• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Cerita dari PLTP Kamojang: Bentangan Pipa Menyusur Perkebunan Subur, Serta Kopi Lokal yang Mendunia

Enjang by Enjang
21 Juli 2025
in Berita
A A
0
Cerita dari PLTP Kamojang: Bentangan Pipa Menyusur Perkebunan Subur, Serta Kopi Lokal yang Mendunia

Dirjen EBTKE Eniya Listiani Dewi dan Dirut PGE Julfi Hadi memanen kopi panas bumi di area PLTP Kamojang, Jawa Barat

Share Share ShareShareShare

Berita Geothermal — Hamparan hijau yang subur, barisan pepohonan yang lebat, serta udara sejuk pegunungan menyambut rombongan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) saat memasuki kawasan panas bumi Kamojang, Jawa Barat.

Di antara pepohonan dan ladang sayuran milik warga, membentang pipa-pipa besar yang mengalirkan panas bumi ke area power plant PLTP Kamojang.

Saat itu Jumat (18/7), Direktur Jenderal EBTKE, Prof. Eniya Listiani Dewi, hadir dalam panen bersama kopi Kamojang yang digelar oleh Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang. Panen kopi di Kamojang ini juga dihadiri oleh Direktur Utama PGE Julfi Hadi, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Direktur Panas Bumi Gigih Udi Atmo, serta sejumlah pejabat lainnya.

RelatedPosts

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

Sebelum tiba di kebun kopi, rombongan harus menyusuri jalur yang menakjubkan. Jalanan yang bagus diapit oleh pipa-pipa panas bumi sebesar perut orang dewasa. Pipa-pipa tersebut membelah rimbunnya hutan dan ladang.

Meski kawasan ini menjadi pusat energi, nyatanya tanaman tetap tumbuh hijau dan subur. Pemandangan ini seolah menjadi bukti nyata bahwa panas bumi mampu hidup berdampingan dengan pertanian, bahkan memperkuat ketahanan ekosistem lokal.

Jalan yang ditempuh pun mulus dan terawat.

“Biasanya, untuk menjangkau lokasi energi terbarukan itu penuh perjuangan. Tapi ke Kamojang, jalannya luar biasa baik,” ujar Eniya.
Jalan tersebut dibangun oleh PGE dan kini menjadi jalur vital warga untuk mobilitas serta pengangkutan hasil pertanian antara Bandung dan Garut.

Kopi Tumbuh Subur di Pangkuan Energi Bumi

Sesampainya di kebun, Eniya bersama Gubernur Mahyeldi dan Dirut PGE ikut serta memetik kopi. Ia tampak antusias dan beberapa kali berdialog langsung dengan petani soal teknik memetik buah matang.

Pohon kopi di sana tampak subur-subur dengan buahnya merah merona dan lebat. Ini bukan hanya hasil dari ketelatenan petani, melainkan juga dukungan pupuk organik hasil kolaborasi dengan PGE.

Namun daya tarik utama bukan hanya pada panennya, melainkan pada proses pengeringannya. Rumah pengeringan kopi (dry house) tersebut bentuknya mirip green house tempat pembibitan tanaman. Pengeringan kopi di sini memanfaatkan panas bumi langsung yang dialirkan melalui pipa-pipa.

“Ini seperti heater di microwave, tapi yang kita pakai adalah panas alami dari bumi,” jelas Eniya sambil menunjukkan sistem pipa yang mengalirkan uap panas ke dalam ruangan untuk mengeringkan kopi.

Gubernur Mahyeldi tampak terpukau. Ia tak henti-hentinya berdiskusi dengan para petani dan Direktur Panas Bumi, menggali informasi tentang metode pengeringan ini. Ia pun berharap teknologi serupa bisa diterapkan di daerahnya.

“Sumatera Barat punya potensi panas bumi yang besar—ada 20 titik. Kami juga penghasil kopi. Saya berharap teknologi ini bisa diterapkan di wilayah kami,” kata Mahyeldi dengan penuh semangat.

Energi Bersih, Nilai Tambah Komoditas Lokal

Menurut Eniya, pengeringan kopi dengan panas bumi adalah bentuk nyata pemanfaatan energi terbarukan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Ini bukti bahwa energi bersih tak hanya soal listrik, tapi juga meningkatkan nilai komoditas lokal dan membuka peluang industri masyarakat,” ujar dia.

Inovasi ini bahkan telah melahirkan merek kopi “CANAYA”, yang kini merambah pasar ekspor. Melalui metode Geothermal Coffee Process (GCP), proses pengeringan menjadi lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan—tanpa mengorbankan cita rasa.

“Ekspor perdana kopi geothermal ini menjadi simbol sinergi antara pengembangan energi bersih dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Eniya bangga.

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi, menegaskan bahwa PGE tidak hanya menyediakan energi bersih untuk jaringan nasional, tetapi juga aktif membangun pusat-pusat ekonomi lokal.

“Panas bumi memang digunakan untuk listrik, tapi pemangku kepentingan terdekat adalah masyarakat sekitar. Inilah tonggak penting: saat energi bersih membangkitkan industri lokal,” kata Julfi.

PGE Area Kamojang sendiri telah beroperasi sejak 1983 dengan kapasitas terpasang 235 MW, cukup untuk menerangi sekitar 260.000 rumah. Namun lebih dari sekadar listrik, Kamojang kini menjadi contoh bagaimana energi dan alam bisa bersatu, memberikan manfaat ganda bagi lingkungan dan masyarakat.***

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: Eniya Listiani DewiGeothermalJulfi Hadikopi panas bumiPanas BumiPLTP Kamojang
ShareSendSharePinSend
Previous Post

BeritaGeothermal.com Gelar Geothermal Poetry Festival dan Penerbitan Buku Antologi Puisi Geothermal

Next Post

Menapak Jejak Lapangan Panas Bumi, “Dieng Trail Run 2025” Suguhkan Keindahan Alam Negeri Di Atas Awan

Related Posts

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

2 Juni 2026
PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

29 Mei 2026
Mahasiswa UGM Sabet Juara 2 PETROLIDA 2026 lewat Inovasi Panas Bumi

Mahasiswa UGM Sabet Juara 2 PETROLIDA 2026 lewat Inovasi Panas Bumi

22 Mei 2026
Geo Dipa Pasok Listrik Panas Bumi untuk Kawasan Industri Danareksa, KITB Batang Jadi Proyek Perdana

Geo Dipa Pasok Listrik Panas Bumi untuk Kawasan Industri Danareksa, KITB Batang Jadi Proyek Perdana

22 Mei 2026
UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

20 Mei 2026
Next Post
Menapak Jejak Lapangan Panas Bumi, “Dieng Trail Run 2025” Suguhkan Keindahan Alam Negeri Di Atas Awan

Menapak Jejak Lapangan Panas Bumi, "Dieng Trail Run 2025" Suguhkan Keindahan Alam Negeri Di Atas Awan

Festival Wolobobo 2025, Panggung Kultural di Lapangan Panas Bumi Mataloko

Festival Wolobobo 2025, Panggung Kultural di Lapangan Panas Bumi Mataloko

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

2 Juni 2026
ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

30 Mei 2026
PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

29 Mei 2026

Recent News

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

2 Juni 2026
ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

30 Mei 2026
PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

29 Mei 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In