• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Teknologi

Dari Panas Bumi untuk Pangan Negeri: Cerita Inovasi Booster Katrili PGE bagi Pertanian Berkelanjutan

Bulan Tresyana by Bulan Tresyana
22 Mei 2025
in Teknologi
A A
0
Inovasi Booster Katrili PT Pertamina Geothermal Energy Tbk dengan UGM di kawasan Cincin Api Pasifik Lahendong

Inovasi Booster Katrili PT Pertamina Geothermal Energy Tbk dengan UGM di kawasan Cincin Api Pasifik Lahendong (dok PGE)

Share Share ShareShareShare

Lahendong, Berita Geothermal – Terletak di kawasan Cincin Api Pasifik, Indonesia memiliki sekitar 40% potensi panas bumi dunia, menjadikannya negara dengan cadangan panas bumi terbesar kedua setelah Amerika Serikat.

Selama ini, panas bumi dikenal sebagai sumber energi listrik bersih, namun, ternyata panas bumi juga dapat menghasilkan produk sampingan yang menyimpan potensi besar untuk menghidupi sektor lain, yakni pertanian.

Melihat peluang ini, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengolah silika, salah satu produk sampingan panas bumi, menjadi booster Katrili, sebuah inovasi lokal yang dapat menjadi harapan bagi pertanian berkelanjutan di Indonesia.

RelatedPosts

Menelusuri Jejak Pertamina Drilling: Dari Hulu Migas hingga Penguatan Panas Bumi Indonesia

Litium dari Panas Bumi Dieng Siap Dikembangkan, Geo Dipa Gandeng Perusahaan AS

Perusahaan Korea SS Valve Bidik Proyek Geothermal RI hingga 2034, Andalkan Teknologi Katup Tahan Ekstrem

General Manager PGE Area Lahendong Novi Purwono menjelaskan, PGE berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di sekitar wilayah operasinya.

“Di Lahendong, dimana banyak warga menggantungkan hidup dari pertanian, kami melihat peluang untuk mengoptimalkan potensi panas bumi menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Hal ini yang mendasari kolaborasi kami dengan UGM dalam mengembangkan pemanfaatan silika, produk sampingan panas bumi, menjadi booster Katrili,” ungkap Novi Purwono. Jum’at (23/05/2025).

Kolaborasi Sejak Lama

Kerja sama antara PGE dan UGM telah terjalin sejak lama, bahkan sebelum PGE resmi berdiri dan masih bernama Pertamina Divisi Geothermal.

Inovasi booster Katrili sendiri dimulai secara tidak sengaja saat pandemi Covid-19 tahun 2020 silam.

Pada waktu itu, Ahli Panas Bumi Departemen Teknik Geologi UGM Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D., IPM berkunjung Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) PGE dan mengambil sampel hasil produksi panas bumi untuk diuji di laboratorium.

“Setelah saya analisis, ternyata kandungannya sangat banyak. Yang utama tentu saja silika, tetapi ada juga banyak mineral lainnya. Bahkan, sifatnya mirip dengan abu vulkanik. Kemudian saya berpikir, kenapa tidak kita jadikan pupuk saja?” kata Pri Utami.

Ia kemudian menghubungi rekannya dari Fakultas Farmasi UGM, Dr.rer.nat. Ronny Martien, yang merupakan ahli nanoteknologi, untuk membantu mengubah wujud silika dari serbuk putih menjadi booster yang bermanfaat bagi tanaman.

Setelah melalui riset mendalam dan berhasil mengembangkan booster Katrili, UGM dan PGE mulai menjalin komunikasi dengan para petani melalui pendekatan partisipatif dan sukarela. PGE juga turut memberikan pembinaan kepada para petani.

“Booster Katrili adalah hal baru bagi para petani, karena cara kerjanya berbeda dari booster, pupuk, atau pestisida yang biasa mereka gunakan,” ungkap Ahli Teknik konservasi Tanah dan Air Fakultas Teknologi Pertanian UGM Dr. Ngadisih.

