• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

GeO-Fert PGE Kamojang Raih Penghargaan ASEAN, Olah 57,6 Ton Limbah Jadi 28,8 Ton Pupuk dan Kurangi Emisi 24,783 Ton CO₂ per Tahun

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
2 November 2025
in Berita
A A
0
GeO-Fert PGE Kamojang Raih Penghargaan ASEAN, Olah 57,6 Ton Limbah Jadi 28,8 Ton Pupuk dan Kurangi Emisi 24,783 Ton CO₂ per Tahun

PGE Kamojang raih penghargaan ASEAN berkat inovasi GeO-Fert, olah 57,6 ton limbah jadi 28,8 ton pupuk organik dan kurangi 24,783 ton emisi karbon per tahun(Foto: Doc.PGE)

Share Share ShareShareShare

Bandung, Berita Geothermal – Inovasi ramah lingkungan dari PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Kamojang kembali menorehkan prestasi internasional. Program Geothermal Organic Fertilizer (GeO-Fert) berhasil meraih penghargaan The Winner of ASEAN Renewable Energy Project Awards dalam kategori Off Grid Thermal yang diberikan oleh Kementerian Peralihan Tenaga dan Transformasi Air (PETRA) Malaysia di Kuala Lumpur Convention Center, Kamis (16/10).

General Manager PGE Area Kamojang, I Made Budi Kusuma Adi Putra, menjelaskan bahwa inovasi GeO-Fert menjadi bukti nyata bahwa energi panas bumi tidak hanya berkontribusi pada penyediaan listrik bersih, tetapi juga mendukung pemberdayaan masyarakat lokal.

“Melalui inovasi seperti GeO-Fert, PGE Area Kamojang menunjukkan bagaimana energi panas bumi dapat membantu masyarakat lokal, mendukung pertanian berkelanjutan, dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

RelatedPosts

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

GeO-Fert merupakan sistem pengolahan limbah organik menjadi pupuk organik padat dan cair dengan memanfaatkan uap panas bumi bersuhu 60–70°C dari PLTP Kamojang. Teknologi ini mampu mengolah limbah pertanian dan rumah tangga secara lebih cepat, efisien, serta ramah lingkungan.

Sejak dikembangkan, GeO-Fert telah memproses 57,6 ton limbah organik per tahun, menghasilkan 28,8 ton pupuk organik padat dan cair. Waktu pengeringan yang sebelumnya memakan waktu lebih dari dua hari kini dapat diselesaikan hanya dalam 12 jam, meningkatkan efisiensi hingga 75 persen dibanding metode konvensional.

Inovasi tersebut juga memberi dampak positif terhadap pengurangan emisi karbon, yakni hingga 24,783 ton CO₂ ekuivalen per tahun, serta menekan penggunaan bahan bakar fosil sebesar 0,085 ktoe per tahun.

Selain berkontribusi terhadap lingkungan, program ini memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat. Saat ini, GeO-Fert dikelola oleh 51 petani dari Kelompok Tani Hutan Blok Cikondang serta 32 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekarsari, dengan total penerima manfaat langsung sebanyak 163 petani dan 653 penerima manfaat tidak langsung.

Melalui pelatihan berkelanjutan dari PGE, para petani kini mampu memproduksi pupuk secara mandiri dan menekan biaya pembelian pupuk hingga Rp26 juta per tahun. Hasil panen komoditas seperti daun bawang, kentang, kubis, kopi, dan kacang panjang juga meningkat hingga 50–75 persen.

Dengan kapasitas PLTP mencapai 235 megawatt, wilayah Kamojang dikenal sebagai salah satu lumbung pertanian utama di Jawa Barat, di mana sekitar 85 persen penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Hadirnya GeO-Fert menjadi solusi bagi keterbatasan pupuk bersubsidi dan tingginya harga pupuk kimia, sekaligus bukti bahwa kolaborasi antara energi bersih dan pertanian berkelanjutan dapat berjalan beriringan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: Energi Panas BumiEnergi TerbarukanGeO-Fertinovasi hijauKamojangKetahanan Panganpenghargaan ASEANPertamina Geothermal EnergyPGE
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Menelusuri Khasiat Air Panas Bumi dan Lokasi Wisata Pemandian di Negeri Cincin Api

Next Post

PGE Transformasi Digital Lewat G-Bionic, Dukung Ambisi Indonesia jadi Produsen Panas Bumi Terbesar di Dunia

Related Posts

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026
PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

30 Juni 2026
PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

27 Juni 2026
Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

19 Juni 2026
Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

19 Juni 2026
Next Post
Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani menjelaskan teknologi G-Bionic kepada Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Raden Adjeng Sondaryani, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Julfi Hadi, Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM sekaligus Komisaris Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Gigih Udi Atmo, Direktur Transformasi Dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono, serta jajaran pemangku kepentingan terkait pada PGE Digital Day 2025 di Jakarta

PGE Transformasi Digital Lewat G-Bionic, Dukung Ambisi Indonesia jadi Produsen Panas Bumi Terbesar di Dunia

Mahasiswi ITS Kembangkan Maket 3D untuk Edukasi Energi Panas Bumi di Tasikmalaya

Mahasiswi ITS Kembangkan Maket 3D untuk Edukasi Energi Panas Bumi di Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

7 Juli 2026
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026

Recent News

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

7 Juli 2026
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In