• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Rabu, Oktober 14, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Geothermal

Menjelang 100 Tahun Panas Bumi Indonesia, PGEO Optimistis Jadi Kekuatan Utama Energi Bersih Nasional

Bulan Tresyana by Bulan Tresyana
24 Agustus 2026
in Geothermal
A A
0
13 PLTU Batubara Dipensiunkan, Ketua Umum ADPPI Hasanuddin Soroti Energi Panas Bumi sebagai Pengganti Ideal

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang/Dok. BG

Share Share ShareShareShare

Jakarta, Beritageothermal.com – Menjelang 100 tahun perjalanan panas bumi Indonesia, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melihat masa depan energi panas bumi dengan optimisme. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan sejumlah langkah strategis PGEO, mulai dari percepatan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu Bottoming Unit (BU) dan PLTP Lahendong BU hingga penerimaan mandat survei potensi panas bumi di Cubadak Panti, Sumatra Barat.

Tiga agenda strategis itu diwujudkan dalam gelaran The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta melalui penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) antara PT PLN (Persero) dengan konsorsium PGEO dan PT PLN Indonesia Power (PLN IP).

RelatedPosts

UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

LoI tersebut mencakup rencana pengembangan PLTP Ulubelu BU berkapasitas 30 megawatt (MW) dan PLTP Lahendong BU berkapasitas 15 MW. Pada momentum yang sama, PGEO menerima Surat Keputusan (SK) Menteri ESDM mengenai penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) panas bumi di wilayah Cubadak Panti.

Bagi PGEO, rangkaian capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat pengembangan panas bumi nasional sekaligus mendukung ambisi perusahaan menjadi world leading geothermal producer.

Direktur Utama PGEO Ahmad Yani mengatakan pengembangan Ulubelu BU dan Lahendong BU merupakan bagian dari strategi perusahaan mengoptimalkan aset panas bumi yang telah beroperasi.

PLTP Ulubelu di Lampung dan PLTP Lahendong di Sulawesi Utara selama ini menjadi bagian penting dalam penyediaan listrik di masing-masing wilayah. Melalui pengembangan unit tambahan, PGEO bersama PLN IP berupaya memaksimalkan energi panas yang masih tersisa dari pembangkit eksisting untuk menghasilkan tambahan listrik.

“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan energi yang memberdayakan masyarakat,” kata Ahmad Yani dalam keterbukaan informasi, Jumat (21/8/2026).

Optimalkan Panas Sisa

PLTP Ulubelu BU dan PLTP Lahendong BU dikembangkan menggunakan teknologi binary atau bottoming cycle. Teknologi tersebut memungkinkan panas sisa dari operasi pembangkit panas bumi eksisting dimanfaatkan kembali untuk menghasilkan energi listrik tambahan.

Pengembangan kedua proyek itu sejalan dengan salah satu strategi pertumbuhan PGEO, yakni mengoptimalkan aset eksisting agar dapat menghasilkan kapasitas listrik tambahan tanpa harus sepenuhnya membangun pembangkit baru dari awal.

Sebelumnya, konsorsium PGEO dan PLN IP telah menyepakati tarif listrik dengan PLN selaku offtaker. Kesepakatan tarif untuk PLTP Ulubelu BU dicapai pada Desember 2025, sedangkan PLTP Lahendong BU pada April 2026.

Penandatanganan LoI kemudian menjadi tahapan lanjutan menuju pengembangan kedua proyek tersebut.

Tahapan berikutnya mencakup pendirian perusahaan patungan atau joint venture, penyusunan Power Purchase Agreement (PPA), serta proses Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC).

Kedua pembangkit tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial atau Commercial Operation Date (COD) pada 2028.

PGEO Dapat Mandat Eksplorasi Cubadak Panti

Selain mempercepat optimalisasi aset eksisting, PGEO juga memperluas portofolio eksplorasi panas bumi. Dalam IIGCE 2026, perusahaan menerima SK Menteri ESDMNomor 176.K/EK.04/MEM.E/2026 tentang Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) Panas Bumi di wilayah Cubadak Panti, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat.

Penugasan tersebut menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi sekaligus membuktikan potensi sumber daya panas bumi di wilayah tersebut.

PGEO sebelumnya menempati peringkat pertama dalam proses seleksi kompetitif yang diselenggarakan Kementerian ESDM dengan nilai 87,01.

Wilayah PSPE Cubadak Panti memiliki luas sekitar 29.897 hektare. Berdasarkan data awal, kawasan tersebut diperkirakan menyimpan potensi cadangan panas bumi sekitar 77 megawatts electric (MWe).

Jika potensi tersebut terbukti melalui tahapan survei dan eksplorasi, kapasitas tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 40.000 rumah tangga.

