• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

PGE Perkuat Energi Panas Bumi, Hemat 90 Ribu MWh dan Tekan Emisi Karbon Sepanjang 2025

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
16 Mei 2026
in Berita
A A
0
PGE Perkuat Energi Panas Bumi, Hemat 90 Ribu MWh dan Tekan Emisi Karbon Sepanjang 2025

PGE hemat energi 90 ribu MWh pada 2025, tekan emisi karbon, dan kembangkan green hydrogen serta green data center berbasis panas bumi.(Istimewa)

Share Share ShareShareShare

Jakarta, Berita Geothermal – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk terus mempercepat agenda transisi energi hijau melalui berbagai langkah efisiensi operasional dan pengurangan emisi karbon di seluruh wilayah kerja perusahaan.

Sepanjang 2025, perusahaan panas bumi milik Pertamina itu mencatat penghematan energi sebesar 90.502,28 MWh. Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 40.058,77 MWh.

Capaian itu tercantum dalam Laporan Keberlanjutan 2025 yang menunjukkan penguatan strategi dekarbonisasi PGE di sektor energi baru terbarukan nasional.

RelatedPosts

PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

PGE Klaim Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional, Emisi Dipangkas 4,29 Juta Ton

Purbaya Ungkap Rencana Kemenkeu: PNM Masuk Kendali Negara, Geo Dipa Dialihkan ke Danantara

Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Andi Joko Nugroho mengatakan peningkatan efisiensi energi dilakukan melalui sejumlah optimalisasi fasilitas produksi panas bumi di berbagai area operasi.

Beberapa langkah yang diterapkan di antaranya pembukaan hambatan produksi (debottlenecking) di Area Ulubelu agar sumur bertekanan rendah dapat masuk ke sistem produksi, optimalisasi vacuum pump pada Gas Extraction System di seluruh PLTP PGE untuk mengurangi konsumsi listrik internal (own use), hingga modifikasi hand control valve di Lumut Balai guna menekan pembuangan uap panas bumi.

“Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan listrik dan uap panas bumi agar dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap sistem ketenagalistrikan nasional,” ujar Andi dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5/2026).

Tak hanya melakukan efisiensi di sisi produksi, PGE juga mulai memperluas penggunaan energi ramah lingkungan untuk mendukung aktivitas operasional internal perusahaan. Salah satunya melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di area fasilitas operasional dan perkantoran.

Upaya efisiensi tersebut berdampak pada penurunan rasio intensitas energi perusahaan menjadi 0,037 MWh/MWh pada 2025 atau turun 10,10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka itu mencerminkan semakin efisiennya penggunaan energi terhadap total listrik panas bumi yang diproduksi perusahaan.

Sementara itu, dominasi penggunaan energi terbarukan dalam operasional PGE tetap tinggi dengan porsi mencapai 94,36 persen.

Dari sisi emisi karbon, PGE mencatat intensitas emisi sebesar 41,12 gram CO2e/kWh. Nilai tersebut masih jauh di bawah standar ambang batas EU Taxonomy dan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia yang menetapkan batas maksimum 100 gram CO2e/kWh.

Kinerja tersebut mempertegas posisi panas bumi sebagai sumber energi rendah karbon yang berkontribusi terhadap target transisi energi nasional.

Sepanjang 2025, operasional panas bumi PGE juga disebut berhasil mencegah pelepasan emisi lebih dari 4,29 juta ton CO2e.

Di sektor pengelolaan lingkungan, perusahaan turut memperkuat pengelolaan limbah non-B3 melalui pendekatan ekonomi sirkular berbasis prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Recovery).

Volume limbah non-B3 yang berhasil dikelola sepanjang 2025 mencapai 17 ton atau naik 24,5 persen dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar 13,66 ton.

Pengelolaan dilakukan melalui kerja sama dengan bank sampah dan tempat pemrosesan akhir (TPA) di sekitar wilayah operasi perusahaan untuk proses pemilahan, penggunaan ulang, daur ulang, hingga pengomposan.

Selain limbah, efisiensi penggunaan air juga menjadi perhatian perusahaan. Konsumsi air PGE sepanjang 2025 tercatat turun 33,31 persen menjadi 262,24 megaliter dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 393,23 megaliter.

