• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Sejarah Wisata Air Panas Candi Umbul Magelang, Jejak Pemandian Raja-Raja Mataram Kuno Abad ke-9

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
7 Maret 2026
in Berita
A A
0
Sejarah Wisata Air Panas Candi Umbul Magelang, Jejak Pemandian Raja-Raja Mataram Kuno Abad ke-9

pemandian air panas candi Umbul di Magelang (foto: Istimewa)

Share Share ShareShareShare

Magelang, Berita Geothermal – Di tengah lembah Sungai Elo yang tenang di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berdiri sebuah situs kuno yang menyimpan jejak sejarah panjang peradaban Jawa. Candi Umbul dikenal sebagai pemandian air panas bersejarah yang diyakini telah ada sejak masa Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-9 Masehi.

Situs ini terletak di Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Selain menjadi tempat wisata, kawasan ini juga menjadi bukti bahwa praktik pemandian suci telah menjadi bagian penting dari kehidupan spiritual masyarakat Jawa kuno.

Sejarah Pemandian Air Panas di Masa Jawa Kuno

RelatedPosts

UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

Tim ITB Borong Gelar di Kompetisi Energi Nasional, Usung Pengembangan Panas Bumi Flores 50 MW

Ahli Geothermal Ali Ashat Pastikan Proyek Panas Bumi Flores Tidak Mengancam Air Tanah

Dalam tradisi Hindu di Jawa kuno, sumber mata air alami sering dijadikan patirtan atau tempat pemandian suci. Air dipercaya sebagai unsur penyucian diri sebelum melakukan ritual keagamaan atau meditasi.

Candi Umbul merupakan salah satu contoh patirtan yang dibangun di sekitar mata air alami yang muncul dari perut bumi. Mata air tersebut memancarkan gelembung gas yang terlihat menyembul dari dasar kolam.

Fenomena ini dalam bahasa Jawa disebut mumbul, yang berarti muncul atau menyembur ke atas. Dari kata inilah nama “Umbul” kemudian berasal.

Air hangat tersebut diyakini berasal dari aktivitas geologi purba yang sudah berlangsung sejak jutaan tahun lalu. Meskipun mengandung belerang, air di kolam ini tidak memiliki bau menyengat seperti sumber air panas lainnya.

Hingga kini, air hangat di kolam Candi Umbul dipercaya memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu meredakan penyakit kulit, rematik, serta melancarkan peredaran darah.

Dibangun pada Era Kerajaan Mataram Kuno

Para arkeolog memperkirakan Candi Umbul dibangun sekitar tahun 800–850 Masehi, ketika wilayah Jawa Tengah menjadi pusat pemerintahan dan kebudayaan Kerajaan Mataram Kuno.

Pada masa itu, kerajaan dipimpin oleh dua dinasti besar yang silih berganti berkuasa, yaitu Wangsa Syailendra yang bercorak Buddha dan Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu.

Berdasarkan temuan arkeologis berupa batu lingga dan yoni di area situs, para peneliti menduga Candi Umbul memiliki corak Hindu sehingga kemungkinan besar dibangun pada masa Dinasti Sanjaya.

Pada periode ini, banyak kompleks candi dan tempat ritual didirikan di wilayah Jawa Tengah. Beberapa situs yang berasal dari era yang sama antara lain Candi Selogriyo, Candi Gedong Songo, dan kompleks Candi Dieng.

Keberadaan Candi Umbul menunjukkan bahwa kawasan Magelang pada masa itu merupakan wilayah penting dalam jaringan spiritual dan budaya kerajaan.

Pemandian Raja dan Putri Kerajaan

Dalam tradisi kerajaan Jawa kuno, pemandian air suci tidak hanya berfungsi sebagai tempat mandi biasa, tetapi juga sebagai lokasi ritual spiritual.

Sejumlah sejarawan meyakini bahwa Candi Umbul dahulu menjadi pemandian bagi para putri kerajaan dan raja-raja Mataram Kuno. Para bangsawan diyakini melakukan ritual mandi sebelum menjalankan upacara keagamaan atau meditasi.

Di dalam kolam ditemukan batu umpak berbentuk lingga datar yang diduga menjadi tempat duduk para ksatria atau pertapa ketika melakukan ritual kungkum atau bertapa dengan cara berendam di dalam air.

Selain itu, di beberapa titik juga ditemukan fondasi batu yang diperkirakan merupakan tiang penyangga bangunan atap yang dahulu melindungi area pemandian.

Struktur dan Arsitektur Situs

Kompleks pemandian Candi Umbul terdiri dari dua kolam utama yang dibangun dari batu andesit.

Kolam pertama berukuran sekitar 12,5 x 7,15 meter dan berisi air hangat yang berasal dari mata air alami di dasar kolam. Di bagian dasar kolam inilah gelembung air terus muncul ke permukaan.

Kolam kedua memiliki ukuran sekitar 8,5 x 7 meter dengan suhu air yang lebih dingin.

Di sekitar kolam juga ditemukan sejumlah batu dengan relief tumbuhan, hewan, serta fragmen stupa yang menjadi bagian dari struktur candi pada masa lampau.

Cerita Rakyat yang Berkembang di Masyarakat

Selain catatan sejarah dan penelitian arkeologis, masyarakat sekitar juga memiliki sejumlah cerita rakyat yang berkaitan dengan Candi Umbul.

Salah satu cerita yang berkembang menyebutkan bahwa pemandian ini dahulu menjadi tempat para putri kerajaan membersihkan diri sebelum mengikuti ritual di candi.

