Berita Geothermal –PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) resmi memulai tajak sumur eksplorasi M-4 di Ulubelu, Gunung Tiga, Kabupaten Tanggamus, pada Senin, 18 Agustus 2025. Acara pembukaan ditandai dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta pemberian santunan kepada anak yatim, dihadiri jajaran manajemen PGE, kontraktor, tokoh masyarakat, hingga unsur muspika setempat.
Puluhan anak yatim yang mendapat santunan, tampak tersenyum bahagia dalam acara pembukaan tajak sumur Ulubelu Gunung Tiga tersebut.
Pjs. General Manager PGE Ulubelu, Rizaldy, mengajak seluruh pihak untuk mendukung kelancaran pengeboran.
“Mohon doa dan dukungan semua agar Tajak Sumur M-4 PGE Ulubelu berjalan lancar, aman, dan menghasilkan energi terbaik demi ketahanan energi nasional,” ujarnya dikutip Sabtu (23/8).
Pengeboran dilakukan menggunakan rig milik PT Great Wall Drilling Company, kontraktor internasional yang berpengalaman di bidang migas dan pengeboran energi panas bumi.
Proyek eksplorasi panas bumi di Gunung Tiga ini ditargetkan menghasilkan kapasitas 55 megawatt (MW). Pembangunan dimulai sejak April 2024 dan menjadi bagian dari rangkaian pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Waypanas.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meresmikan pembangunan PLTP Ulubelu Gunung Tiga pada 26 Juni 2025, bersamaan dengan proyek energi terbarukan di 15 provinsi lain.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyebut proyek ini menelan investasi sebesar US$36,62 juta atau sekitar Rp592 miliar. Selain itu, pembangunan PLTP Ulubelu Gunung Tiga juga membuka peluang kerja besar bagi masyarakat lokal.
“Proyek ini membutuhkan 249 tenaga kerja, yang mayoritas berasal dari sekitar wilayah Lampung,” kata Fadjar beberapa waktu lalu kepada media.
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE, Edwil Suzandi, menegaskan pentingnya proyek ini bagi masa depan energi Indonesia.
“Kami optimistis eksplorasi ini akan membuktikan cadangan sekitar 55 MW. Selain menambah kapasitas energi terbarukan, proyek ini juga menjadi wujud komitmen PGE dalam menghidupkan ekosistem, memberdayakan masyarakat, dan mendorong roda ekonomi di Lampung dan Sumatra,” ungkapnya.
PLTP Ulubelu yang dioperasikan oleh PGE Area Ulubelu telah lama menjadi tulang punggung listrik di Lampung. Sejak unit pertamanya beroperasi komersial pada 2011, PGE Ulubelu kini mengoperasikan empat unit PLTP dengan kapasitas total 220 MW, yang menyumbang hingga 25% kebutuhan listrik provinsi.
Dengan pengembangan Gunung Tiga, kontribusi energi PGE semakin besar, sekaligus memperkokoh peran energi hijau dalam menjaga ketahanan energi nasional.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini



















