• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Program Pascasarjana UNIGA Kupas Strategi Pemanfaatan Panas Bumi bagi PAD dan Kesejahteraan Garut

Bulan Tresyana by Bulan Tresyana
16 April 2026
in Berita
A A
0
Program Pascasarjana UNIGA Kupas Strategi Pemanfaatan Panas Bumi bagi PAD dan Kesejahteraan Garut
Share Share ShareShareShare

Garut, Berita Geothermal – Pemanfaatan panas bumi di kawasan konservasi menjadi sorotan dalam Workshop Program Pascasarjana Universitas Garut (UNIGA) yang mengangkat tema penguatan ekonomi berbasis alam untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah pusat, daerah, hingga sektor industri panas bumi, diantaranya, dari instansi Bappeda Kabupaten Garut Kabid Perekonomian dan Sumberdaya Alam, In In Indah, SP.ME., memberikan materi Kebijakan dan Arah Pembangunan Kabupaten Garut.

Kapokja Panas Bumi Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi (PJLKK) Kementerian Kehutanan, Nandang Gumilar dengan materi Optimalisasi Potensi Panas Bumi di Kawasan Konservasi, dan Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM, Budi Heryanto. SE., membahas Target Nasional dan Aspek Keberlanjutan Pengembangan Panas Bumi.

RelatedPosts

JICA dan Bank Dunia Kucurkan Rp8,6 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi PGE

Pakar ITB Retno Gumilang Dewi: Panas Bumi Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Sementara dari PT Pertammina Geothermal Energi TBK area Kamojang hadir, I Made Budi Kesuma Adi Putra, dan Ovinda Hariyesa

Kebijakan Daerah: Arah Pembangunan Berbasis SDA

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kabupaten Garut, In In Indah, memaparkan kebijakan dan arah pembangunan daerah yang menempatkan sumber daya alam sebagai salah satu pilar utama.

Ia menekankan pentingnya optimalisasi potensi daerah, termasuk panas bumi, sebagai penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada peningkatan PAD.

Optimalisasi Panas Bumi di Kawasan Konservasi

Kapokja Panas Bumi PJLKK Kementerian Kehutanan, Nandang Gumilar, menegaskan bahwa pemanfaatan panas bumi di kawasan konservasi memiliki dasar hukum yang kuat dan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan.

“Pemanfaatan jasa lingkungan panas bumi dapat dilakukan secara legal pada zona atau blok pemanfaatan yang telah ditetapkan, dengan tetap menjaga prinsip konservasi,” ujarnya.

Menurutnya, potensi panas bumi di kawasan konservasi menjadi peluang strategis untuk mendukung energi bersih sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi daerah.

“Pemanfaatan ini tidak hanya menyediakan energi bersih, tetapi juga menjadi sumber penerimaan negara bukan pajak dan berdampak langsung pada peningkatan PAD,” tambahnya.

Skema Pemanfaatan dan Regulasi di Kawasan Konservasi

Pemanfaatan panas bumi di kawasan konservasi terus didorong sebagai bagian dari strategi pengembangan energi bersih nasional, dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan.

Hal ini mengemuka dalam paparan Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan pada Ditjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait skema pemanfaatan jasa lingkungan panas bumi di taman nasional, taman wisata alam, dan taman hutan raya.

Dari sisi regulasi, pemanfaatan ini memiliki landasan hukum yang kuat, mulai dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati hingga Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2014 tentang panas bumi, serta berbagai aturan turunan terkait perizinan berbasis risiko.

Dalam ketentuan tersebut, pemanfaatan jasa lingkungan diperbolehkan pada zona atau blok pemanfaatan yang telah ditetapkan, dengan cakupan kegiatan seperti energi panas bumi, wisata alam berbasis air panas, hingga energi terbarukan lainnya.

Data Ditjen EBTKE tahun 2024 menunjukkan sedikitnya 76 kawasan konservasi di Indonesia memiliki potensi panas bumi, baik dalam wilayah kerja panas bumi (WKP) maupun wilayah survei pendahuluan dan eksplorasi (WPSPE).

Pengembangan panas bumi dilakukan melalui tahapan berjenjang, mulai dari survei pendahuluan, eksplorasi, hingga eksploitasi dan pemanfaatan. Tahapan ini mencakup analisis geologi, geofisika, dan geokimia, pengeboran uji, hingga pembangunan infrastruktur pembangkit listrik.

Pemanfaatan tersebut hanya dapat dilakukan melalui skema Perizinan Berusaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan Panas Bumi (PB-PJLPB) berbasis risiko yang terintegrasi secara digital melalui sistem OSS. Prosesnya meliputi persetujuan prinsip, verifikasi teknis, hingga persetujuan lingkungan melalui Amdalnet.

KLHK menegaskan bahwa setiap tahapan dilakukan secara ketat untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dan kelestarian lingkungan.

Dengan pendekatan ini, panas bumi tidak hanya menjadi sumber energi rendah emisi, tetapi juga bagian dari pemanfaatan jasa lingkungan yang berkelanjutan serta berkontribusi pada PNBP dan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan.

