• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Senin, April 20, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Kopi Panas Bumi Kamojang Makin Mendunia: Usai Asia, Kini Siap Hadir di Eropa

Bulan Tresyana by Bulan Tresyana
15 Juli 2025
in Berita
A A
0
Kopi Panas Bumi Kamojang Makin Mendunia: Usai Asia, Kini Siap Hadir di Eropa

Proses pengeringan biji kopi dengan menggunakan energi panas bumi di PGE Kamojang Jawa Barat

Share Share ShareShareShare

Berita Geothermal –  Inovasi pengolahan kopi yang menggabungkan teknologi ramah lingkungan dengan kearifan lokal berhasil mengantarkan kopi Kamojang menembus pasar internasional.

Lewat metode Geothermal Coffee Process (GCP), pemanfaatan panas bumi untuk mengeringkan biji kopi kini menjadi simbol keberhasilan ekonomi berkelanjutan dan kemandirian lokal yang berdampak luas.

GCP bukan sekadar inovasi teknis. Di balik teknologi ini, lebih dari 653 petani lokal terlibat aktif dalam seluruh rantai proses, dari hulu hingga hilir. Model bisnis yang dikembangkan PGE Area Kamojang, Jawa Barat, bersama kelompok petani, prosesor, roaster, dan barista ini membentuk ekosistem usaha kopi yang tak hanya produktif, tapi juga inklusif dan ramah lingkungan.

RelatedPosts

Tak Sekadar Listrik, Geo Dipa dan BRIN Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Industri dan Pariwisata

Undana Kirim Dosen ke Selandia Baru, Satu-satunya Wakil RI di Program Geothermal Dunia

Program Pascasarjana UNIGA Kupas Strategi Pemanfaatan Panas Bumi bagi PAD dan Kesejahteraan Garut

Geothermal Coffee Process menggunakan uap panas bumi sebagai sumber energi untuk proses pengeringan biji kopi. Metode ini membawa banyak keunggulan dibanding pengeringan konvensional. Selain mengandalkan energi terbarukan dan hemat energi karena memanfaatkan sisa produksi panas yang sebelumnya terbuang, GCP juga mempercepat proses pengeringan secara signifikan.

Contohnya, metode fermentasi dan penjemuran kopi full wash yang biasa memakan waktu hingga 10 hari, kini dapat diselesaikan hanya dalam 2–4 hari menggunakan teknologi geothermal. Bahkan proses natural yang biasanya memerlukan waktu 35–42 hari kini bisa dipersingkat menjadi hanya 7–10 hari.

Tak hanya efisien, metode ini juga meningkatkan higienitas produk. Suhu hangat dan kering di geothermal dry house mencegah fermentasi tidak terkontrol dan melindungi kopi dari kontaminasi eksternal, seperti debu dan asap kendaraan yang dulu sering dikeluhkan petani saat menjemur kopi di pinggir jalan.

Ekspor ke Jepang, Timur Tengah, dan Target Eropa

Keberhasilan GCP bukan hanya soal teknis dan efisiensi, tetapi juga pengaruhnya di pasar global. Kopi Kamojang yang diolah dengan metode ini telah menembus pasar ekspor Asia di antaranya ke Jepang, Riyadh, Jeddah, Dubai, dan Korea Selatan. Keunikan rasa dan konsistensi kualitas yang dihasilkan dari proses ini membuat kopi GCP menjadi primadona baru di pasar internasional.

Salah satu tokoh di balik kesuksesan ini adalah Muhammad Ramdhan Reza Nurfadilah, atau Deden, pemuda asal Kamojang yang menjadi pionir pengembangan GCP.

Deden dan timnya mampu menyerap hingga 20 ton biji kopi dalam satu musim panen. Kini, ia tengah menargetkan ekspansi ke pasar Eropa sekaligus mengurus hak paten atas teknologi GCP untuk melindungi inovasi ini dari klaim pihak asing.

Perusahaan panas bumi PGE Area Kamojang, sebagai penggagas teknologi ini, menyatakan bahwa kolaborasi antara teknologi panas bumi dan komunitas lokal adalah masa depan bisnis yang berkelanjutan.

“Kami percaya, dengan dukungan para petani lokal, mitra komunitas, dan pemanfaatan teknologi geothermal, produk unggulan seperti kopi dapat menjadi simbol ketahanan, inovasi, dan kebanggaan bangsa,” ungkap pihak PGE dalam keterangan tertulisnya dikutip Selasa 15/7).

