Berita Geothermal — PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) bersiap melaksanakan eksplorasi Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kotamobagu yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara. Lokasi WKP ini mencakup wilayah Kabupaten Minahasa dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dan memiliki potensi energi panas bumi sebesar 280 megawatt (MW).
Sebagai bagian dari persiapan eksplorasi, jajaran PGE Kotamobagu yang dipimpin Direktur Novi Purwono melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur pada Kamis (15/5/2025). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, di Kantor Bupati. Hadir pula dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, Sekda Moh. Iksan Pangalima, dan jajaran pejabat daerah lainnya.
Dalam pertemuan itu, Novi menegaskan pentingnya membangun sinergi sejak awal dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan proyek panas bumi. Menurutnya, komunikasi terbuka menjadi kunci agar proses eksplorasi berjalan lancar dan mendapat pemahaman yang baik dari masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah eksplorasi diawali dengan komunikasi terbuka bersama Pemerintah Daerah. Dukungan dari Pemkab Boltim sangat kami harapkan,” ujar Novi.
Salah satu rencana konkret yang dibahas adalah pelaksanaan sosialisasi langsung kepada masyarakat desa-desa yang berada dalam zona eksplorasi. Langkah ini bertujuan untuk membangun pemahaman bersama dan mencegah resistensi sosial di lapangan.
“Sosialisasi lapangan ini penting agar masyarakat tidak terkejut ketika ada aktivitas persiapan eksplorasi,” tambahnya.
Bupati Oskar menyambut baik rencana investasi ini. Ia menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap investasi yang memberikan dampak positif bagi daerah, selama dilakukan secara transparan dan partisipatif.
“Kami mendukung program investasi seperti ini selama pelaksanaannya mengedepankan komunikasi yang baik dan melibatkan masyarakat secara aktif,” tegas Oskar.
Sebagai informasi, WKP Kotamobagu resmi ditugaskan kepada PGE berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 14.K/EK.01/MEM.E/2022. Kawasan ini merupakan sistem hidrotermal vulkanik dengan entalpi tinggi, menjadikannya lokasi yang sangat potensial untuk pengembangan energi panas bumi.
Dalam pengembangan WKP Kotamobagu, PGE bekerja sama dengan dua mitra strategis internasional, yakni Chevron New Energies International dan Mubadala Energy. Energi listrik yang dihasilkan nantinya tidak hanya akan menyuplai kebutuhan domestik, tetapi juga berpotensi menjadi sumber listrik bagi produksi hidrogen atau amonia rendah karbon, yang mendukung agenda transisi energi nasional.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini





















