Jakarta, Berita Geothermal – Pengembangan energi bersih di Indonesia tidak lepas dari peran perusahaan swasta nasional. Salah satu pemain utama di sektor ini adalah Medco Power Indonesia, perusahaan pembangkit listrik swasta yang kini mengoperasikan ribuan megawatt kapasitas listrik di berbagai wilayah Indonesia.
Dikutip dari laman resmi, Senin (16/03) Perusahaan yang berdiri pada 2004 ini dikenal sebagai Independent Power Producer (IPP) sekaligus penyedia jasa operasi dan pemeliharaan pembangkit listrik. Dalam lebih dari dua dekade terakhir, Medco Power telah mengoperasikan pembangkit listrik dengan total kapasitas lebih dari 3.100 megawatt (MW) yang tersebar di sedikitnya 15 lokasi di Indonesia.
Salah satu proyek terbaru perusahaan adalah pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen di Jawa Timur.
PLTP Ijen, Pembangkit Panas Bumi Pertama di Jawa Timur
Melalui anak perusahaannya, PT Medco Cahaya Geothermal, Medco Power mengembangkan proyek PLTP Ijen yang resmi memasuki tahap Commercial Operation Date (COD) pada 7 Februari 2025.
Pada tahap awal operasionalnya, pembangkit ini memiliki kapasitas 35 MW dari total kapasitas yang direncanakan mencapai 110 MW. Energi listrik yang dihasilkan disalurkan ke sistem jaringan listrik Jawa melalui perjanjian jual beli tenaga listrik selama 30 tahun dengan PT PLN (Persero).
PLTP Ijen juga dilengkapi dengan pembangunan 83 menara transmisi serta jaringan transmisi bertegangan 150 kilovolt (kV). Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting untuk mendukung stabilitas sistem kelistrikan Jawa-Bali.
Dengan kapasitas awal yang telah beroperasi, pembangkit ini diperkirakan mampu memasok listrik bagi sekitar 85.000 rumah tangga.
Portofolio Proyek Energi di Berbagai Wilayah
Selain proyek panas bumi, Medco Power juga mengelola berbagai pembangkit listrik berbasis gas, tenaga air, hingga energi surya.
Salah satu proyek penting perusahaan adalah pembangkit listrik tenaga gas siklus gabungan (Combined Cycle Power Plant/CCPP) berkapasitas 275 MW di Pekanbaru, Riau. Proyek tersebut dikembangkan melalui anak perusahaan PT Medco Ratch Power Riau dan telah beroperasi secara komersial sejak Februari 2022.
Di sektor energi terbarukan, perusahaan juga mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di berbagai daerah.
Salah satunya adalah proyek PLTS di Sumbawa berkapasitas 26 megawatt peak (MWp) yang dikembangkan bersama Amman Mineral Nusa Tenggara. Pembangkit ini dibangun untuk memasok listrik ke kawasan tambang Batu Hijau, salah satu tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia.
Selain itu, Medco Power juga mengembangkan PLTS Bali Timur yang mulai beroperasi secara komersial pada 17 Juni 2025. Proyek ini dikembangkan melalui kerja sama dengan Solar Philippines.
PLTS Bali Timur mampu menghasilkan sekitar 50 gigawatt hour (GWh) listrik bersih setiap tahun. Produksi energi tersebut setara dengan kebutuhan listrik sekitar 42.000 rumah tangga dan diproyeksikan dapat menghindari lebih dari 800.000 ton emisi karbon dioksida selama masa operasionalnya.
Terlibat Proyek Panas Bumi Skala Dunia
Peran Medco Power di sektor panas bumi juga terlihat melalui keterlibatannya dalam konsorsium Sarulla Operations Ltd yang mengoperasikan proyek PLTP Sarulla di Tapanuli, Sumatera Utara.
Proyek tersebut merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di dunia dengan kapasitas mencapai 330 MW dalam satu kontrak pengembangan.
Dalam konsorsium ini, Medco Power bekerja sama dengan sejumlah perusahaan energi global seperti INPEX Corporation, Ormat International Inc., ITOCHU Corporation, dan Kyushu Electric Power Company.
Listrik yang dihasilkan dari pembangkit tersebut dijual kepada PT PLN (Persero) melalui kontrak penjualan listrik jangka panjang selama 30 tahun.
Dipimpin Manajemen Berpengalaman
Medco Power dipimpin oleh Presiden Direktur Eka Satria yang menjabat sejak 2017. Ia merupakan lulusan Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung dan meraih gelar Magister Manajemen bidang Finance dari Universitas Indonesia.
Dalam menjalankan operasional perusahaan, ia didampingi sejumlah direksi yang memiliki pengalaman panjang di sektor energi dan bisnis. Mereka antara lain Direktur dan Chief Financial Officer Myrta Sri Utami, Direktur sekaligus Chief Commercial and Business Development Officer Femi Firsadi Sastrena, serta Direktur dan Chief Operating Officer Imron Gazali.
Sementara itu, jajaran dewan komisaris terdiri dari Komisaris Utama Amri Siahaan, Komisaris Darmoyo Doyoatmojo, serta Komisaris Independen M. Teguh Pamuji.
Adapun posisi Sekretaris Perusahaan dijabat oleh Fajrah L. Akili yang bertanggung jawab dalam pengelolaan komunikasi perusahaan serta tata kelola korporasi.
Komitmen pada Energi Berkelanjutan
Dengan dukungan lebih dari 700 tenaga kerja profesional, Medco Power terus mendorong pengembangan proyek energi yang lebih ramah lingkungan.
Perusahaan juga menerapkan sistem tata kelola perusahaan yang ketat melalui penerapan Good Corporate Governance (GCG) serta sistem manajemen anti-suap berbasis standar internasional ISO 37001.
Melalui berbagai proyek energi terbarukan yang dikembangkan, Medco Power menargetkan dapat terus berkontribusi dalam mendukung transisi energi nasional sekaligus memperkuat ketahanan listrik Indonesia.
Sumber Website : https://medcopower.co.id
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini



















