Berita Geothermal – Inovasi pengolahan limbah silika dari panas bumi membawa PT Pertamina (Persero) masuk jajaran Top 6 Innovators dalam ajang SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2025.
Melalui tim EkoSilika, Pertamina sukses mengangkat potensi tersembunyi dari silika yang merupakan limbah brine panas bumi. Di tangan kreatif tim EkoSilika, silika menjadi produk bernilai tinggi yang mendukung ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan.
Tim EkoSilika yang terdiri dari Andi Hendra Paluseri (Technology Innovation), Nadhilah Dhina (Sustainability), Muhammad Faiz (PPN), dan Lutfhan Hadhi (PGE) memaparkan inovasi transformasional dalam pemanfaatan silika dari brine—cairan sisa proses panas bumi—menjadi bahan baku potensial untuk industri kosmetik, pupuk cair, dan kompos padat.
Terobosan ini tidak hanya mendongkrak efisiensi operasional PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi), tetapi juga memberi manfaat sosial bagi komunitas rentan di sekitar wilayah operasi.
“Inovasi ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi energi dan sejalan dengan komitmen Pemerintah untuk menciptakan nilai tambah dari sektor migas dan energi bersih,” ujar Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication Pertamina.
Ia menambahkan bahwa pendekatan berbasis inovasi semacam ini mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi transisi energi nasional.
Program SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2025, yang diselenggarakan oleh United Nations Global Compact (UNGC), bertujuan mengembangkan inovasi-inovasi bisnis berorientasi SDGs. Program ini berlangsung selama sembilan bulan sejak November 2024, dan dilaksanakan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Ahmad Yani, Direktur Operasi Pertamina Geothermal Energy (PGE) yang menjadi mentor tim, menyatakan bahwa keberhasilan ini mempertegas potensi panas bumi tak hanya sebagai sumber listrik, tetapi juga sebagai sumber inovasi industri hijau.
“Dengan pendekatan yang tepat, panas bumi bisa menjadi tulang punggung ekonomi rendah karbon di masa depan,” ujarnya.
Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi dalam kerangka Environmental, Social & Governance (ESG), guna mendukung target Net Zero Emission 2060 dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) secara nyata dan terukur.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini


















