Jakarta, Berita Geothermal – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali menunjukkan kapasitas Indonesia dalam pengembangan teknologi energi bersih. Perusahaan ini mencatat prestasi internasional setelah inovasi panas bumi bernama Geoflowtest meraih sejumlah penghargaan bergengsi di ajang IPITEx 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand.
Dalam pameran inovasi internasional tersebut, Geoflowtest berhasil mengamankan tiga pengakuan sekaligus dari lembaga berbeda. Teknologi ini dianugerahi Medali Emas oleh National Research Council of Thailand, penghargaan inovasi terbaik dari Iran melalui FIRI Award, serta Special Award dari World Invention and Intellectual Property Association (WIIPA).
Capaian tersebut menempatkan teknologi panas bumi Indonesia sejajar dengan berbagai inovasi global dari puluhan negara peserta IPITEx 2026.
Geoflowtest merupakan perangkat uji produksi sumur panas bumi yang dirancang untuk bekerja secara portabel dengan sistem pemrosesan data waktu nyata. Teknologi ini memungkinkan analisis lapangan dilakukan lebih cepat, akurat, dan efisien dibandingkan metode konvensional, sehingga mendukung optimalisasi operasi panas bumi.
Pengembangan Geoflowtest melibatkan tim inovator internal PGE yang terdiri dari Tumpal Parulian Nainggolan, Awang Rahmawan Prakoso, Adhiguna Satya Nugraha, Gamal Hastriansyah Mulyono, Muhamad Bayu Saputra, Mohamad Husni Mubarak, Dhimas Wahyu Wibowo, Benedict Amandus Hananto, dan Tias Umiyati.
Direktur Operasi PGE Ahmad Yani menilai keberhasilan tersebut menjadi indikator kuat bahwa riset dan inovasi yang dikembangkan di dalam negeri mampu bersaing secara global.
“Pengakuan internasional ini menunjukkan bahwa inovasi adalah kunci pengembangan panas bumi nasional. PGE berkomitmen terus memperkuat riset dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasi serta mendukung keberlanjutan energi,” kata Ahmad Yani dalam pernyataannya.
Menurutnya, inovasi seperti Geoflowtest berperan penting dalam mempercepat pengambilan keputusan teknis di lapangan dan meningkatkan kualitas pengelolaan sumur panas bumi, sejalan dengan target transisi energi Indonesia.
IPITEx sendiri merupakan ajang pameran teknologi dan inovasi berskala internasional yang rutin digelar setiap tahun. Pada 2026, kegiatan ini diikuti oleh 875 peserta dari 29 negara, mencakup kawasan Asia, Eropa, hingga Amerika Utara, dengan Thailand sebagai tuan rumah.
Prestasi di IPITEx melengkapi rekam jejak internasional Geoflowtest. Pada tahun sebelumnya, inovasi ini juga meraih Medali Emas di IENA Jerman serta Special Award dari Taiwan Creative Design Association dalam kategori inovasi unggulan.
Melalui pencapaian tersebut, PGE menegaskan posisinya sebagai salah satu pelaku utama pengembangan teknologi panas bumi yang berkontribusi pada penguatan energi bersih dan daya saing Indonesia di tingkat global.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini


















