• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Info Daerah Penghasil

Pri Utami: Lumpur Panas di Mataloko, NTT, Fenomena Alam dan Tidak Terkait Proyek Geothermal

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
2 April 2026
in Info Daerah Penghasil
A A
0
Pri Utami: Lumpur Panas di Mataloko, NTT, Fenomena Alam dan Tidak Terkait Proyek Geothermal

Salah satu lokasi pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) memanfaatkan tenaga panas bumi PLTP Mataloko di Kabupaten Ngada (Doc.PLN)

Share Share ShareShareShare

NTT, Berita Geothermal – Isu kemunculan lumpur panas di kawasan Mataloko, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mencuat dan memicu beragam spekulasi. Namun, kalangan akademisi menegaskan bahwa fenomena tersebut merupakan bagian dari proses alamiah yang tidak berkaitan dengan aktivitas proyek panas bumi.

Ahli geothermal Pri Utami menjelaskan, kemunculan mata air panas, uap dari permukaan tanah, hingga lumpur panas merupakan manifestasi alami dari sistem geothermal yang berada di bawah permukaan bumi.

“Manifestasi panas bumi adalah wujud atau ekspresi adanya potensi panas bumi di bawah permukaan. Di permukaan, ia muncul dalam bentuk mata air panas, tanah beruap, atau kolam lumpur panas yang meletup-letup. Itu terbentuk secara alamiah,” ujar Pri. Dikutip, Kamis (02/04/2026).

RelatedPosts

Ahli Geothermal Yoga Aribowo: PLTP Gunung Ungaran Tak Butuh Banyak Air Saat Beroperasi

Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

ESDM Tawarkan WPSPE Banda Baru Sepa di Maluku Tengah, Potensi Panas Bumi 47 MW

Ia menambahkan, lumpur panas terbentuk dari fluida geothermal di dalam reservoir yang mengalami pemanasan tinggi hingga mendidih. Fluida tersebut kemudian bergerak ke atas, dan saat mencapai lapisan batuan penudung, terjadi kondensasi yang membuat batuan melemah dan larut hingga membentuk lumpur.

Fenomena ini, menurutnya, memiliki karakter terbatas baik dari sisi wilayah maupun kedalaman, sehingga tidak dapat disamakan dengan peristiwa lumpur Lapindo yang berbeda secara geologis.

“Manifestasi geothermal terbatas di area tertentu dan kedalamannya dangkal. Ini juga bukan lumpur pemboran atau limbah pengeboran,” tegasnya.

Penjelasan ini mempertegas bahwa kemunculan lumpur di Mataloko bukan merupakan dampak dari aktivitas pengeboran, melainkan proses geologi yang telah terjadi jauh sebelum proyek geothermal berjalan.

Di tingkat lokal, warga juga menyampaikan pandangan serupa. Katharian Fono, warga Daratei, Desa Ulubelu, menilai informasi yang beredar terkait kemunculan lumpur di berbagai titik tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Kalau ada yang mengatakan di sini tidak bisa menghasilkan dan lumpur muncul di mana-mana, itu tidak benar. Kami yang tinggal di sini mengetahui kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kehadiran proyek panas bumi justru memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kesejahteraan dan peluang kerja.

“Dulu saya hidup dalam keterbatasan. Sekarang anak saya bekerja karena adanya geothermal ini. Saya bisa memiliki rumah yang lebih layak,” tuturnya.

Sementara itu, PT PLN (Persero) memastikan pengembangan geothermal di Mataloko dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan serta kelestarian lingkungan. General Manager UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyatakan seluruh tahapan proyek berbasis kajian ilmiah dan diawasi secara ketat.

“Kami memastikan seluruh proses dilakukan berbasis kajian ilmiah dan pengawasan berlapis,” ujarnya.

PLN juga menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan membuka ruang dialog dengan masyarakat guna menghindari kesalahpahaman.

“Pengembangan geothermal merupakan bagian dari upaya menghadirkan energi bersih yang andal bagi NTT, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan,” katanya.