Ahmad Yani mengapresiasi kepercayaan pemerintah kepada PGEO untuk menjalankan mandat eksplorasi tersebut. Menurut dia, penugasan itu menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pencapaian target Net Zero Emission 2060 sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

ADVERTISEMENT

Pengembangan potensi Cubadak Panti juga dinilai sejalan dengan komitmen Provinsi Sumatra Barat sebagai Green Province.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, PGE akan melaksanakan mandat ini agar dapat mengubah potensi panas bumi Cubadak Panti menjadi manfaat yang berkelanjutan dan bernilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

Menuju Satu Abad Panas Bumi Indonesia

Rangkaian capaian tersebut menjadi semakin strategis di tengah momentum Indonesia menuju satu abad perjalanan pengembangan panas bumi.

Setelah hampir satu abad membangun fondasi industri panas bumi, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan pemanfaatan energi dari dalam bumi sebagai salah satu pilar energi bersih nasional.

Bagi PGEO, momentum tersebut menjadi dorongan untuk menjaga keandalan pembangkit yang telah beroperasi sekaligus mempercepat pembangunan kapasitas baru.

Sejumlah proyek strategis saat ini tengah dikembangkan PGEO, di antaranya PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4 di Sumatra Selatan, PLTP Hululais Unit 1 dan 2 di Bengkulu, PLTP Lahendong Unit 7-8 dan Binary Unit di Sulawesi Utara, serta proyek Gunung Tiga di Lampung.

Menjelang 100 tahun perjalanan panas bumi Indonesia, PGEO melihat masa depan dengan optimisme. Jika satu abad pertama menjadi perjalanan untuk membangun dan membuktikan potensi panas bumi Indonesia, maka abad berikutnya menjadi kesempatan untuk menjadikannya sebagai salah satu kekuatan utama energi bersih nasional.

PGEO pun berkomitmen menjaga keandalan operasi, mempercepat pengembangan proyek, serta memperluas manfaat panas bumi agar energi yang berasal dari bumi Indonesia dapat menjadi penggerak kemajuan bangsa.

“Inilah kontribusi kami untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tandas Ahmad Yani.*

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: 100 Tahun Panas Bumi IndonesiaGeothermalPanas BumiPertamina Geothermal EnergyPLTP Kamojangproyek panas bumi LahedongUlubelu geothermal
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Pemkab Garut Terima Penghargaan IIGCE 2026 atas Komitmen Pengembangan serta Pemanfaatan Panas Bumi

Next Post

MCI Group Perkuat Bisnis Berkelanjutan, dari Tambang hingga Energi Panas Bumi

Related Posts

UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

9 Oktober 2026
PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

7 Oktober 2026
Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026
Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

Geo Dipa Ungkap Investasi Hijau US$60 Miliar, Panas Bumi Jadi Mesin Ekonomi

5 Oktober 2026
PGE Mulai Bor Sumur Kedua untuk PLTP Lumut Balai Unit 3

PGE Mulai Bor Sumur Kedua untuk PLTP Lumut Balai Unit 3

24 September 2026
100 Tahun Panas Bumi Nasional, PGE Bidik Peran Strategis Energi Baseload di Era Data Center dan AI

100 Tahun Panas Bumi Nasional, PGE Bidik Peran Strategis Energi Baseload di Era Data Center dan AI

12 September 2026
Next Post
MCI Group Perkuat Bisnis Berkelanjutan, dari Tambang hingga Energi Panas Bumi

MCI Group Perkuat Bisnis Berkelanjutan, dari Tambang hingga Energi Panas Bumi

PLTP Gunung Ungaran Ditargetkan 55 MW, WKP Capai 29.800 Hektare di Semarang-Kendal

PLTP Gunung Ungaran Ditargetkan 55 MW, WKP Capai 29.800 Hektare di Semarang-Kendal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

9 Oktober 2026
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

7 Oktober 2026
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
PLTP Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

PGE Bor Lima Sumur Sepanjang 2026, Perkuat Keandalan Aset dan Pengembangan Potensi Panas Bumi

13 Oktober 2026
PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

9 Oktober 2026
UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

9 Oktober 2026
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

7 Oktober 2026

Recent News

PLTP Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

PGE Bor Lima Sumur Sepanjang 2026, Perkuat Keandalan Aset dan Pengembangan Potensi Panas Bumi

13 Oktober 2026
PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

PLTP Rajabasa Lampung Ditargetkan Mulai Konstruksi 2027, Serap 2.000 Pekerja

9 Oktober 2026
UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

UNTR Perkuat Bisnis Energi Terbarukan, Proyek Panas Bumi SERD Berpeluang Capai 220 MW

9 Oktober 2026
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

7 Oktober 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In