• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Geothermal

Indonesia Punya Potensi Panas Bumi 23,2 GW, Bahlil Minta Konsesi Tak Ditahan

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
21 Agustus 2026
in Geothermal
A A
0
Indonesia Punya Potensi Panas Bumi 23,2 GW, Bahlil Minta Konsesi Tak Ditahan

Dok.Foto : ESDM

Share Share ShareShareShare

Jakarta, Beritageothermal.com – Indonesia punya modal besar untuk mengembangkan energi panas bumi. Namun, besarnya potensi tersebut belum sejalan dengan kapasitas yang sudah dimanfaatkan.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat potensi panas bumi Indonesia mencapai 23.202,77 megawatt (MW) atau sekitar 23,2 gigawatt (GW). Dari angka tersebut, kapasitas terpasang baru mencapai 2.776,39 MW atau sekitar 11,6 persen.

Artinya, hampir 90 persen potensi panas bumi Indonesia masih belum dimanfaatkan secara optimal.

RelatedPosts

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

PGE Mulai Bor Sumur Kedua untuk PLTP Lumut Balai Unit 3

Kesenjangan tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta. Pemerintah kini mendorong percepatan pengembangan panas bumi melalui pembenahan regulasi, pemberian insentif, serta mendorong pengembang segera merealisasikan konsesi yang telah diperoleh.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan posisi Indonesia sebenarnya sangat kuat dari sisi sumber daya panas bumi.

“Indonesia adalah negara nomor satu di dunia yang mempunyai resource terhadap geotermal. Kita nomor satu, tetapi dalam implementasinya kita itu nomor dua, Amerika masih nomor satu,” kata Bahlil saat membuka IIGCE 2026 di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Potensi Besar, Pemanfaatan Masih Rendah

Data ESDM menunjukkan Indonesia memiliki sumber daya panas bumi yang sangat besar. Namun, kapasitas pembangkit yang telah terpasang masih jauh dari total potensi yang tersedia.

Kondisi itu menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi sumber daya dengan realisasi proyek di lapangan. Pemerintah menilai percepatan diperlukan agar panas bumi tidak hanya menjadi sumber daya yang tersimpan, tetapi dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap kebutuhan energi nasional.

Pengembangan panas bumi juga ditempatkan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi Indonesia.

Bahlil mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah meminta pemerintah mencari berbagai terobosan untuk mengembangkan sumber energi alternatif. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi impor, terutama di tengah dinamika geopolitik dan perubahan harga energi global.

Regulasi dan Investasi Jadi Perhatian

Menurut Bahlil, percepatan pengembangan panas bumi membutuhkan kerja sama antara pemerintah sebagai regulator dan pelaku usaha sebagai pengembang.

Pemerintah pun mulai mengevaluasi sejumlah regulasi yang dianggap masih menjadi hambatan. Beberapa tahapan telah dipangkas, sementara aturan lain masih dalam proses pembenahan.

“Tidak ada cara lain untuk melakukan percepatan implementasi geotermal supaya bisa menjadi listrik ataupun menjadi yang lain, adalah harus ada kolaborasi antara pengusaha dan regulator,” ujarnya.

Selain persoalan regulasi, aspek keekonomian proyek juga menjadi tantangan.

Bahlil menyebut nilai keekonomian panas bumi kini berada di kisaran 9,5 sen dolar AS per kilowatt hour (kWh). Namun, angka tersebut masih dianggap belum cukup menarik bagi sebagian pelaku usaha untuk mengembangkan proyek secara agresif.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah instrumen dukungan, termasuk insentif perpajakan. Pemerintah juga menyiapkan revisi PP Nomor 7 Tahun 2017 yang antara lain diarahkan untuk mendukung pemanfaatan tidak langsung panas bumi serta meningkatkan tingkat pengembalian investasi.

Selain itu, pemerintah menyiapkan revisi Perpres Nomor 112 Tahun 2022 sebagai bagian dari upaya mempercepat pengembangan energi baru dan terbarukan.

Bahlil Tegur Pengusaha soal Konsesi

ADVERTISEMENT

Tak hanya meminta pemerintah bergerak, Bahlil juga menyoroti sisi pengembang. Ia meminta perusahaan yang telah mendapatkan konsesi panas bumi tidak membiarkan wilayah tersebut tanpa perkembangan proyek.

Menurutnya, konsesi yang sudah diberikan harus segera ditindaklanjuti dengan kegiatan nyata agar pengembangan panas bumi tidak berjalan lambat.

“Bagi teman-teman pengusaha yang sudah mendapatkan konsesi harus juga cepat. Jangan konsesinya ditahan. Kalau ditahan itu juga memperlambat,” katanya.

Bahlil juga menyoroti praktik pengajuan penghentian sementara maupun permintaan perpanjangan izin secara berulang. Menurut dia, persoalan tersebut perlu diperhatikan, khususnya ketika keterlambatan proyek berkaitan dengan kesiapan teknologi maupun pembiayaan.