Target Nasional dan Transisi Energi

Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM, Budi Heryanto, menyoroti pentingnya percepatan pengembangan panas bumi dalam mendukung transisi energi nasional.

“Pemanfaatan panas bumi saat ini baru sekitar 11,8 persen dari total potensi yang ada. Ini menunjukkan ruang pengembangan masih sangat besar,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi produsen listrik panas bumi terbesar di dunia pada 2030 dengan kapasitas mencapai 4,1 GW. Dalam jangka panjang, kapasitas ini ditargetkan meningkat hingga 23 GW pada 2060 sebagai bagian dari bauran energi bersih nasional.

“Pengembangan panas bumi diperkirakan dapat mendorong pertumbuhan PDB hingga USD 35,4 miliar pada 2034,” katanya.

Peran Industri: Dukungan Investasi dan Teknologi

Perwakilan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, I Made Budi Kesuma Adi Putra dan Ovinda Hariyesa, menekankan pentingnya peran industri dalam mendukung pengembangan panas bumi, baik dari sisi investasi, teknologi, maupun implementasi di lapangan.

Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pemanfaatan potensi panas bumi secara optimal dan berkelanjutan.

Rekomendasi: Kolaborasi dan Keadilan Distribusi Manfaat

Menutup kegiatan, moderator Dr. Dodi Yudiardi, M.Si., menegaskan bahwa pengembangan panas bumi di Kabupaten Garut membutuhkan pendekatan terintegrasi lintas sektor.

Sejumlah rekomendasi yang dihasilkan antara lain penataan zonasi kawasan konservasi berbasis adaptif, sinkronisasi kebijakan lintas sektor, penguatan tata kelola kolaboratif, hingga perancangan skema distribusi manfaat ekonomi yang lebih inklusif.

Selain itu, optimalisasi dana bagi hasil serta penguatan pengawasan lingkungan menjadi langkah penting agar manfaat panas bumi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Pengembangan panas bumi harus mampu menyeimbangkan antara potensi energi, keberlanjutan lingkungan, dan keadilan distribusi manfaat ekonomi,” pungkasnya.*

Baca juga :

Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi, PGE Kamojang Dorong Kolaborasi Tingkatkan PAD Garut

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: GeothermalKementerian ESDMPanas BumiPendapatan Asli DaerahPGE Area KamojangPJLKK Kementerian KehutananProgram Pascasarjana UNIGAPT Pertamina Geothermal Energy Tbk
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi, PGE Kamojang Dorong Kolaborasi Tingkatkan PAD Garut

Next Post

Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Subianto Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi untuk Integrasi Energi dan Wisata

Related Posts

JICA dan Bank Dunia Kucurkan Rp8,6 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi PGE

JICA dan Bank Dunia Kucurkan Rp8,6 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi PGE

6 Juni 2026
Pakar ITB Retno Gumilang Dewi: Panas Bumi Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia.

Pakar ITB Retno Gumilang Dewi: Panas Bumi Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia.

5 Juni 2026
Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

2 Juni 2026
PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

29 Mei 2026
Mahasiswa UGM Sabet Juara 2 PETROLIDA 2026 lewat Inovasi Panas Bumi

Mahasiswa UGM Sabet Juara 2 PETROLIDA 2026 lewat Inovasi Panas Bumi

22 Mei 2026
Next Post
Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Subianto Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi untuk Integrasi Energi dan Wisata

Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Subianto Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi untuk Integrasi Energi dan Wisata

Undana Kirim Dosen ke Selandia Baru, Satu-satunya Wakil RI di Program Geothermal Dunia

Undana Kirim Dosen ke Selandia Baru, Satu-satunya Wakil RI di Program Geothermal Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

JICA dan Bank Dunia Kucurkan Rp8,6 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi PGE

JICA dan Bank Dunia Kucurkan Rp8,6 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi PGE

6 Juni 2026
Kepala Pusat Riset Geologi BRIN Iwan Setiawan: Hidrogeokimia Percepat Eksplorasi Panas Bumi Indonesia

Kepala Pusat Riset Geologi BRIN Iwan Setiawan: Hidrogeokimia Percepat Eksplorasi Panas Bumi Indonesia

5 Juni 2026
Pakar ITB Retno Gumilang Dewi: Panas Bumi Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia.

Pakar ITB Retno Gumilang Dewi: Panas Bumi Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia.

5 Juni 2026
Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026

Recent News

JICA dan Bank Dunia Kucurkan Rp8,6 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi PGE

JICA dan Bank Dunia Kucurkan Rp8,6 Triliun untuk Tiga Proyek Panas Bumi PGE

6 Juni 2026
Kepala Pusat Riset Geologi BRIN Iwan Setiawan: Hidrogeokimia Percepat Eksplorasi Panas Bumi Indonesia

Kepala Pusat Riset Geologi BRIN Iwan Setiawan: Hidrogeokimia Percepat Eksplorasi Panas Bumi Indonesia

5 Juni 2026
Pakar ITB Retno Gumilang Dewi: Panas Bumi Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia.

Pakar ITB Retno Gumilang Dewi: Panas Bumi Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia.

5 Juni 2026
Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In