Di tengah penguatan bisnis panas bumi, PGE juga mulai mengembangkan sektor beyond electricity melalui proyek green hydrogen berbasis energi panas bumi.

Salah satu proyek yang tengah dikembangkan ialah Tanjung Sekong Green Terminal yang akan memasok kebutuhan energi berbasis green hydrogen untuk terminal LPG di Cilegon.

Selain itu, perusahaan juga membuka peluang pengembangan green data center berbasis energi bersih rendah emisi sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi industri masa depan.

Penguatan implementasi keberlanjutan tersebut turut mendorong peningkatan kinerja ESG perusahaan. Pada 2025, PGE meraih Sustainalytics ESG Risk Rating sebesar 7,1 atau masuk kategori risiko dapat diabaikan.

Capaian tersebut menempatkan PGE sebagai satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang masuk dalam daftar Top 50 ESG Global dari 42 negara.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: dekarbonisasi nasionalemisi karbon PGEEnergi Panas Bumienergi terbarukan IndonesiaESG PGEGreen Data Centergreen hydrogen Indonesiapanas bumi IndonesiaPertamina Geothermal EnergyPGEPLTS PGETanjung Sekong Green Terminaltransisi energi
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PLTP Lahendong 15 MW Segera Dikembangkan, PGEO dan PLN Sepakati Tarif Listrik

Next Post

PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

Related Posts

PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

16 Mei 2026
PGE Klaim Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional, Emisi Dipangkas 4,29 Juta Ton

PGE Klaim Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional, Emisi Dipangkas 4,29 Juta Ton

14 Mei 2026
Purbaya Ungkap Rencana Kemenkeu: PNM Masuk Kendali Negara, Geo Dipa Dialihkan ke Danantara

Purbaya Ungkap Rencana Kemenkeu: PNM Masuk Kendali Negara, Geo Dipa Dialihkan ke Danantara

12 Mei 2026
ADPPI Dorong Dana Bagi Hasil dan Bonus Produksi Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat

ADPPI Dorong Dana Bagi Hasil dan Bonus Produksi Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat

10 Mei 2026
Hardiknas 2026 di Tomohon: Kurikulum Panas Bumi dan Dikbud Expo Resmi Diluncurkan

Hardiknas 2026 di Tomohon: Kurikulum Panas Bumi dan Dikbud Expo Resmi Diluncurkan

8 Mei 2026

Sambangi DEN, Bupati Garut Dorong Optimalisasi Potensi Panas Bumi

7 Mei 2026
Next Post
PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

16 Mei 2026
PGE Perkuat Energi Panas Bumi, Hemat 90 Ribu MWh dan Tekan Emisi Karbon Sepanjang 2025

PGE Perkuat Energi Panas Bumi, Hemat 90 Ribu MWh dan Tekan Emisi Karbon Sepanjang 2025

16 Mei 2026
PLTP Lahendong 15 MW Segera Dikembangkan, PGEO dan PLN Sepakati Tarif Listrik

PLTP Lahendong 15 MW Segera Dikembangkan, PGEO dan PLN Sepakati Tarif Listrik

14 Mei 2026
PGE Klaim Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional, Emisi Dipangkas 4,29 Juta Ton

PGE Klaim Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional, Emisi Dipangkas 4,29 Juta Ton

14 Mei 2026

Recent News

PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

PB HMI Dorong Percepatan Geothermal di Garut, Generasi Muda Jadi Kunci Transisi Energi

16 Mei 2026
PGE Perkuat Energi Panas Bumi, Hemat 90 Ribu MWh dan Tekan Emisi Karbon Sepanjang 2025

PGE Perkuat Energi Panas Bumi, Hemat 90 Ribu MWh dan Tekan Emisi Karbon Sepanjang 2025

16 Mei 2026
PLTP Lahendong 15 MW Segera Dikembangkan, PGEO dan PLN Sepakati Tarif Listrik

PLTP Lahendong 15 MW Segera Dikembangkan, PGEO dan PLN Sepakati Tarif Listrik

14 Mei 2026
PGE Klaim Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional, Emisi Dipangkas 4,29 Juta Ton

PGE Klaim Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional, Emisi Dipangkas 4,29 Juta Ton

14 Mei 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In