Pemerintah menginginkan wilayah panas bumi yang telah diberikan kepada pengembang benar-benar menghasilkan proyek yang memberikan manfaat bagi sistem energi nasional.

Dua Izin Panas Bumi Diserahkan

Komitmen mempercepat pengembangan panas bumi juga terlihat dalam agenda IIGCE 2026.

Pada forum tersebut, pemerintah menyerahkan Izin Panas Bumi (IPB) kepada PT PLN (Persero) untuk Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran serta PT Telaga Rano Geothermal untuk WKP Telaga Ranu.

Selain itu, pemerintah menyiapkan penawaran lima WKP dan tujuh Wilayah Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (WPSPE) sepanjang 2026.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang investasi sekaligus memperluas basis pengembangan panas bumi nasional.

Panas Bumi Tak Hanya untuk Listrik

Pemerintah juga mulai mendorong pemanfaatan panas bumi di luar pembangkitan listrik.

Data Kementerian ESDM menunjukkan panas bumi telah dimanfaatkan untuk sejumlah kegiatan produktif, termasuk pengeringan kopi di Kamojang, pengolahan gula aren di Lahendong, serta pengembangan ekstraksi mineral dari kegiatan panas bumi di Dieng.

Pemanfaatan langsung tersebut membuka peluang agar panas bumi tidak hanya dipandang sebagai sumber listrik, tetapi juga sebagai energi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan industri.

Dengan potensi mencapai 23,2 GW dan kapasitas terpasang yang baru sekitar 2,8 GW, ruang pengembangan panas bumi Indonesia masih sangat besar.

Tantangannya kini adalah memastikan potensi tersebut dapat diterjemahkan menjadi proyek nyata. Pemerintah mendorong pembenahan regulasi dan insentif, sementara pengembang diminta mempercepat realisasi konsesi yang telah dimiliki.

Jika berbagai hambatan tersebut dapat diselesaikan, panas bumi berpeluang memainkan peran lebih besar dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung transisi Indonesia menuju energi yang lebih bersih.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: Bahlil LahadaliaEnergi Geothermalgeothermal Indonesiaiigce 2026Menteri ESDMpanas bumi Indonesiapotensi panas bumi Indonesia
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Genap 100 Tahun, Ini Alasan ADPPI Usulkan KMJ-3 Kamojang Jadi Warisan Panas Bumi Nasional

Next Post

IIGCE 2026 Rampung, ADPPI Ungkap Kesan dan Apresiasi untuk Julfi Hadi

Related Posts

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026
Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

5 Oktober 2026
PGE Mulai Bor Sumur Kedua untuk PLTP Lumut Balai Unit 3

PGE Mulai Bor Sumur Kedua untuk PLTP Lumut Balai Unit 3

24 September 2026
100 Tahun Panas Bumi Nasional, PGE Bidik Peran Strategis Energi Baseload di Era Data Center dan AI

100 Tahun Panas Bumi Nasional, PGE Bidik Peran Strategis Energi Baseload di Era Data Center dan AI

12 September 2026
DEN Soroti Potensi Panas Bumi RI, Gunung Lawu Jadi Salah Satu Wilayah Prospektif

DEN Soroti Potensi Panas Bumi RI, Gunung Lawu Jadi Salah Satu Wilayah Prospektif

8 September 2026
ESDM Lelang 14 Wilayah Panas Bumi, Total Target Kapasitas Capai 732 MW

ESDM Lelang 14 Wilayah Panas Bumi, Total Target Kapasitas Capai 732 MW

3 September 2026
Next Post
IIGCE 2026 Rampung, ADPPI Ungkap Kesan dan Apresiasi untuk Julfi Hadi

IIGCE 2026 Rampung, ADPPI Ungkap Kesan dan Apresiasi untuk Julfi Hadi

Ahmad Yani Pimpin API/INAGA 2026-2029, Fokus Perkuat Keekonomian dan Investasi Panas Bumi

Ahmad Yani Pimpin API/INAGA 2026-2029, Fokus Perkuat Keekonomian dan Investasi Panas Bumi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

29 September 2026
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Profil Yudistian Yunis: Menapaki Karier dari Geologi hingga Menakhodai Geo Dipa Energi

Profil Yudistian Yunis: Menapaki Karier dari Geologi hingga Menakhodai Geo Dipa Energi

15 Juni 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

5 Oktober 2026
Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026
Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

5 Oktober 2026
PGE Lahendong Jaga Yaki Berstatus Kritis Sambil Kembangkan Aren untuk Masyarakat

PGE Lahendong Jaga Yaki Berstatus Kritis Sambil Kembangkan Aren untuk Masyarakat

1 Oktober 2026

Recent News

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

5 Oktober 2026
Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026
Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

5 Oktober 2026
PGE Lahendong Jaga Yaki Berstatus Kritis Sambil Kembangkan Aren untuk Masyarakat

PGE Lahendong Jaga Yaki Berstatus Kritis Sambil Kembangkan Aren untuk Masyarakat

1 Oktober 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In