Berita Geothermal — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) terus membuktikan komitmennya mendukung pembangunan daerah melalui pemanfaatan bonus produksi panas bumi.
Dana tersebut tidak hanya menjadi penerimaan negara, tetapi juga dikembalikan ke daerah penghasil energi untuk menghadirkan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satu wujud nyata dukungan PGE Ulubelu itu adalah pembangunan Jembatan Lawang Agung, yang menghubungkan Kabupaten Tanggamus dengan Kabupaten Lampung Barat melalui akses jalan Pekon Ulu Semong dan Petai Kayu, Kecamatan Ulubelu. Jembatan tersebut dibangun lewat bonus produksi panas bumi, bukan dengan APBD atau APBN.
Pembangunan resmi dimulai pada Selasa (2/9) dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi.
“Keberadaan energi panas bumi harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Kami di PGE Area Ulubelu bangga bisa ikut berkontribusi menghadirkan jembatan ini sebagai infrastruktur vital yang akan memudahkan akses, membuka peluang ekonomi, sekaligus mempererat konektivitas antarwilayah,” ujar Pjs. General Manager PGE Area Ulubelu, Agung Galunggung, dikutip Jumat (5/9).
Lebih dari sekadar proyek fisik, Jembatan Lawang Agung menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan panas bumi, dan masyarakat dalam membangun daerah berbasis energi berkelanjutan.
Agung berharap jembatan ini mampu mempercepat pembangunan, memudahkan mobilitas warga, serta mendorong peningkatan kesejahteraan di kawasan Ulubelu dan sekitarnya.
Apresiasi juga datang dari Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi. Ia menyebut pembangunan jembatan ini sebagai proyek strategis yang akan mendukung produktivitas masyarakat.
“Jembatan Lawang Agung diharapkan mampu memperlancar mobilitas, membuka akses pendidikan, kesehatan, hingga perdagangan. Dengan begitu, kesejahteraan warga akan semakin meningkat,” ujarnya.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini



















