• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Pakar Ingatkan Tantangan Pengembangan Panas Bumi: Edukasi Publik dan Mitigasi Bencana

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
15 Februari 2026
in Berita
A A
0
Pakar Ingatkan Tantangan Pengembangan Panas Bumi: Edukasi Publik dan Mitigasi Bencana

Pakar geologi dan geofisika Prof. Sukir (foto: Istimewa)

Share Share ShareShareShare

Jakarta, Berita Geothermal – Indonesia duduk di atas cadangan panas bumi raksasa dunia. Ratusan gunung api aktif di sepanjang jalur Ring of Fire menyimpan energi bersih yang nyaris tak ada habisnya. Namun hingga kini, pemanfaatan geothermal nasional dinilai belum sejalan dengan potensi yang dimiliki.

Pakar geologi dan geofisika Prof. Sukir menilai persoalan utama bukan terletak pada keterbatasan teknologi maupun sumber daya manusia, melainkan lemahnya keterhubungan antar pemangku kepentingan. Hal itu ia sampaikan dalam diskusi ilmiah yang membahas keterkaitan energi panas bumi dan kebencanaan.

Menurut Prof. Sukir, pengetahuan ilmiah tentang geothermal masih kerap terjebak di ruang akademik dan tidak sampai ke masyarakat luas. Kondisi ini berdampak pada munculnya resistensi warga terhadap proyek panas bumi di sejumlah daerah.

RelatedPosts

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

“Kalau tidak ada kolaborasi kuat, pengetahuan ilmiah tidak sampai ke masyarakat. Ini yang membuat sebagian warga masih resisten terhadap proyek geothermal,” dalam keterangan resminya, Minggu, (15/02).

Padahal, Indonesia memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan panas bumi. PLTP Kamojang menjadi pembangkit panas bumi pertama yang menandai dimulainya pemanfaatan geothermal nasional. Di sisi lain, kawasan seperti Gunung Ijen terus dikembangkan sebagai wilayah eksplorasi potensial.

Meski begitu, Prof. Sukir mencatat pemanfaatan panas bumi Indonesia saat ini baru berkisar 10–20 persen dari total potensi yang tersedia. Cadangan geothermal tersebar luas di berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Sulawesi, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Ia menjelaskan, panas bumi memiliki fleksibilitas pemanfaatan yang luas. Selain diolah menjadi listrik melalui pembangkit tenaga panas bumi, geothermal juga dapat dimanfaatkan secara langsung untuk kebutuhan produktif masyarakat.

Pemanfaatan langsung tersebut antara lain untuk pengeringan hasil pertanian, pengolahan kayu, penyulingan minyak atsiri, hingga pengaturan suhu pada rumah kaca pertanian. Di negara maju seperti Jepang, panas bumi bahkan telah digunakan untuk pemanas ruangan, sistem pengairan pertanian, hingga pengendalian salju di wilayah bersuhu ekstrem.

Lebih jauh, Prof. Sukir menekankan bahwa geothermal tidak bisa dilepaskan dari isu kebencanaan. Aktivitas panas bumi, menurutnya, berkaitan langsung dengan dinamika gunung api. Karena itu, eksplorasi geothermal dinilai dapat berperan dalam pelepasan energi panas dari dalam bumi.

Ia menilai pengalaman erupsi Gunung Semeru menjadi pelajaran penting tentang urgensi pendidikan kebencanaan yang berkelanjutan. Program edukasi yang pernah dilakukan tim akademisi terbukti mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi erupsi lanjutan.

“Mitigasi dan eksplorasi harus berjalan seimbang. Dulu fokus eksplorasi saja, sekarang harus disertai monitoring dan edukasi masyarakat,” tegasnya.

Di ranah pendidikan tinggi, Universitas Brawijaya disebut tengah menyiapkan fasilitas pemantauan gunung api dan geothermal berbasis kolaborasi internasional. Program ini dirancang sebagai sekolah lapangan multidisiplin yang menggabungkan riset energi, kebencanaan, dan edukasi publik.

Menurut Prof. Sukir, pendekatan tersebut penting agar ilmu kebumian tidak berhenti sebagai kajian teoritis, melainkan memberi dampak nyata bagi masyarakat yang hidup di kawasan rawan bencana.

Ia pun berharap pemerintah dapat mengambil peran lebih aktif sebagai penggerak edukasi publik terkait geothermal, sekaligus memastikan setiap kebijakan eksplorasi dibarengi mitigasi bencana dan komunikasi yang terbuka.

“Energi panas bumi adalah masa depan energi bersih Indonesia. Kalau kolaborasi berjalan baik, manfaat ekonomi, lingkungan, dan keselamatan masyarakat bisa dirasakan bersama,” ujarnya.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: Energi Panas Bumigeothermal Indonesiagunung api Indonesiapemanfaatan geothermalPLTP Kamojangpotensi panas bumiRing of Fire Indonesia
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PGEO Perkuat Investasi Panas Bumi, Kapasitas Terpasang Dibidik Capai 1 GW pada 2028

Next Post

PLN dan PGE Bahas Optimalisasi PLTP Lahendong dan Pengembangan Panas Bumi di Sulawesi-Sumatra

Related Posts

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

2 Juni 2026
PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

29 Mei 2026
Mahasiswa UGM Sabet Juara 2 PETROLIDA 2026 lewat Inovasi Panas Bumi

Mahasiswa UGM Sabet Juara 2 PETROLIDA 2026 lewat Inovasi Panas Bumi

22 Mei 2026
Geo Dipa Pasok Listrik Panas Bumi untuk Kawasan Industri Danareksa, KITB Batang Jadi Proyek Perdana

Geo Dipa Pasok Listrik Panas Bumi untuk Kawasan Industri Danareksa, KITB Batang Jadi Proyek Perdana

22 Mei 2026
UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

UGM Gandeng Geo Dipa, Bangun Pusat Kolaborasi Geothermal untuk Dorong Energi Masa Depan Indonesia

20 Mei 2026
Next Post
PLN dan PGE Bahas Optimalisasi PLTP Lahendong dan Pengembangan Panas Bumi di Sulawesi-Sumatra

PLN dan PGE Bahas Optimalisasi PLTP Lahendong dan Pengembangan Panas Bumi di Sulawesi-Sumatra

PGEO Kembangkan Hidrogen Hijau Ulubelu, Target Produksi 80–100 Kg per Hari pada 2026

PGEO Kembangkan Hidrogen Hijau Ulubelu, Target Produksi 80–100 Kg per Hari pada 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

2 Juni 2026
ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

30 Mei 2026
PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

29 Mei 2026

Recent News

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

Adrian Tawakal: Indonesia Miliki Potensi Panas Bumi 23,76 GW, Baru 2,13 GW Dimanfaatkan.

3 Juni 2026
Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

Majelis Adat Dorong Keterbukaan Informasi Proyek Geothermal Tampomas, Ini Alasannya

2 Juni 2026
ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

ADPPI Dorong ESDM Segera Klarifikasi Soal Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

30 Mei 2026
PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Perkuat Tata Kelola Industri Panas Bumi

29 Mei 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In