Bangkok, Berita Geothermal – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Kamojang kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat internasional.
Dalam ajang Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2025 yang digelar Enterprise Asia di Bangkok, Thailand, Jumat (27/6/2025), PGE Area Kamojang meraih penghargaan sebagai The Winner kategori Social Empowerment berkat program inovatifnya: Gemah Karsa.
“Ini merupakan pengakuan penting atas komitmen kami dalam mengintegrasikan energi bersih dengan pengembangan sosial masyarakat,” ujar General Manager PGE Area Kamojang, I Made Budi Kesuma Adi Putra, dikonfirmasi Jumat (4/7/2025).
Menurutnya, program Gemah Karsa atau Geothermal Empowerment for Maximizing Agriculture through Kamojang Responsible and Sustainable Farming dirancang untuk menjawab tantangan pertanian berkelanjutan di wilayah sekitar operasi panas bumi.
“Melalui Gemah Karsa, kami ingin menunjukkan bahwa panas bumi tidak hanya untuk listrik. Uap panas bumi bisa dimanfaatkan untuk pembibitan, pengolahan pupuk organik, bahkan untuk penyediaan air bersih,” ungkap I Made.

Dalam implementasinya, program ini mencakup tiga komponen utama:
-Pembibitan tanaman dengan uap panas bumi sebagai pemanas alami,
-Sistem air bersih pertanian berbasis perpipaan dan penyaringan ultrafiltrasi tenaga surya (PLTS),
-Produksi pupuk organik GeO-Fert dari limbah pertanian yang dikeringkan dengan uap panas bumi.
“Seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang secara terintegrasi untuk membangun ekosistem pertanian yang tangguh dan rendah emisi,” jelas I Made.
PGE mencatat program ini berhasil mengurangi emisi hingga 4.556,2 ton CO₂ dan mengolah 24,96 ton limbah organik menjadi pupuk. Selain itu, program ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Lebih dari 900 warga kini menikmati akses air bersih berkat program ini. Selain itu, kami juga membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan penghasilan petani lokal,” tambahnya.
Seorang petani di sekitar wilayah Kamojang, Yayan (45), mengaku merasakan perubahan besar sejak hadirnya program Gemah Karsa.
“Dulu air bersih untuk kebun susah, sekarang ada bantuan perpipaan. Hasil panen juga lebih bagus sejak pakai pupuk GeO-Fert,” tuturnya.

AREA: Apresiasi untuk Inisiatif Sosial Berkelanjutan
Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) adalah ajang tahunan yang mengapresiasi perusahaan-perusahaan di Asia atas praktik bisnis bertanggung jawab yang berdampak positif.
Kategori Social Empowerment diberikan kepada program yang berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
“PGE Kamojang menunjukkan bagaimana teknologi ramah lingkungan bisa diintegrasikan secara nyata ke dalam kehidupan masyarakat,” ujar perwakilan Enterprise Asia dalam sesi penganugerahan.
Komitmen PGE untuk Transisi Energi Bersih
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) adalah bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero). Saat ini, PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan total kapasitas terpasang 1.932,5 MW.
Dari jumlah itu, 727,5 MW dioperasikan langsung oleh PGE, dan sisanya melalui kerja sama.
“Kami tidak hanya fokus pada produksi energi, tetapi juga ingin memastikan bahwa keberadaan panas bumi memberikan nilai tambah sosial dan lingkungan,” tegas I Made.
Dengan kontribusi sekitar 70% dari total kapasitas panas bumi nasional, PGE berperan strategis dalam agenda dekarbonisasi nasional dan Indonesia Net Zero Emission 2060.
“Penghargaan ini bukan akhir, tapi justru pemicu bagi kami untuk terus berinovasi dan memperluas manfaat panas bumi bagi masyarakat,” tutup I Made.

Tentang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi.
Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 1.932,5 MW, terbagi 727,5 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE dan 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama.
Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 70% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 10 juta ton CO2 per tahun.
Sebagai world class green energy company, PGE ingin menciptakan nilai dengan memaksimalkan pengelolaan end-to-end potensi panas bumi beserta produk turunannya serta berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global untuk menunjang Indonesia net zero emission 2060.
PGE memiliki kredensial ESG yang sangat baik dengan 18 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 sampai 2025 dalam penghargaan kepatuhan lingkungan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Peringkat & Keterlibatan ESG.*
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini





















