• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Panas Bumi Diproyeksikan Jadi Penopang Transisi Energi Indonesia dengan Target 5,2 GW

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
31 Maret 2026
in Berita
A A
0
Panas Bumi Diproyeksikan Jadi Penopang Transisi Energi Indonesia dengan Target 5,2 GW

Panas bumi jadi andalan transisi energi Indonesia dengan target 5,2 GW. Didukung inovasi green hydrogen hingga data center berbasis energi bersih.(Doc.PGE)

Share Share ShareShareShare

Jakarta, Berita Geothermal – Pemerintah Indonesia kian serius menjadikan panas bumi sebagai tulang punggung transisi energi. Di tengah kebutuhan listrik bersih yang terus meningkat, sumber energi ini dinilai paling siap karena mampu menghasilkan listrik stabil sekaligus rendah emisi.

Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS), Ali Ahmudi Achyak, menegaskan peran strategis panas bumi dalam peta energi nasional.

“Panas bumi bisa menjadi game changer, terutama karena Indonesia memiliki salah satu cadangan terbesar di dunia,” ujarnya mengutip Jumat (27/3/2026).

RelatedPosts

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

3 Lulusan Magister Geotermal ITB Torehkan Prestasi, IPK Tertinggi 3,94

Berbeda dengan energi surya dan angin yang bergantung cuaca, panas bumi memiliki karakter base load atau mampu beroperasi 24 jam tanpa henti. Keunggulan ini membuatnya dinilai sebagai fondasi utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus menekan emisi karbon.

Komitmen pemerintah terlihat dalam rencana PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui RUPTL 2025–2034. Dalam dokumen tersebut, target penambahan kapasitas energi baru terbarukan (EBT) mencapai 42,1 gigawatt (GW), dengan kontribusi panas bumi sebesar 5,2 GW.

Porsi tersebut menunjukkan bahwa panas bumi kini naik kelas, dari sekadar pelengkap menjadi salah satu pilar utama dalam bauran energi nasional.

Dari sisi industri, tren pertumbuhan juga mulai terlihat. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mencatat peningkatan kapasitas terpasang menjadi 727 megawatt (MW), dari sebelumnya 672 MW.

Produksi listrik hijau perusahaan pada 2025 bahkan mencapai 5.095 gigawatt hour (GWh), naik 5,55% secara tahunan. Sejalan dengan itu, pendapatan perusahaan ikut meningkat menjadi US$432,72 juta dari sebelumnya US$407,12 juta.

Menurut Ali, capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa sektor panas bumi mulai bergerak ke arah yang lebih agresif. “Jika kinerja seperti ini terus dijaga dan diperluas, bukan tidak mungkin transisi energi akan berjalan lebih agresif,” jelasnya.

Tak hanya berhenti pada pembangkit listrik, pemanfaatan panas bumi kini mulai diperluas ke sektor non-listrik. Melalui program Beyond Electricity, PGEO mengembangkan berbagai inovasi untuk memaksimalkan potensi energi tanpa eksplorasi baru.

Salah satunya adalah pengembangan green hydrogen di wilayah Ulubelu, Lampung, yang saat ini masih dalam tahap uji coba. Energi ini diproyeksikan menjadi bahan bakar bersih masa depan untuk sektor industri dan transportasi.

Selain itu, PGEO juga menggarap green ammonia bersama PT Pertamina Gas. Produk ini berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk, bahan bakar kapal, hingga komoditas ekspor energi bersih.

Inovasi lain yang tak kalah menarik adalah pengembangan pusat data berbasis energi panas bumi di kawasan Kamojang, Jawa Barat. Dengan pasokan listrik yang stabil, panas bumi dinilai sangat ideal untuk menopang operasional data center yang membutuhkan energi tanpa jeda.

Dengan cadangan besar, dukungan kebijakan, serta inovasi yang terus berkembang, panas bumi kini tidak lagi sekadar alternatif. Sumber energi ini mulai diposisikan sebagai kunci utama dalam mewujudkan kemandirian energi nasional sekaligus mencapai target dekarbonisasi.

ADVERTISEMENT

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: energi bersih Indonesiageothermal Indonesiagreen hydrogen Indonesiapanas bumi IndonesiaPGEO PertaminaRUPTL PLN 2025 2034transisi energi RI
ShareSendSharePinSend
Previous Post

JICA Biayai Proyek Hululais di Bengkulu Rp3 Triliun, Target Selesai 2030

Next Post

Panas Bumi Ulumbu Dorong Ekonomi Warga Manggarai dan Perluas Lapangan Kerja

Related Posts

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

7 Oktober 2026
PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

5 Oktober 2026
3 Lulusan Magister Geotermal ITB Torehkan Prestasi, IPK Tertinggi 3,94

3 Lulusan Magister Geotermal ITB Torehkan Prestasi, IPK Tertinggi 3,94

21 September 2026
MCI Group Perkuat Bisnis Berkelanjutan, dari Tambang hingga Energi Panas Bumi

MCI Group Perkuat Bisnis Berkelanjutan, dari Tambang hingga Energi Panas Bumi

26 Agustus 2026
Bupati Madina Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026, Dukung Panas Bumi dan UMKM Lokal

Bupati Madina Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026, Dukung Panas Bumi dan UMKM Lokal

23 Agustus 2026
Ahmad Yani Pimpin API/INAGA 2026-2029, Fokus Perkuat Keekonomian dan Investasi Panas Bumi

Ahmad Yani Pimpin API/INAGA 2026-2029, Fokus Perkuat Keekonomian dan Investasi Panas Bumi

22 Agustus 2026
Next Post
Panas Bumi Ulumbu Dorong Ekonomi Warga Manggarai dan Perluas Lapangan Kerja

Panas Bumi Ulumbu Dorong Ekonomi Warga Manggarai dan Perluas Lapangan Kerja

Riset Doktor UI: Energi Panas Bumi Berpeluang Besar Angkat Daya Saing UMKM

Riset Doktor UI: Energi Panas Bumi Berpeluang Besar Angkat Daya Saing UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

29 September 2026
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Profil Yudistian Yunis: Menapaki Karier dari Geologi hingga Menakhodai Geo Dipa Energi

Profil Yudistian Yunis: Menapaki Karier dari Geologi hingga Menakhodai Geo Dipa Energi

15 Juni 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

7 Oktober 2026
PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

7 Oktober 2026
PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

5 Oktober 2026
Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026

Recent News

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

7 Oktober 2026
PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

7 Oktober 2026
PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

5 Oktober 2026
Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In