Ada pula kisah yang menyebutkan bahwa beberapa ksatria kerajaan melakukan tapa atau meditasi di kolam ini untuk memperoleh kekuatan spiritual.

Cerita rakyat tersebut diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat sekitar sebagai bagian dari tradisi lisan yang memperkaya nilai sejarah situs ini.

Lokasi dan Akses ke Candi Umbul

Secara geografis, Candi Umbul berada di Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Lokasinya berada di kawasan lembah yang dialiri Sungai Elo, sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Magelang.

Untuk mencapai lokasi ini:

  • Dari arah Semarang, pengunjung dapat mengambil jalur menuju Temanggung dan berbelok sebelum Kecamatan Pringsurat.
  • Dari arah Yogyakarta, perjalanan dapat ditempuh melalui Secang menuju Grabag dan mengikuti papan petunjuk menuju Candi Umbul.

Warisan Sejarah yang Tetap Hidup

Kini Candi Umbul tidak hanya dilindungi sebagai situs purbakala, tetapi juga menjadi destinasi wisata sejarah yang populer di Magelang.

Pengunjung dapat menikmati pengalaman unik berendam di kolam air hangat yang sama yang diyakini pernah digunakan oleh para bangsawan kerajaan lebih dari seribu tahun lalu.

Keberadaan situs ini menjadi bukti bahwa peradaban Jawa kuno tidak hanya meninggalkan bangunan candi megah, tetapi juga tradisi spiritual yang erat kaitannya dengan alam dan sumber air.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: Candi Umbul MagelangDinasti Sanjayapemandian air panas Mataram Kunopemandian raja kerajaan Jawasejarah Candi Umbulsejarah patirtan Jawa kunowisata sejarah Magelang
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PGE Siapkan Infrastruktur Proyek PLTP Panas Bumi Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW di Sumatera Selatan

Next Post

Profil Dr Pri Utami, Dosen UGM yang Jadi Wakil Presiden International Geothermal Association

Related Posts

UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

20 Mei 2026
Tim ITB Borong Gelar di Kompetisi Energi Nasional, Usung Pengembangan Panas Bumi Flores 50 MW

Tim ITB Borong Gelar di Kompetisi Energi Nasional, Usung Pengembangan Panas Bumi Flores 50 MW

19 Mei 2026
Ahli Geothermal Ali Ashat Pastikan Proyek Panas Bumi Flores Tidak Mengancam Air Tanah

Ahli Geothermal Ali Ashat Pastikan Proyek Panas Bumi Flores Tidak Mengancam Air Tanah

18 Mei 2026
PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

16 Mei 2026
PGE Perkuat Energi Panas Bumi, Hemat 90 Ribu MWh dan Tekan Emisi Karbon Sepanjang 2025

PGE Perkuat Energi Panas Bumi, Hemat 90 Ribu MWh dan Tekan Emisi Karbon Sepanjang 2025

16 Mei 2026
PGE Klaim Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional, Emisi Dipangkas 4,29 Juta Ton

PGE Klaim Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional, Emisi Dipangkas 4,29 Juta Ton

14 Mei 2026
Next Post
Profil Dr Pri Utami, Dosen UGM yang Jadi Wakil Presiden International Geothermal Association

Profil Dr Pri Utami, Dosen UGM yang Jadi Wakil Presiden International Geothermal Association

Jejak Bisnis Bakrie Power Sejak 1994: Dari PLTU Tanjung Bara hingga Proyek Panas Bumi di Indonesia

Jejak Bisnis Bakrie Power Sejak 1994: Dari PLTU Tanjung Bara hingga Proyek Panas Bumi di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Ahli Geothermal UGM Pri Utami: Lumpur Panas di Flores Fenomena Alami, Bukan Limbah Proyek PLTP

Ahli Geothermal UGM Pri Utami: Lumpur Panas di Flores Fenomena Alami, Bukan Limbah Proyek PLTP

21 Mei 2026
Bupati Garut Tinjau PLTP Darajat, Dorong Energi Panas Bumi dan Pemberdayaan Warga Pasirwangi

Bupati Garut Tinjau PLTP Darajat, Dorong Energi Panas Bumi dan Pemberdayaan Warga Pasirwangi

21 Mei 2026
AHY Tekankan Potensi Panas Bumi Indonesia di Forum Global, Dinilai Jadi Kunci Transisi Energi Asia

AHY Tekankan Potensi Panas Bumi Indonesia di Forum Global, Dinilai Jadi Kunci Transisi Energi Asia

20 Mei 2026
UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

20 Mei 2026

Recent News

Ahli Geothermal UGM Pri Utami: Lumpur Panas di Flores Fenomena Alami, Bukan Limbah Proyek PLTP

Ahli Geothermal UGM Pri Utami: Lumpur Panas di Flores Fenomena Alami, Bukan Limbah Proyek PLTP

21 Mei 2026
Bupati Garut Tinjau PLTP Darajat, Dorong Energi Panas Bumi dan Pemberdayaan Warga Pasirwangi

Bupati Garut Tinjau PLTP Darajat, Dorong Energi Panas Bumi dan Pemberdayaan Warga Pasirwangi

21 Mei 2026
AHY Tekankan Potensi Panas Bumi Indonesia di Forum Global, Dinilai Jadi Kunci Transisi Energi Asia

AHY Tekankan Potensi Panas Bumi Indonesia di Forum Global, Dinilai Jadi Kunci Transisi Energi Asia

20 Mei 2026
UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

20 Mei 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In