Palembang, Berita Geothermal – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lumut Balai menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan sejumlah jurnalis di Kota Palembang, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dengan insan pers.
Acara yang berlangsung di The Royal PGC Golf Lounge tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen PGE Area Lumut Balai serta perwakilan media dari berbagai redaksi di Palembang.
Melalui kegiatan ini, PGE berharap komunikasi antara perusahaan dan media dapat semakin erat, terutama dalam menyampaikan berbagai informasi terkait kegiatan dan program perusahaan kepada masyarakat.
Perwakilan manajemen PGE Area Lumut Balai, Anshoruddin, menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini menjadi mitra penting perusahaan dalam menyebarkan informasi kepada publik.
“Melalui kegiatan ini, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan berbagai informasi mengenai kegiatan dan program PGE Area Lumut Balai kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap hubungan baik antara perusahaan dan media dapat terus terjalin, khususnya menjelang pengembangan proyek panas bumi Lumut Balai yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.
“Kami juga berharap media dapat terus mendukung pengembangan geothermal Lumut Balai dengan menyampaikan informasi positif kepada masyarakat melalui karya jurnalistiknya,” kata Anshoruddin.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga komunikasi yang terbuka dan transparan kepada publik melalui peran media.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk merupakan bagian dari subholding Power & New Renewable Energy milik Pertamina yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, serta produksi energi panas bumi.
Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan total kapasitas terpasang mencapai 1.932 megawatt (MW). Dari jumlah tersebut, sekitar 727 MW dioperasikan secara langsung oleh perusahaan, sedangkan 1.205 MW lainnya dikelola melalui skema Kontrak Operasi Bersama.
Kapasitas tersebut menyumbang sekitar 70 persen dari total kapasitas panas bumi di Indonesia. Selain itu, pemanfaatan energi panas bumi tersebut juga berpotensi menekan emisi karbon hingga sekitar 10 juta ton CO₂ setiap tahun.
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi hijau, PGE turut berperan dalam mendukung agenda dekarbonisasi nasional maupun global, sekaligus mendorong pencapaian target net zero emission Indonesia pada 2060.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini




















