Berita Geothermal – Dibandingkan dengan daerah lain di Pulau Sumatra seperti Aceh, Jambi, dan Bengkulu, pemanfaatan energi panas bumi di Provinsi Riau masih minim.
Hingga saat ini, potensi panas bumi di Riau baru dimanfaatkan sebatas sebagai objek wisata pemandian air panas (pemanfaatan langsung). Sementara itu, pemanfaatan secara tidak langsung, seperti untuk pembangkit listrik, belum dilakukan.
Minimnya pengembangan ini disebabkan oleh terbatasnya cadangan energi panas bumi di wilayah tersebut.
Berdasarkan data dari Buku Potensi Panas Bumi Indonesia Jilid I, total potensi panas bumi di Riau hanya sekitar 45 MW, tersebar di empat titik lokasi.
Berikut ini adalah rincian sebaran potensi panas bumi di Provinsi Riau:
- Kepanasan (Kabupaten Kampar)
Potensi panas bumi di Kepanasan memiliki sumber daya spekulatif sebesar 10 MW. Manifestasi panas bumi muncul dalam bentuk mata air panas di tiga titik: Kepanasan 1, 2, dan 3. Suhu temperatur bawah tanah diperkirakan mencapai 138°C, menjadikannya lokasi yang menjanjikan untuk eksplorasi lebih lanjut.
- Pasir Pangarayan (Kabupaten Rokan Hulu)
Wilayah ini menyimpan potensi panas bumi terbesar di Riau, dengan sumber daya spekulatif sebesar 25 MW. Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, suhu reservoir bawah tanah diperkirakan mencapai 150°C (kategori suhu menengah), sementara suhu air panas di permukaan mencapai 52°C.
- Sahilan (Kabupaten Kampar)
Potensi panas bumi di Sahilan terletak di sekitar Air Panas Gunung Sahilan. Sumber daya spekulatif di lokasi ini diperkirakan sebesar 5 MW, dengan suhu manifestasi air panas di permukaan mencapai 49,7°C.
- Sungai Pinang (Kabupaten Kuantan Singingi)
Sumber daya spekulatif di wilayah ini juga diperkirakan sebesar 5 MW. Manifestasi panas bumi muncul dalam bentuk dua titik air panas, yaitu Sungai Pinang 1 dan 2, dengan suhu permukaan sebesar 49,7°C.
Itulah sebaran potensi panas bumi di Provinsi Riau. Meski tergolong kecil, pana bumi Riau memberikan peluang untuk dikembangkan lebih jauh, baik untuk sektor energi maupun pariwisata.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini



















