• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Jumat, Juli 31, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Potret Unik Panas Bumi Indonesia Dibanding Negara Lain: Mahal tapi Efisien

Enjang by Enjang
5 Agustus 2025
in Berita
A A
0
Potret Unik Panas Bumi Indonesia Dibanding Negara Lain: Mahal tapi Efisien
Share Share ShareShareShare

Berita Geothermal –  Meskipun memiliki salah satu potensi panas bumi terbesar di dunia, Indonesia menghadapi tantangan biaya pengembangan yang tinggi.

Laporan terbaru International Renewable Energy Agency (IRENA) dalam Renewable Power Generation Costs in 2024 menyoroti ketimpangan antara efisiensi operasional dan biaya produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Indonesia.

Berikut ini fakta-fakta menarik tentang panas bumi Indonesia dirangkum dari IRENA dan diperkaya dari sumber-sumber lain, Selasa (5/8).

RelatedPosts

PGE Catat Laba Bersih Naik 15,48 Persen pada Semester I 2026, Produksi Listrik Panas Bumi Ikut Melonjak

PGE Lumut Balai Ajak Siswa SD Belajar Langsung Energi Panas Bumi di Hari Anak Nasional

PLN Siapkan Pasokan Listrik 7,4 MVA untuk Dukung Pembangunan PLTP Muara Labuh Unit 2

LCOE: Indonesia Tertinggi

Levelized Cost of Electricity (LCOE) adalah biaya rata-rata untuk menghasilkan 1 kilowatt-jam (kWh) listrik sepanjang umur proyek pembangkit. Ini mencakup:

• biaya pembangunan awal (kapital),
• biaya operasi dan pemeliharaan,
• biaya bahan bakar (kalau ada),
• dan biaya pembiayaan (bunga pinjaman, dsb).

Fungsi LCOE

• Digunakan untuk membandingkan efisiensi biaya berbagai sumber energi (misalnya: panas bumi vs. tenaga surya).
• Semakin rendah LCOE, semakin murah biaya produksi listriknya.

LCOE tahun 2024:

Indonesia mencatat LCOE tertinggi di antara negara pemain utama panas bumi, yaitu US$0,090/kWh.

Sebagai perbandingan, Turki hanya US$0,033/kWh, Selandia Baru US$0,042/kWh, Filipina US$0,081/kWh, dan Jepang US$0,065/kWh.

Tingginya LCOE Indonesia disebabkan oleh mahalnya biaya pembangunan awal, terutama pada fase eksplorasi dan pengeboran yang sarat risiko dan ketidakpastian.

TIC: Biaya Pemasangan Indonesia Tertinggi

Total Installed Cost (TIC) adalah ukuran total biaya pembangunan pembangkit listrik per kilowatt (kW) kapasitas.

TIC tahun 2024:

Indonesia mencatat TIC tertinggi, lebih dari US$6.000/kW. Sementara itu, Turki berhasil menurunkan TIC secara signifikan dari US$4.076/kW (2022) menjadi hanya US$1.217/kW (2024).

Selandia Baru tercatat US$2.987/kW, menunjukkan efisiensi biaya pembangunan yang jauh lebih baik.

Tingginya TIC di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh tingginya risiko eksplorasi, infrastruktur pendukung yang belum merata, dan biaya pengeboran yang menyumbang hingga 50% dari total proyek.

Capacity Factor: Indonesia Unggul

Di balik tingginya biaya, Indonesia justru unggul dalam faktor kapasitas (capacity factor)— yaitu tingkat pemanfaatan pembangkit terhadap kapasitas maksimalnya.

ADVERTISEMENT

Rata-rata kapasitas faktor nasional Indonesia mencapai 79–80%, menandakan operasi pembangkit yang stabil dan efisien.

Faktor kapasitas menunjukkan seberapa besar pembangkit listrik digunakan dibandingkan potensi maksimalnya, dalam satu tahun (persentase).

Contoh:

Jika sebuah pembangkit 100 MW bisa beroperasi 24 jam sehari setahun penuh, kapasitas maksimumnya adalah: 100 MW × 24 jam × 365 hari = 876.000 MWh

Perbandingan faktor kapasitas pada 2023–2024:

Selandia Baru ~84,6%
Indonesia ~79–80%
Turki ~72%
Filipina ~68%
Global Rata-rata ~67%

Beberapa lapangan utama di Indonesia bahkan mencatat utilisasi mendekati 90%, seperti Wayang Windu (94,7%), Darajat (89%), dan Gunung Salak (86,5%).

Itulah fakta unik panas bumi Indonesia. LCOE dan TIC tertinggi di antara negara pemain panas bumi utama, mencerminkan mahalnya biaya awal dan risiko proyek. Namun, faktor kapasitas tinggi menunjukkan bahwa ketika PLTP sudah beroperasi, performanya sangat efisien dan dapat diandalkan.

Artinya, Indonesia memiliki infrastruktur panas bumi yang andal dalam jangka panjang, tetapi memerlukan strategi khusus untuk menekan biaya eksplorasi dan pembangunan awal.

