Berita Geothermal — PT United Tractors Tbk (UNTR) terus memperkuat posisinya di industri panas bumi nasional. Melalui anak usahanya, PT Energia Prima Nusantara (EPN), perusahaan ini kembali menambah kepemilikan saham di PT Supreme Energy Sriwijaya (SES), entitas yang memiliki investasi strategis di sektor pembangkit listrik tenaga panas bumi.
Langkah terbaru dilakukan pada 18 Juni 2025, ketika EPN dan PT Supreme Energy menandatangani akta jual beli saham di hadapan notaris di Jakarta.
Dalam transaksi tersebut, EPN menyerap seluruh saham baru yang diterbitkan oleh SES. Aksi korporasi ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian yang telah ditandatangani sejak 13 Mei 2024, sebagai bagian dari strategi UNTR untuk mengakselerasi ekspansi di sektor energi hijau panas bumi
Sebagai hasil transaksi, EPN kini memiliki 1,89 miliar saham di SES, meningkat dari sebelumnya 49,6% menjadi 56,77%. Peningkatan kepemilikan ini telah efektif sejak 18 Juni 2025, seiring dengan diterbitkannya Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar SES oleh Kementerian Hukum dan HAM.
Dana hasil penerbitan saham baru digunakan SES untuk melunasi kewajiban pinjaman kepada EPN dan SE, sekaligus mendukung kebutuhan modal kerja PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD)—anak usaha SES yang mengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi di Muara Enim, Sumatera Selatan.
Sebelumnya, pada 7 Agustus 2023, EPN telah mengakuisisi 680.000 saham baru SES senilai sekitar Rp634,94 miliar (setara US$42,32 juta), yang setara dengan 40,47% kepemilikan saat itu.
Langkah tersebut menandai debut UNTR di sektor panas bumi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendiversifikasi portofolio energi dan mendukung agenda transisi energi nasional.
Supreme Energy Sriwijaya sendiri merupakan pemegang saham utama PT Supreme Energy Rantau Dedap, operator pembangkit panas bumi berkapasitas 1 x 86,5 MW yang berlokasi di Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Dengan potensi ekspansi kapasitas hingga 2 x 110 MW sesuai perjanjian jual beli listrik (PPA) dengan PLN, proyek ini menjadi salah satu tumpuan penting dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
Dengan akuisisi berkelanjutan ini, UNTR tidak hanya mempertegas pijakannya dalam industri panas bumi, tetapi juga menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap pengembangan energi bersih dan berkelanjutan di Tanah Air.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini


















