Bandung, Berita Geothermal – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) terus mengembangkan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kamojang sebagai salah satu penggerak utama industri panas bumi nasional sekaligus mendukung percepatan transisi energi bersih di Indonesia.
General Manager PGE Area Kamojang, I Made Budi Kesuma Adi Putra, mengatakan Kamojang bukan hanya simbol sejarah panas bumi di Indonesia, tetapi juga pusat inovasi untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
“Kami berkomitmen menjadikan Kamojang sebagai pusat inovasi yang membuktikan bagaimana energi panas bumi dapat memperkuat ketahanan energi nasional,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
PGE Kamojang menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial melalui berbagai program berkelanjutan. Beberapa di antaranya adalah Digital Rangers App, pemanfaatan panas bumi secara langsung melalui Geothermal Dry House inovasi pertama di dunia dan pelestarian Elang Jawa (Nisateus bartelsi) bekerja sama dengan BBKSDA Jawa Barat, Raptor Indonesia, dan masyarakat lokal.
Program terbaru, GEMAH KARSA (Geothermal Empowerment for Maximizing Agriculture through Kamojang Responsible and Sustainable Farming), memberdayakan 2.647 warga dari kelompok rentan melalui pertanian berkelanjutan berbasis panas bumi, penyediaan air bersih, dan produksi pupuk organik.
“Setiap langkah pengembangan energi panas bumi kami dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan komunitas lokal,” ujar Made Budi.
Kinerja PGE Kamojang diakui secara nasional dan internasional. Perusahaan telah menerima PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup selama 14 kali berturut-turut, sebagai bukti komitmen terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini





















