• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Pakar UGM Pri Utami Usulkan 5 Langkah Strategis untuk Pemanfaatan Panas Bumi Flores

Enjang by Enjang
5 Mei 2025
in Berita
A A
0
Pakar UGM Pri Utami Usulkan 5 Langkah Strategis untuk Pemanfaatan Panas Bumi Flores

Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D., IPM/Majalah Kagama Online

Share Share ShareShareShare

Berita Geothermal – Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan potensi panas bumi yang sangat besar. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terdapat lebih dari 30 titik potensi panas bumi dengan total daya mencapai sekitar 900 megawatt. Sejak 2017, Flores bahkan telah resmi ditetapkan sebagai “Pulau Panas Bumi”, menjadikannya salah satu wilayah strategis dalam peta transisi energi nasional.

Namun, pemanfaatan sumber energi bersih ini belum berjalan optimal. Hingga kini, kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang beroperasi di Flores baru mencapai 18 megawatt listrik (MWe). Angka ini hanya mencakup kurang dari 25 persen kebutuhan listrik NTT, sementara lebih dari 75 persen sisanya masih bergantung pada bahan bakar fosil yang harus didatangkan dari luar wilayah. Kondisi ini tidak hanya menghambat kemandirian energi, tetapi juga membebani anggaran negara—dengan subsidi dan kompensasi bahan bakar minyak mencapai Rp790 miliar per tahun.

Dalam forum bersama Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM serta Gubernur NTT, pakar panas bumi dari Universitas Gadjah Mada, Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D., IPM, menyatakan bahwa pengembangan panas bumi memang tidak selalu berjalan mulus. Salah satu tantangan utama adalah resistensi masyarakat akibat kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan potensi hilangnya mata pencaharian.

RelatedPosts

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

“Sentimen ini kerap dipicu oleh kurangnya komunikasi terbuka antara pemangku kepentingan dan warga, serta minimnya pemahaman teknis masyarakat mengenai energi panas bumi,” ujar Pri Utami.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pri Utami menyampaikan lima langkah strategis yang perlu diambil agar pengembangan energi panas bumi dapat berjalan berkelanjutan dan inklusif:

  1. Pendekatan Budaya
    Menurutnya, proyek energi harus menghormati nilai-nilai lokal yang selama ini menjaga harmoni antara manusia dan alam. “Jika nilai-nilai budaya diabaikan, resistensi sosial akan sulit dihindari,” ungkapnya. Oleh karena itu, integrasi antara adat istiadat setempat dan upaya pelestarian alam harus menjadi bagian dari perencanaan awal proyek.
  2. Sinergi dengan Ekonomi Lokal
    Ia menekankan pentingnya pemetaan aktivitas ekonomi masyarakat sebelum proyek dimulai. Energi panas bumi tidak boleh berdiri sendiri, tetapi harus bersinergi dengan sektor-sektor seperti pariwisata, pertanian, dan industri kreatif. “Dengan begitu, proyek ini tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang memperkuat ketahanan komunitas lokal,” jelasnya.
  3. Regulasi Pemanfaatan Langsung
    Pri Utami menyerukan perlunya regulasi khusus untuk mendukung pemanfaatan langsung energi panas bumi—misalnya untuk pemanas ruangan, pertanian, atau spa—yang dapat membuka lebih banyak lapangan kerja dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
  4. Pendidikan Berbasis Lokal
    Menurutnya, pendidikan adalah kunci untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap sumber daya energi di wilayah masing-masing. Edukasi tentang panas bumi perlu dimasukkan dalam muatan lokal di sekolah, termasuk pengenalan geologi dan potensi energi terbarukan. “Anak muda yang memahami potensi daerahnya akan menjadi agen perubahan yang berdaya,” ujarnya.
  5. Keterbukaan Informasi Lingkungan
    Terakhir, Pri menekankan pentingnya transparansi data lingkungan, mulai dari kondisi awal sebelum proyek hingga hasil pemantauan berkala. Hal ini dinilai krusial untuk membangun kepercayaan masyarakat dan memungkinkan pengawasan partisipatif yang objektif. “Pengawasan partisipatif hanya mungkin terjadi bila data terbuka untuk publik,” pungkasnya.

Dengan lima strategi tersebut, diharapkan pengembangan panas bumi di Flores tidak hanya berorientasi pada output energi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat sekitar. Pemanfaatan potensi besar ini membutuhkan pendekatan holistik demi mencapai transisi energi yang adil dan berkelanjutan.***

Sumber: UGM

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: FloresGeothermalNTTPanas Bumipanas bumi FloresPri UtamiUGM
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Panen Raya Kacang Tanah di Sekitar PLTP Atadei, Wujud Kolaborasi PLN dan Petani Lembata

Next Post

Transformasi Ekonomi Lokal Kamojang Lewat Inovasi Digital “Rangers App” Berbasis Energi Hijau

Related Posts

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026
PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

30 Juni 2026
PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

27 Juni 2026
Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

19 Juni 2026
Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

19 Juni 2026
Next Post
Transformasi Ekonomi Lokal Kamojang Lewat Inovasi Digital “Rangers App” Berbasis Energi Hijau

Transformasi Ekonomi Lokal Kamojang Lewat Inovasi Digital “Rangers App” Berbasis Energi Hijau

Pemboran Panas Bumi Seulawah Dijadwalkan Agustus 2025, Pemprov Aceh Nyatakan Dukungan Penuh

Pemboran Panas Bumi Seulawah Dijadwalkan Agustus 2025, Pemprov Aceh Nyatakan Dukungan Penuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

7 Juli 2026
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026

Recent News

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

7 Juli 2026
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In