“Oleh karena itu, dibutuhkan proses transfer pengetahuan dan keterampilan agar penggunaannya tepat dan efektif. Seperti halnya obat, jika tidak digunakan dengan benar, fungsinya bisa tidak tepat,” imbuhnya.

Tak hanya di Lahendong, booster Katrili juga disosialisasikan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UGM di beberapa daerah di Pulau Jawa, seperti Wonosobo dan Magelang.

Manfaatnya Bagi Petani

Selain silika, booster Katrili juga mengandung kitosan yang berasal dari limbah kulit udang dan kepiting, dipilih karena ketersediaannya yang melimpah di Indonesia.

Penggunaan limbah ini tidak hanya membantu mengurangi sampah, tetapi juga memberikan manfaat tambahan berupa perlindungan tanaman melalui kandungan kitosannya.

“Saat dikombinasikan dengan silika, kitosan berperan melapisi permukaan tanaman sehingga lebih tahan terhadap hama dan mampu menyimpan air lebih baik. Sementara itu, silika membantu memperkuat struktur dinding sel tanaman,” kata Pri Utami.

Booster Katrili digunakan dengan cara dicampur air, lalu disiramkan langsung ke tanah. Takarannya disesuaikan dengan karakteristik tanah dan jenis komoditas yang ditanam.

Saat ini, booster Katrili telah digunakan pada berbagai komoditas, seperti tomat varietas Gustavi, kacang batik, bawang merah, dan padi.

Manfaat booster Katrili dirasakan langsung oleh dua petani asal Desa Tonsewer, Minahasa, yaitu Rommie dan Danni. Mereka mulai menggunakannya pada tahun 2024 untuk tanaman tomat.

Dari segi kualitas, kata Danni, hasil tanaman yang menggunakan booster Katrili lebih unggul dibanding yang hanya memakai pupuk kimia. Buahnya tampak lebih besar dan lebih tahan terhadap gangguan.

“Proses pematangannya juga lebih stabil, dengan risiko busuk yang jauh lebih rendah. Tanaman juga lebih tahan cuaca ekstrem, apalagi jika dikombinasikan dengan pupuk kimia,” imbuhnya.

Rommie dan Danni merasa bangga sekaligus terbantu karena bisa menggunakan booster yang berasal dari tanah kelahiran mereka sendiri.

Nama Katrili sendiri terinspirasi dari tarian rakyat Minahasa yang menjadi simbol rasa syukur dan harmoni.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program PGE ini. Kedepannya, kami berharap program ini dapat terus berlanjut, sehingga lebih banyak petani lain yang dapat merasakan manfaatnya. Terlebih lagi, hasil dari pengelolaan komoditas ini berguna bagi banyak orang,” Rommie menutup.

Guna mendukung petani lokal dan memperkuat ketahanan pangan, PGE bersama UGM akan menyelenggarakan Panen Raya Katrili di Lahendong, pada Senin (26/05/2025).

Kegiatan ini akan melibatkan kelompok tani dari Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) dan Gereja Masehi Injil di Minahasa (GMIM). Selain panen, masyarakat juga dapat menikmati kuliner khas lokal serta pertunjukan Tari Katrili.*

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: Departemen Teknik Geologi UGMIDX: PGEOkawasan Cincin Api PasifikPertamina Divisi GeothermalPGE Area LahendongPT Pertamina Geothermal Energy TbkUniversitas Gadjah Mada
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PGE Yakinkan PLTP Lumut Balai II 55 MW COD Juni 2025

Next Post

F-PKB DPRD NTT Desak Gubernur Dukung Kebijakan Pusat dalam Pengembangan Panas Bumi

Related Posts

Menelusuri Jejak Pertamina Drilling: Dari Hulu Migas hingga Penguatan Panas Bumi Indonesia

Menelusuri Jejak Pertamina Drilling: Dari Hulu Migas hingga Penguatan Panas Bumi Indonesia

17 Maret 2026
Litium dari Panas Bumi Dieng Siap Dikembangkan, Geo Dipa Gandeng Perusahaan AS

Litium dari Panas Bumi Dieng Siap Dikembangkan, Geo Dipa Gandeng Perusahaan AS

15 Maret 2026
Perusahaan Korea SS Valve Bidik Proyek Geothermal RI hingga 2034, Andalkan Teknologi Katup Tahan Ekstrem

Perusahaan Korea SS Valve Bidik Proyek Geothermal RI hingga 2034, Andalkan Teknologi Katup Tahan Ekstrem

14 Maret 2026
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Framework Agreement dengan Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO) dan Fakultas Teknik Universitas Indonesia di Jakarta, pada Jumat (12/12/2025).

