• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Info Daerah Penghasil

Ahli Geothermal ITB Ali Ashat: PLTP Mataloko 20 MW Hanya Gunakan 13,3 Hektare dari WKP 996,2 Hektare

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
18 Juli 2026
in Info Daerah Penghasil
A A
0
Ahli Geothermal ITB Ali Ashat: PLTP Mataloko 20 MW Hanya Gunakan 13,3 Hektare dari WKP 996,2 Hektare

Ahli geothermal ITB menegaskan luas Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) berbeda dengan lahan yang digunakan untuk pembangunan PLTP Mataloko 2x10 MW. (Istimewa)

Share Share ShareShareShare

Jakarta, Beritageothermal.com – Perdebatan mengenai luas kawasan pengembangan panas bumi kembali mendapat penjelasan dari kalangan akademisi. Ahli geothermal Institut Teknologi Bandung (ITB), Ali Ashat, menegaskan bahwa Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) tidak dapat diartikan sebagai keseluruhan lahan yang akan dibangun untuk proyek pembangkit listrik.

Penjelasan itu disampaikan terkait pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko berkapasitas 2×10 megawatt (MW) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Ali, luas WKP hanyalah batas administratif wilayah yang memiliki potensi panas bumi. Ketika proyek memasuki tahap produksi, area yang benar-benar dimanfaatkan justru jauh lebih kecil dibandingkan total luas WKP.

RelatedPosts

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PLN Ajak Warga Halmahera Selatan Kunjungi PLTP Lahendong, Kenalkan Manfaat Energi Panas Bumi

Satu Abad Kamojang, PLTP Pertamina Cetak Produksi Listrik 1.806,41 GWh pada 2025

“Saat eksplorasi luas WKP cukup luas namun akan mengecil saat produksi. WKP dapat mencapai puluhan ribu hektare, tetapi pemanfaatan lahannya sangat minim dan hanya digunakan untuk fasilitas tertentu seperti jalan akses, wellpad, jalur pipa, fasilitas pembangkit, serta sarana penunjang operasi,” jelas Ali.

Hanya 13,3 Hektare yang Dipakai

Ali mengungkapkan, WKP PLTP Mataloko memiliki luas sekitar 996,2 hektare. Namun, kebutuhan lahan untuk pembangunan fasilitas utama pembangkit hanya mencapai 13,3 hektare atau sekitar 1,3 persen dari keseluruhan wilayah kerja.

Artinya, lebih dari 98 persen kawasan WKP tidak digunakan sebagai lokasi pembangunan infrastruktur pembangkit.

Fasilitas yang dibangun pun hanya mencakup area tertentu, seperti wellpad, jalan akses, jaringan pipa, pembangkit listrik, dan fasilitas penunjang operasional.

Tahap Persiapan Pengeboran Tuntas

Sementara itu, proses pembangunan infrastruktur awal PLTP Mataloko disebut telah selesai seluruhnya. Persiapan tersebut meliputi pembangunan wellpad A, B, C, dan D, laydown area, jalan akses, serta sistem penyediaan air yang akan digunakan pada tahap pengeboran sumur panas bumi.

PLN Sebut Seluruh Tahapan Libatkan Masyarakat Adat

Kepala Teknik Panas Bumi sekaligus Assistant Manager Project Site PLTP Mataloko UPP Nusra 2, Adrys Silaban, memastikan setiap tahapan proyek dijalankan melalui komunikasi dan musyawarah bersama masyarakat adat.

“Seluruh proses kami laksanakan melalui koordinasi dan musyawarah bersama masyarakat adat sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berkomitmen agar setiap tahapan pengembangan proyek berjalan selaras dengan kearifan lokal sebagai wujud penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat,” ujar Adrys.

Ia menjelaskan, pelepasan hak atas tanah dilakukan melalui prosesi adat Gose Ngusu Juta Lange, sedangkan penetapan batas wilayah adat dilaksanakan melalui prosesi Mula Watu Ngusu yang disaksikan tokoh adat dan para saksi batas.

Jalan Baru 8 Kilometer Dibangun Menuju Lokasi Proyek

Selain menyiapkan fasilitas proyek, PLN juga membangun jalan akses sepanjang kurang lebih 8 kilometer menuju kawasan PLTP Mataloko hingga Desa Ulubelu, Kecamatan Golewa.

Jalan yang kini telah beraspal itu diharapkan tidak hanya menunjang aktivitas proyek, tetapi juga mempermudah mobilitas masyarakat menuju permukiman maupun lahan pertanian.