ADVERTISEMENT

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: energi bersih Indonesiaenergi panas bumi Indonesiafenomena alam geothermalgeothermal NTTisu lumpur Matalokolumpur panas MatalokoMataloko Ngadapanas bumi Nusa Tenggara TimurPri Utamiproyek geothermal PLN
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Riset Doktor UI: Energi Panas Bumi Berpeluang Besar Angkat Daya Saing UMKM

Next Post

Bahlil: Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Percepat Investasi Geothermal

Related Posts

Ahli Geothermal Yoga Aribowo: PLTP Gunung Ungaran Tak Butuh Banyak Air Saat Beroperasi

Ahli Geothermal Yoga Aribowo: PLTP Gunung Ungaran Tak Butuh Banyak Air Saat Beroperasi

1 Oktober 2026
Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

29 September 2026
ESDM Tawarkan WPSPE Banda Baru Sepa di Maluku Tengah, Potensi Panas Bumi 47 MW

ESDM Tawarkan WPSPE Banda Baru Sepa di Maluku Tengah, Potensi Panas Bumi 47 MW

29 September 2026
Bupati Flores Timur Minta Pengembangan Geothermal Oka Ile Ange Tak Abaikan Lingkungan

Bupati Flores Timur Minta Pengembangan Geothermal Oka Ile Ange Tak Abaikan Lingkungan

24 September 2026
PLTP Gunung Ungaran Jadi Sorotan, Pakar Undip Jelaskan Air Tanah hingga Candi Gedong Songo

PLTP Gunung Ungaran Jadi Sorotan, Pakar Undip Jelaskan Air Tanah hingga Candi Gedong Songo

21 September 2026
WKP Gunung Ungaran Seluas 29.800 Ha, ESDM Tegaskan Pengeboran Masih Dikaji

WKP Gunung Ungaran Seluas 29.800 Ha, ESDM Tegaskan Pengeboran Masih Dikaji

13 September 2026
Next Post
Bahlil: Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Percepat Investasi Geothermal

Bahlil: Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Percepat Investasi Geothermal

Indonesia-Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Panas Bumi, Dorong Percepatan Transisi Energi Bersih

Indonesia-Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Panas Bumi, Dorong Percepatan Transisi Energi Bersih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

29 September 2026
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Profil Yudistian Yunis: Menapaki Karier dari Geologi hingga Menakhodai Geo Dipa Energi

Profil Yudistian Yunis: Menapaki Karier dari Geologi hingga Menakhodai Geo Dipa Energi

15 Juni 2025
PGE Lahendong Jaga Yaki Berstatus Kritis Sambil Kembangkan Aren untuk Masyarakat

PGE Lahendong Jaga Yaki Berstatus Kritis Sambil Kembangkan Aren untuk Masyarakat

1 Oktober 2026
Ahli Geothermal Yoga Aribowo: PLTP Gunung Ungaran Tak Butuh Banyak Air Saat Beroperasi

Ahli Geothermal Yoga Aribowo: PLTP Gunung Ungaran Tak Butuh Banyak Air Saat Beroperasi

1 Oktober 2026
Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

29 September 2026
ESDM Tawarkan WPSPE Banda Baru Sepa di Maluku Tengah, Potensi Panas Bumi 47 MW

ESDM Tawarkan WPSPE Banda Baru Sepa di Maluku Tengah, Potensi Panas Bumi 47 MW

29 September 2026

Recent News

PGE Lahendong Jaga Yaki Berstatus Kritis Sambil Kembangkan Aren untuk Masyarakat

PGE Lahendong Jaga Yaki Berstatus Kritis Sambil Kembangkan Aren untuk Masyarakat

1 Oktober 2026
Ahli Geothermal Yoga Aribowo: PLTP Gunung Ungaran Tak Butuh Banyak Air Saat Beroperasi

Ahli Geothermal Yoga Aribowo: PLTP Gunung Ungaran Tak Butuh Banyak Air Saat Beroperasi

1 Oktober 2026
Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

29 September 2026
ESDM Tawarkan WPSPE Banda Baru Sepa di Maluku Tengah, Potensi Panas Bumi 47 MW

ESDM Tawarkan WPSPE Banda Baru Sepa di Maluku Tengah, Potensi Panas Bumi 47 MW

29 September 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In