Banda Aceh, Berita Geothermal – PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan segera memulai pengeboran sumur eksplorasi panas bumi di wilayah kerja Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, pada tahun ini. Langkah ini menandai babak penting dalam upaya mewujudkan kemandirian energi di Aceh sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.
Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara Direktur Utama PGE, Julfi Hadi, dengan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dan Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, di Kantor Gubernur Aceh.
Dalam kesempatan itu, Julfi Hadi menyampaikan harapannya agar Pemerintah Aceh dapat memberikan dukungan penuh terhadap proses amandemen shareholder agreement sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan wilayah kerja panas bumi (WKP) Seulawah Agam.
Ia juga meminta pendampingan dari Pemerintah Provinsi Aceh dalam proses pembebasan lahan di zona APL untuk kegiatan pengeboran di cluster C.
“Selain dapat meningkatkan pendapatan daerah, pengembangan panas bumi Seulawah juga akan memperkuat pasokan listrik bagi masyarakat Aceh,” ujar Julfi, Jumat (31/10/2025).
Julfi menjelaskan, wilayah panas bumi Seulawah Agam memiliki potensi sumber daya mencapai 190 megawatt (MW). Eksplorasi ini diharapkan dapat membuktikan keberadaan cadangan panas bumi yang layak dikembangkan menjadi pembangkit listrik ramah lingkungan.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyambut baik dimulainya tahap eksplorasi tersebut. Menurutnya, potensi panas bumi Seulawah merupakan aset penting bagi masa depan energi Aceh.
“Kami akan mengawal agar potensi sumber daya alam Aceh ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, baik dalam hal kemandirian energi maupun peningkatan perekonomian daerah,” tegas Fadhlullah.
Dengan dimulainya tahap eksplorasi ini, Aceh diharapkan dapat melangkah menuju masa depan energi bersih yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pengembangan panas bumi nasional.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini




















