 2025 tercapai terbuka lebar. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa energi bersih bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kas negara.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini



















