Semarang, Beritageothermal.com – Pemerintah menyiapkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran, Jawa Tengah, dengan rencana kapasitas pembangkitan mencapai 55 megawatt (MW). Wilayah kerja panas bumi (WKP) proyek ini mencakup Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal.
Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dinas ESDM Jawa Tengah, Dwi Suryono, mengatakan WKP Gunung Ungaran memiliki luas sekitar 29.800 hektare.
Menurut Dwi, proyek tersebut masih berada pada tahap awal pengembangan. Pemerintah telah memberikan penugasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko kepada PT PLN pada 11 Juni 2026 melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
“WKP Gunung Ungaran, ini berada di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Semarang dan Kendal. Kemudian dengan luas kurang lebih 29.800 hektar dengan rencana pengembangan pembangkit yaitu sebesar 55 MW,” ujar Dwi, Rabu (26/8/2026).
Meski penugasan perizinan telah diterbitkan, pembangunan PLTP Gunung Ungaran belum masuk tahap produksi listrik. Masih terdapat sejumlah proses yang harus diselesaikan sebelum kegiatan eksplorasi dilakukan.
Salah satu tahapan yang perlu dipenuhi berkaitan dengan kelengkapan perizinan dan persyaratan teknis di wilayah kerja. Di antaranya penyesuaian dengan rencana detail tata ruang (RDTR), perizinan lingkungan, hingga urusan lahan, baik berupa pembebasan maupun penyewaan apabila dibutuhkan.
Setelah berbagai persyaratan tersebut terpenuhi, pengembangan dapat berlanjut ke tahap pengeboran eksplorasi. Tahap ini menjadi bagian penting untuk memastikan keberadaan serta potensi cadangan panas bumi yang berada di bawah permukaan.
Pengeboran eksplorasi dilakukan pada titik-titik yang dinilai memiliki indikasi sumber daya panas bumi. Hasil pengeboran nantinya menjadi salah satu dasar untuk mengetahui apakah potensi tersebut layak dikembangkan menjadi pembangkit listrik.
Dwi juga membenarkan bahwa rencana pengembangan PLTP Gunung Ungaran mencakup wilayah di dua kabupaten. Namun, ia belum mengungkap secara spesifik lokasi yang nantinya menjadi titik pembangunan fasilitas proyek.
Pengembangan panas bumi Gunung Ungaran menjadi bagian dari upaya pemanfaatan energi baru terbarukan di Jawa Tengah. Dengan rencana kapasitas 55 MW, proyek tersebut nantinya diharapkan dapat menambah pasokan listrik dari sumber energi panas bumi sekaligus mendukung pengembangan energi rendah emisi.
Untuk saat ini, proyek masih berada dalam rangkaian proses awal sehingga realisasi pembangkitan listrik masih menunggu penyelesaian berbagai tahapan teknis, perizinan, dan eksplorasi.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini


