Manager PLN UPP Nusra 2, Avianda Edwin Fachruddin, mengatakan keberadaan akses tersebut diharapkan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap akses jalan ini dapat memperlancar mobilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah proyek,” ujar Avianda.

Di sisi lain, General Manager PLN UIP Nusra, RDW Manurung, menegaskan pengembangan PLTP Mataloko merupakan bagian dari strategi memperbesar porsi energi baru terbarukan sekaligus memperkuat sistem kelistrikan di Pulau Flores.

ADVERTISEMENT

“Kami berkomitmen memastikan pengembangan PLTP Mataloko dilaksanakan secara bertahap, terencana, dan sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan,” tutup Manurung.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

ShareSendSharePinSend
Previous Post

Komisi XII DPR Kawal Proyek Geotermal NTT, Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Related Posts

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
PLN Ajak Warga Halmahera Selatan Kunjungi PLTP Lahendong, Kenalkan Manfaat Energi Panas Bumi

PLN Ajak Warga Halmahera Selatan Kunjungi PLTP Lahendong, Kenalkan Manfaat Energi Panas Bumi

1 Juli 2026
PLTP Nasional Terus Berkembang, Berikut Sebaran Lokasinya

Satu Abad Kamojang, PLTP Pertamina Cetak Produksi Listrik 1.806,41 GWh pada 2025

29 Juni 2026
Akademisi Unpad Prof Nana Pastikan Geothermal Jawa Barat Tak Ganggu Sumber Air Warga

Akademisi Unpad Prof Nana Pastikan Geothermal Jawa Barat Tak Ganggu Sumber Air Warga

28 Mei 2026
Pemkab Bondowoso Bidik PAD dari PLTP Ijen, Bonus Produksi Panas Bumi Jadi Andalan

Pemkab Bondowoso Bidik PAD dari PLTP Ijen, Bonus Produksi Panas Bumi Jadi Andalan

26 Mei 2026
Bupati Garut Tinjau PLTP Darajat, Dorong Energi Panas Bumi dan Pemberdayaan Warga Pasirwangi

Bupati Garut Tinjau PLTP Darajat, Dorong Energi Panas Bumi dan Pemberdayaan Warga Pasirwangi

21 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Ahli Geothermal ITB Ali Ashat: PLTP Mataloko 20 MW Hanya Gunakan 13,3 Hektare dari WKP 996,2 Hektare

Ahli Geothermal ITB Ali Ashat: PLTP Mataloko 20 MW Hanya Gunakan 13,3 Hektare dari WKP 996,2 Hektare

18 Juli 2026
Komisi XII DPR Kawal Proyek Geotermal NTT, Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Komisi XII DPR Kawal Proyek Geotermal NTT, Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas

16 Juli 2026
Barito Renewables Tawar Akuisisi EDC Rp90 Triliun, Berpotensi Jadi Transaksi Geothermal Terbesar di Asia

Barito Renewables Tawar Akuisisi EDC Rp90 Triliun, Berpotensi Jadi Transaksi Geothermal Terbesar di Asia

15 Juli 2026
Kabar Baik untuk Geothermal! ESDM Kaji Kenaikan Tarif Listrik Panas Bumi, Investasi PLTP Berpotensi Melonjak

Kabar Baik untuk Geothermal! ESDM Kaji Kenaikan Tarif Listrik Panas Bumi, Investasi PLTP Berpotensi Melonjak

15 Juli 2026

Recent News

Ahli Geothermal ITB Ali Ashat: PLTP Mataloko 20 MW Hanya Gunakan 13,3 Hektare dari WKP 996,2 Hektare

Ahli Geothermal ITB Ali Ashat: PLTP Mataloko 20 MW Hanya Gunakan 13,3 Hektare dari WKP 996,2 Hektare

18 Juli 2026
Komisi XII DPR Kawal Proyek Geotermal NTT, Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Komisi XII DPR Kawal Proyek Geotermal NTT, Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas

16 Juli 2026
Barito Renewables Tawar Akuisisi EDC Rp90 Triliun, Berpotensi Jadi Transaksi Geothermal Terbesar di Asia

Barito Renewables Tawar Akuisisi EDC Rp90 Triliun, Berpotensi Jadi Transaksi Geothermal Terbesar di Asia

15 Juli 2026
Kabar Baik untuk Geothermal! ESDM Kaji Kenaikan Tarif Listrik Panas Bumi, Investasi PLTP Berpotensi Melonjak

Kabar Baik untuk Geothermal! ESDM Kaji Kenaikan Tarif Listrik Panas Bumi, Investasi PLTP Berpotensi Melonjak

15 Juli 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In