Berita Geothermal – PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi yang beroperasi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, terus memperkuat komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat.
Untuk melaksanakan komitmen tersebut, dalam seminggu ini perusahaan menggelar dua kegiatan, yakni konsolidasi pengembangan UMKM binaan dan program edukasi lingkungan di SMPN 1 Puncak Sorik Marapi.
Kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari lima pilar program pemberdayaan masyarakat SMGP yang mencakup bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta sosial dan budaya.
Pada Selasa (15/7/2025), SMGP mengadakan konsolidasi bersama para pelaku UMKM yang berada di wilayah kerja perusahaan. Kegiatan ini dihadiri Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP, Ali Sahid, Koordinator Community Development Ngalim, serta tiga camat dari wilayah Puncak Sorik Marapi, Lembah Sorik Marapi, dan Panyabungan Selatan. Hadir pula para kelompok UMKM binaan perusahaan.
Dalam arahannya, Ali Sahid memaparkan prinsip pengembangan usaha yang disebutnya sebagai KOKODIFO—komitmen, konsisten, disiplin, dan fokus. Berbekal pengalaman lebih dari tiga dekade di dunia geothermal dan pemberdayaan masyarakat, ia menekankan pentingnya kerja sama dan kekompakan dalam menghadapi tantangan usaha.
“Komitmen PT SMGP sejak awal adalah tumbuh dan berkembang bersama masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Ali.
Ia menambahkan, selama ini SMGP telah membina 37 kelompok UMKM yang mengolah hasil lokal seperti keripik, kopi, madu, dan gula aren.
Koordinator Community Development, Ngalim, menambahkan bahwa 76 persen kelompok UMKM binaan telah menunjukkan perkembangan signifikan, bahkan sebagian sudah mulai dikenal luas di pasar nasional. Meski demikian, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas dan kontinuitas produk.
Sementara itu, Camat Lembah Sorik Marapi, Paryati Daulay, yang mewakili para camat di wilayah kerja perusahaan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi SMGP terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia berharap sinergi antara perusahaan, pelaku usaha, dan pemerintah terus diperkuat.
Tak hanya menyentuh aspek ekonomi, PT SMGP juga aktif di bidang pendidikan dan lingkungan. Pada Sabtu (19/7), perusahaan menggelar sosialisasi lingkungan panas bumi dan penanaman pohon di SMPN 1 Puncak Sorik Marapi. Kegiatan ini dihadiri oleh 117 siswa, 26 guru, dan jajaran manajemen PT SMGP, termasuk Ali Sahid dan Ngalim, serta tim HSE dan lingkungan.
Dalam kegiatan yang juga menjadi bagian dari program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini, siswa mendapatkan edukasi tentang panas bumi, dampak dan manfaatnya, serta cara mitigasi dampak negatif.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan sekolah hijau, PT SMGP menyerahkan 300 bibit pohon kayu manis untuk ditanam bersama para siswa dan guru.
Kepala sekolah SMPN 1, Saharni SPd, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan SMGP yang konsisten hadir dalam kegiatan edukatif dan lingkungan. Ia berharap sekolahnya dapat meraih penghargaan Adiwiyata berkat dukungan tersebut.
“Kontribusi PT SMGP bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam peningkatan pengetahuan, semangat belajar, dan kepedulian lingkungan. Ini adalah bentuk nyata dukungan untuk sekolah hijau dan generasi yang lebih sadar lingkungan,” ujar Saharni.***
Dengan mendukung pelaku UMKM lokal dan mendorong pendidikan lingkungan di sekolah, PT SMGP tidak hanya membangun energi brsih panas bumi, tetapi juga membangun masa depan masyarakat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini


















