• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Geothermal

PGE dan PLN IP Kembangkan Pembangkit Panas Bumi 45 MW, Potensi Proyek Capai 230 MW

Bulan Tresyana by Bulan Tresyana
28 Agustus 2026
in Geothermal
A A
0
PGE dan PLN IP Kembangkan Pembangkit Panas Bumi 45 MW, Potensi Proyek Capai 230 MW
Share Share ShareShareShare

Jakarta, Beritageothermal.com – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) dan PT PLN Indonesia Power menyepakati pembelian tenaga listrik dari dua proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dengan total kapasitas 45 megawatt (MW).

Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi bersih dan andal di Indonesia.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam penandatanganan Letter of Intent (LoI) dalam rangkaian The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, 19 Agustus 2026.

RelatedPosts

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

LoI mencakup pengembangan Ulubelu Binary (Bottoming) Unit berkapasitas 30 MW di Lampung serta Lahendong Binary (Bottoming) Unit berkapasitas 15 MW di Sulawesi Utara.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta bersama Direktur Utama PGE Ahmad Yani.

Bernadus mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi untuk mengoptimalkan potensi panas bumi Indonesia menjadi sumber energi bersih yang dapat diandalkan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

“Indonesia memiliki potensi panas bumi yang sangat besar. Melalui kolaborasi PLN IP dan PGE pada Lahendong dan Ulubelu, kami ingin mengoptimalkan potensi tersebut menjadi energi bersih yang andal sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional,” ujar Bernadus dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).

Manfaatkan Sisa Panas Fluida Geothermal

Kedua proyek tersebut akan mengandalkan teknologi bottoming untuk memanfaatkan panas dari fluida panas bumi atau brine yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal.

Melalui teknologi tersebut, panas yang masih tersisa setelah proses pembangkitan pada pembangkit panas bumi eksisting dapat diolah kembali untuk menghasilkan tambahan listrik bersih.

Pengembangan dengan teknologi ini juga memungkinkan peningkatan kapasitas pembangkitan tanpa sepenuhnya bergantung pada pembukaan atau pengembangan lapangan panas bumi baru.

Selain dua proyek yang memiliki total kapasitas 45 MW, pipeline perencanaan kerja sama strategis antara PLN Indonesia Power dan PGE mencatat potensi pengembangan pembangkit panas bumi hingga sekitar 230 MW.

Menurut Bernadus, percepatan transisi energi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Sinergi antara pemerintah, PLN, pengembang, investor, dan pelaku industri diperlukan untuk mempercepat pembangunan pembangkit energi bersih.

“Sinergi antara PLN, PLN Indonesia Power, PGE, pemerintah, investor, dan seluruh pelaku industri menjadi kunci untuk mempercepat hadirnya pembangkit bersih yang andal dan berkelanjutan,” katanya.

Pemerintah Dorong Pengembangan Panas Bumi

Pengembangan panas bumi juga menjadi perhatian pemerintah seiring besarnya potensi energi geothermal yang dimiliki Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, potensi panas bumi Indonesia harus dikonversi menjadi energi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Bahlil, Indonesia memiliki sumber daya panas bumi yang besar, tetapi pemanfaatannya masih membutuhkan percepatan serta kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

“Potensi itu tidak boleh hanya tersimpan di dalam bumi atau berhenti menjadi angka. Energinya harus kita hadirkan menjadi listrik yang memberi manfaat bagi masyarakat, menggerakkan ekonomi, dan memperkuat kemandirian energi bangsa,” ujar Bahlil dalam IIGCE 2026.

Bahlil menegaskan, pemerintah tidak dapat mengembangkan sektor panas bumi secara sendiri tanpa dukungan pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kuncinya adalah kolaborasi. Ketika regulator, PLN, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama, saya yakin kekayaan panas bumi Indonesia dapat kita optimalkan menjadi energi bersih yang andal dan menjadi kekuatan Indonesia di masa depan,” katanya.

Panas Bumi Bisa Pasok Listrik 24 Jam

Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi menilai panas bumi memiliki keunggulan sebagai sumber energi yang mampu memasok listrik secara terus-menerus.

ADVERTISEMENT

Hal itu menjadi penting dalam pengembangan sistem energi nasional karena pembangkit panas bumi dapat beroperasi sebagai sumber listrik yang andal, tidak bergantung sepenuhnya pada kondisi cuaca seperti sejumlah sumber energi terbarukan lainnya.

Eniya juga menyinggung momentum 100 tahun pengembangan panas bumi di Indonesia, yang ditandai dengan pengeboran pertama di Kamojang pada 1926.

Menurut dia, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa panas bumi memiliki kapasitas untuk menjadi salah satu sumber energi bersih yang berkelanjutan sekaligus mendukung kemandirian energi nasional.

“Dari Kamojang, kita melihat bahwa geothermal memiliki kekuatan untuk menjadi energi bersih yang andal, berkelanjutan, dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian energi,” pungkas Eniya.*

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: EBTKEPembangkit Panas Bumi 45 MWPT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE)PT PLN Indonesia Power
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PLTP Gunung Ungaran Ditargetkan 55 MW, WKP Capai 29.800 Hektare di Semarang-Kendal

Next Post

Pusat Konservasi Elang Kamojang Raih Penghargaan HKAN 2026, Bukti Panas Bumi Bisa Selaras dengan Alam

Related Posts

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026
UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

9 Oktober 2026
PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

7 Oktober 2026
Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026
Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

5 Oktober 2026
PGE Mulai Bor Sumur Kedua untuk PLTP Lumut Balai Unit 3

PGE Mulai Bor Sumur Kedua untuk PLTP Lumut Balai Unit 3

24 September 2026
Next Post
Pusat Konservasi Elang Kamojang Raih Penghargaan HKAN 2026, Bukti Panas Bumi Bisa Selaras dengan Alam

Pusat Konservasi Elang Kamojang Raih Penghargaan HKAN 2026, Bukti Panas Bumi Bisa Selaras dengan Alam

Diskusi Publik GMNI UIN Jakarta Bahas Geothermal, Lahan, dan HAM: “Mengurai Konflik, Mendorong Solusi Berkelanjutan”

Diskusi Publik GMNI UIN Jakarta Bahas Geothermal, Lahan, dan HAM: "Mengurai Konflik, Mendorong Solusi Berkelanjutan"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bupati Flores Timur Minta Pengembangan Geothermal Oka Ile Ange Tak Abaikan Lingkungan

Bupati Flores Timur Minta Pengembangan Geothermal Oka Ile Ange Tak Abaikan Lingkungan

24 September 2026
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

19 Oktober 2026
Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026
PLTP Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

PGE Bor Lima Sumur Sepanjang 2026, Perkuat Keandalan Aset dan Pengembangan Potensi Panas Bumi

13 Oktober 2026
PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

9 Oktober 2026

Recent News

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

19 Oktober 2026
Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026
PLTP Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

PGE Bor Lima Sumur Sepanjang 2026, Perkuat Keandalan Aset dan Pengembangan Potensi Panas Bumi

13 Oktober 2026
PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

9 Oktober 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In