Langkah-langkah seperti penjaminan risiko pengeboran, insentif investasi, dan percepatan regulasi dapat menjadi kunci untuk menurunkan biaya tanpa mengorbankan efisiensi yang sudah dimiliki.***

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: faktor kapasitasgeotermalLCEOPanas BumiTIC
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PGE Dapat Sorotan Positif Analis: Target 1 GW Ambisius Namun Realistis

Next Post

Danantara Fasilitasi Kerjasama PGE dan PLN IP Akselerasi Panas Bumi Menuju 1.130 MW

Related Posts

PGE Catat Laba Bersih Naik 15,48 Persen pada Semester I 2026, Produksi Listrik Panas Bumi Ikut Melonjak

PGE Catat Laba Bersih Naik 15,48 Persen pada Semester I 2026, Produksi Listrik Panas Bumi Ikut Melonjak

29 Juli 2026
PGE Lumut Balai Ajak Siswa SD Belajar Langsung Energi Panas Bumi di Hari Anak Nasional

PGE Lumut Balai Ajak Siswa SD Belajar Langsung Energi Panas Bumi di Hari Anak Nasional

28 Juli 2026
PLN Siapkan Pasokan Listrik 7,4 MVA untuk Dukung Pembangunan PLTP Muara Labuh Unit 2

PLN Siapkan Pasokan Listrik 7,4 MVA untuk Dukung Pembangunan PLTP Muara Labuh Unit 2

25 Juli 2026
PGE Kantongi Fasilitas Kredit US$75 Juta Tanpa Agunan dari Bank Mizuho untuk Percepat Proyek Panas Bumi

PGE Kantongi Fasilitas Kredit US$75 Juta Tanpa Agunan dari Bank Mizuho untuk Percepat Proyek Panas Bumi

25 Juli 2026
PGE Buka Lowongan Magang Nasional 2026, Simak 3 Posisi, Syarat, dan Cara Daftarnya

PGE Buka Lowongan Magang Nasional 2026, Simak 3 Posisi, Syarat, dan Cara Daftarnya

24 Juli 2026
EBTKE: Proyek Panas Bumi Sarulla dan Muaralaboh Jadi Fokus Kerja Sama Indonesia-Jepang

EBTKE: Proyek Panas Bumi Sarulla dan Muaralaboh Jadi Fokus Kerja Sama Indonesia-Jepang

21 Juli 2026
Next Post
Danantara Fasilitasi Kerjasama PGE dan PLN IP Akselerasi Panas Bumi Menuju 1.130 MW

Danantara Fasilitasi Kerjasama PGE dan PLN IP Akselerasi Panas Bumi Menuju 1.130 MW

Dukung Transisi Energi dan Bauran Nasional, Pertamina Siap Percepat Proyek Strategis Panas Bumi

Dukung Transisi Energi dan Bauran Nasional, Pertamina Siap Percepat Proyek Strategis Panas Bumi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Pakar UGM Pri Utami Luruskan Isu Geotermal Flores, dari Gempa, Gas Belerang hingga Emisi PLTP

Pakar UGM Pri Utami Luruskan Isu Geotermal Flores, dari Gempa, Gas Belerang hingga Emisi PLTP

30 Juli 2026
PLN Sebut Panas Bumi Mataloko Berpotensi Jadi Motor Pariwisata, Pertanian, dan Industri di Flores

PLN Sebut Panas Bumi Mataloko Berpotensi Jadi Motor Pariwisata, Pertanian, dan Industri di Flores

30 Juli 2026
Dukung Eksplorasi Panas Bumi Indonesia, Founder PT Geoservices Raih Energy Executive Award 2026

Dukung Eksplorasi Panas Bumi Indonesia, Founder PT Geoservices Raih Energy Executive Award 2026

29 Juli 2026
PGE Catat Laba Bersih Naik 15,48 Persen pada Semester I 2026, Produksi Listrik Panas Bumi Ikut Melonjak

PGE Catat Laba Bersih Naik 15,48 Persen pada Semester I 2026, Produksi Listrik Panas Bumi Ikut Melonjak

29 Juli 2026

Recent News

Pakar UGM Pri Utami Luruskan Isu Geotermal Flores, dari Gempa, Gas Belerang hingga Emisi PLTP

Pakar UGM Pri Utami Luruskan Isu Geotermal Flores, dari Gempa, Gas Belerang hingga Emisi PLTP

30 Juli 2026
PLN Sebut Panas Bumi Mataloko Berpotensi Jadi Motor Pariwisata, Pertanian, dan Industri di Flores

PLN Sebut Panas Bumi Mataloko Berpotensi Jadi Motor Pariwisata, Pertanian, dan Industri di Flores

30 Juli 2026
Dukung Eksplorasi Panas Bumi Indonesia, Founder PT Geoservices Raih Energy Executive Award 2026

Dukung Eksplorasi Panas Bumi Indonesia, Founder PT Geoservices Raih Energy Executive Award 2026

29 Juli 2026
PGE Catat Laba Bersih Naik 15,48 Persen pada Semester I 2026, Produksi Listrik Panas Bumi Ikut Melonjak

PGE Catat Laba Bersih Naik 15,48 Persen pada Semester I 2026, Produksi Listrik Panas Bumi Ikut Melonjak

29 Juli 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In