• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Rabu, Juli 8, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Talaga Bodas: Keping Sejarah Pesona Nusantara di Mata Orang Eropa

Enjang by Enjang
27 Juli 2025
in Berita
A A
0
Talaga Bodas: Keping Sejarah Pesona Nusantara di Mata Orang Eropa
Share Share ShareShareShare

Berita Geothermal – Menyambangi Talaga Bodas di Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat adalah meresapi jejak Nusantara masa lalu, menikmati masa kini, dan memastikan keindahannya tetap lestari untuk masa depan.

Pasalnya, Talaga Bodas bukan hanya sekadar objek wisata panas bumi tempat berendam air panas. Ia adalah keping sejarah tentang pesona alam Nusantara yang menggoda orang-orang Eropa.

Di Talaga Bodas ada catatan kekaguman Gubernur Jenderal Baud, orang nomor satu di Hindia Belanda di zamannya. Talaga Bodas juga sempat diabadikan menjadi gambar dalam kartu pos Weissenborndi zaman Hindia Belanda.

RelatedPosts

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

Kartu Pos

Berbicara Talaga Bodas tak akan lepas dari keberadaan kawah berbentuk mangkuk yang luas. Kawah ini sejak abad ke-19 telah mencuri perhatian banyak orang, bahkan hingga ke daratan Eropa. Ini menegaskan bahwa Talaga Bodas bukan sekadar objek wisata geothermal, tetapi juga warisan sejarah dan alam yang terus hidup.

Catatan tentang Talaga Bodas dapat ditelusuri hingga ke tahun 1837, ketika surat kabar Javasche Courant melaporkan perjalanan Jean Chretien Baud, Gubernur Jenderal Hindia Belanda, ke kawasan Priangan.

Dalam kunjungannya ke Garut, Baud menyempatkan diri mendatangi kawah ini yang diselimuti uap belerang dan dikelilingi keindahan alam yang menakjubkan.

Ia bahkan menyebut Talaga Bodas sebagai “representasi alam yang luar biasa”.

Puluhan tahun kemudian, tepatnya pada 4 Februari 1924, kawasan ini resmi ditetapkan sebagai objek wisata oleh pemerintah kolonial.

Popularitas Talaga Bodas semakin kuat ketika fotografer asal Belanda, Margarethe Mathilde Weissenborn, mengabadikan pemandangan Talaga Bodas dalam sebuah kartu pos bergambar pada tahun 1932—menjadikannya ikon eksotisme Hindia Belanda.

Terletak di ketinggian sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut, Talaga Bodas merupakan bagian dari kaldera Gunung Talagabodas yang terbentuk dari letusan gunung api purba.

Kawah ini memiliki air berwarna putih kehijauan yang berubah-ubah tergantung kandungan mineralnya.

Kawasan ini masuk dalam pengelolaan Taman Wisata Alam (TWA) Talaga Bodas, dengan status konservasi sejak 2010. Sebagian areanya juga merupakan cagar alam, menjadikannya lokasi penting bagi konservasi flora dan fauna serta ekosistem pegunungan tropis Jawa Barat.

Selain daya tarik geologis, Talaga Bodas juga menjadi habitat berbagai satwa langka. Salah satunya adalah mencek (Muntiacus muntjak), kijang kecil yang kini sulit dijumpai. Di kawasan hutan sekitarnya, pengunjung mungkin bisa menjumpai kera ekor panjang, macan tutul, babi hutan, musang, trenggiling, hingga aneka burung seperti elang laut, kutilang, tekukur, dan puyuh hutan.

Berbagai tumbuhan endemik juga tumbuh subur di sini, seperti puspa, manglid, huru, rotan, dan bahkan anggrek bulan yang menempel di batang pepohonan. Kawasan ini menjadi contoh ekosistem tropis yang masih relatif utuh dan asri.

Relaksasi dan Petualangan dalam Satu Destinasi

Kini, Talaga Bodas menawarkan kombinasi wisata alam dan relaksasi. Salah satu daya tarik utamanya adalah kolam air panas alami yang berasal dari mata air geothermal.

Wisatawan bisa merendam tubuh di kolam yang menyerupai bak air susu, dipercaya memiliki khasiat menyegarkan dan menyehatkan kulit karena kandungan belerangnya.

Bagi pencinta alam, jalur hiking ringan sejauh 850 meter dari area parkir hingga ke kawah menjadi aktivitas menyenangkan. Di sepanjang jalan, pengunjung bisa menikmati rimbunnya pepohonan, udara pegunungan yang segar, dan pemandangan yang memanjakan mata.
Fasilitas umum seperti musala, toilet, warung kuliner lokal, hingga area berkemah turut mendukung kenyamanan wisatawan.

Apakah Anda tertarik untuk datang?***

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: GeothermalTalaga Bodaswisata panas bumi
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Ditjen EBTKE Sosialisasikan GENESIS, Dorong Industri Lokal Terlibat dalam Proyek Panas Bumi

Next Post

Mengungkap Sosok Ahmad Dedi Putra, Profesional Asal Jambi yang Masuk Dewan Asosiasi Panas Bumi Malaysia (MyGA)

Related Posts

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026
PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

30 Juni 2026
PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

27 Juni 2026
Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

19 Juni 2026
Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

19 Juni 2026
Next Post
Mengungkap Sosok Ahmad Dedi Putra, Profesional Asal Jambi yang Masuk Dewan Asosiasi Panas Bumi Malaysia (MyGA)

Mengungkap Sosok Ahmad Dedi Putra, Profesional Asal Jambi yang Masuk Dewan Asosiasi Panas Bumi Malaysia (MyGA)

Dukung Penghentian PLTU Batu Bara, F-Golkar Minta Geo Dipa Lebih Agresif Garap Panas Bumi

Dukung Penghentian PLTU Batu Bara, F-Golkar Minta Geo Dipa Lebih Agresif Garap Panas Bumi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

7 Juli 2026
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026

Recent News

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

7 Juli 2026
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In