Keberhasilan GCP menunjukkan bahwa teknologi ramah lingkungan bisa berjalan seiring dengan peningkatan pendapatan petani dan perluasan pasar. Di tengah tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian ekonomi, kopi panas bumi dari Kamojang menjadi bukti bahwa inovasi lokal bisa bersaing di kancah global.***

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: GCPGeothermalGeothermal Coffee Processkopi panas bumiPanas BumiPGE Kamojang
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PGE Kamojang dan Pusat Konservasi Elang Gelar Lomba IG Reels Bertema “Elang Lestari, Alam Harmoni”

Next Post

Aceh Simpan 15 Titik Panas Bumi, Ini Rinciannya: Tiga Sudah Jadi WKP dan Siap Dikembangkan

Related Posts

Tak Sekadar Listrik, Geo Dipa dan BRIN Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Industri dan Pariwisata

Tak Sekadar Listrik, Geo Dipa dan BRIN Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Industri dan Pariwisata

17 April 2026
Undana Kirim Dosen ke Selandia Baru, Satu-satunya Wakil RI di Program Geothermal Dunia

Undana Kirim Dosen ke Selandia Baru, Satu-satunya Wakil RI di Program Geothermal Dunia

17 April 2026
Program Pascasarjana UNIGA Kupas Strategi Pemanfaatan Panas Bumi bagi PAD dan Kesejahteraan Garut

Program Pascasarjana UNIGA Kupas Strategi Pemanfaatan Panas Bumi bagi PAD dan Kesejahteraan Garut

16 April 2026
Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi, PGE Kamojang Dorong Kolaborasi Tingkatkan PAD Garut

Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi, PGE Kamojang Dorong Kolaborasi Tingkatkan PAD Garut

15 April 2026
Workshop SDA dan Panas Bumi 15 April 2026, Pascasarjana Universitas Garut Bidik PAD Daerah

Workshop SDA dan Panas Bumi 15 April 2026, Pascasarjana Universitas Garut Bidik PAD Daerah

13 April 2026
PGE Raih PROPER Emas di Kamojang dan Ulubelu, Dorong Energi Bersih sekaligus Kesejahteraan Warga

PGE Raih PROPER Emas di Kamojang dan Ulubelu, Dorong Energi Bersih sekaligus Kesejahteraan Warga

10 April 2026
Next Post
Aceh Simpan 15 Titik Panas Bumi, Ini Rinciannya: Tiga Sudah Jadi WKP dan Siap Dikembangkan

Aceh Simpan 15 Titik Panas Bumi, Ini Rinciannya: Tiga Sudah Jadi WKP dan Siap Dikembangkan

Gubernur Bengkulu Siap Kirim Surat ke Presiden Prabowo untuk Percepat Proyek PLTP Hululais

Gubernur Bengkulu Siap Kirim Surat ke Presiden Prabowo untuk Percepat Proyek PLTP Hululais

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Kawah Kareta (KMJ 3) di Dusun Kamojang Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung Jawa Barat

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026
Tak Sekadar Listrik, Geo Dipa dan BRIN Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Industri dan Pariwisata

Tak Sekadar Listrik, Geo Dipa dan BRIN Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Industri dan Pariwisata

17 April 2026
Undana Kirim Dosen ke Selandia Baru, Satu-satunya Wakil RI di Program Geothermal Dunia

Undana Kirim Dosen ke Selandia Baru, Satu-satunya Wakil RI di Program Geothermal Dunia

17 April 2026
Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Subianto Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi untuk Integrasi Energi dan Wisata

Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Subianto Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi untuk Integrasi Energi dan Wisata

16 April 2026

Recent News

Kawah Kareta (KMJ 3) di Dusun Kamojang Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung Jawa Barat

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026
Tak Sekadar Listrik, Geo Dipa dan BRIN Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Industri dan Pariwisata

Tak Sekadar Listrik, Geo Dipa dan BRIN Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Industri dan Pariwisata

17 April 2026
Undana Kirim Dosen ke Selandia Baru, Satu-satunya Wakil RI di Program Geothermal Dunia

Undana Kirim Dosen ke Selandia Baru, Satu-satunya Wakil RI di Program Geothermal Dunia

17 April 2026
Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Subianto Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi untuk Integrasi Energi dan Wisata

Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Subianto Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi untuk Integrasi Energi dan Wisata

16 April 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In