PGE Kembangkan Green Data Center Berbasis Panas Bumi, Dorong Ekosistem Digital Rendah Karbon

15 Desember 2025
Flow2Max®️ dari PGE, Inovasi untuk Pengembangan Panas Bumi Indonesia

Flow2Max®️ dari PGE, Inovasi Cerdas Anak Bangsa untuk Pengembangan Panas Bumi Indonesia

6 Desember 2025
Geo Dipa Patuha Kaji Pemanfaatan Panas Bumi untuk Pengeringan Teh

Geo Dipa Patuha Kaji Pemanfaatan Panas Bumi untuk Pengeringan Teh

11 September 2025
Next Post
F-PKB DPRD NTT Desak Gubernur Dukung Kebijakan Pusat dalam Pengembangan Panas Bumi

F-PKB DPRD NTT Desak Gubernur Dukung Kebijakan Pusat dalam Pengembangan Panas Bumi

Potensi 24 GW Masih Terpendam, Julfi Hadi: Strategi ‘Out of the Box’ Diperlukan untuk Geotermal Indonesia

Potensi 24 GW Masih Terpendam, Julfi Hadi: Strategi ‘Out of the Box’ Diperlukan untuk Geotermal Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

DPRD Jabar Dukung Proyek Panas Bumi Garut dan Tekankan Lingkungan Terjaga dan Warga Sejahtera

DPRD Jabar Dukung Proyek Panas Bumi Garut dan Tekankan Lingkungan Terjaga dan Warga Sejahtera

30 April 2026
ESDM Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Penguatan Ekonomi Lokal di Sukabumi

ESDM Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Penguatan Ekonomi Lokal di Sukabumi

30 April 2026
Ketum ADPPI Hasanuddin Minta Menteri LH Jumhur Hidayat Percepat Ekonomi Karbon, Energi Panas Bumi Jadi Kunci

Ketum ADPPI Hasanuddin Minta Menteri LH Jumhur Hidayat Percepat Ekonomi Karbon, Energi Panas Bumi Jadi Kunci

29 April 2026
Pertamina Perluas Pemanfaatan Panas Bumi: Dari Listrik ke Hidrogen Hijau, Kopi, hingga Pupuk

Pertamina Perluas Pemanfaatan Panas Bumi: Dari Listrik ke Hidrogen Hijau, Kopi, hingga Pupuk

28 April 2026

Recent News

DPRD Jabar Dukung Proyek Panas Bumi Garut dan Tekankan Lingkungan Terjaga dan Warga Sejahtera

DPRD Jabar Dukung Proyek Panas Bumi Garut dan Tekankan Lingkungan Terjaga dan Warga Sejahtera

30 April 2026
ESDM Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Penguatan Ekonomi Lokal di Sukabumi

ESDM Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Penguatan Ekonomi Lokal di Sukabumi

30 April 2026
Ketum ADPPI Hasanuddin Minta Menteri LH Jumhur Hidayat Percepat Ekonomi Karbon, Energi Panas Bumi Jadi Kunci

Ketum ADPPI Hasanuddin Minta Menteri LH Jumhur Hidayat Percepat Ekonomi Karbon, Energi Panas Bumi Jadi Kunci

29 April 2026
Pertamina Perluas Pemanfaatan Panas Bumi: Dari Listrik ke Hidrogen Hijau, Kopi, hingga Pupuk

Pertamina Perluas Pemanfaatan Panas Bumi: Dari Listrik ke Hidrogen Hijau, Kopi, hingga Pupuk

28 April 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In