• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Senin, Juli 6, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Info Daerah Penghasil

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
6 Juli 2026
in Info Daerah Penghasil
A A
0
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

Teknologi panas bumi PGE di Kamojang memangkas waktu pengeringan kopi dari 40 hari menjadi 3-10 hari (Istimewa)

Share Share ShareShareShare

Jakarta, Beritageothermal.com – Inovasi energi panas bumi kini tak lagi hanya identik dengan pembangkit listrik. Di kawasan Kamojang, Jawa Barat, teknologi geothermal justru membuka babak baru bagi industri kopi dengan memangkas proses pengeringan yang sebelumnya bergantung pada cuaca menjadi hanya hitungan hari.

Terobosan tersebut diperkenalkan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE melalui produk kopi Canaya dalam peluncuran RECHARGE – Green Brew Space yang diinisiasi Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM di Jakarta.

Kopi Canaya menjadi representasi pemanfaatan langsung energi panas bumi (direct use geothermal) yang tidak hanya menghasilkan energi bersih, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat sekitar wilayah operasi panas bumi.

RelatedPosts

PLN Ajak Warga Halmahera Selatan Kunjungi PLTP Lahendong, Kenalkan Manfaat Energi Panas Bumi

Satu Abad Kamojang, PLTP Pertamina Cetak Produksi Listrik 1.806,41 GWh pada 2025

Akademisi Unpad Prof Nana Pastikan Geothermal Jawa Barat Tak Ganggu Sumber Air Warga

Direktur Jenderal EBTKE, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, mengatakan RECHARGE merupakan ruang kolaborasi yang memperlihatkan bagaimana pengembangan energi baru dan terbarukan mampu memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan ruang tersebut menjadi bukti bahwa sektor energi tidak hanya berbicara mengenai penyediaan listrik, melainkan juga mampu memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

Pemanfaatan energi panas bumi di Kamojang diwujudkan melalui teknologi Geothermal Coffee Process (GCP). Sistem ini memanfaatkan panas dari pembangkit geothermal untuk mengeringkan biji kopi menggunakan heat exchanger, sehingga proses produksi tidak lagi sepenuhnya bergantung pada sinar matahari.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Ahmad Yani, mengatakan inovasi tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas manfaat energi panas bumi hingga menyentuh sektor ekonomi masyarakat.

“Melalui inovasi seperti Geothermal Coffee Process, kami ingin menunjukkan bahwa energi panas bumi tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara langsung untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Inovasi ini menjadi bukti bahwa transisi energi dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Ahmad Yani.

Teknologi itu mengubah pola produksi kopi di Kamojang secara signifikan. Bila sebelumnya petani membutuhkan sekitar 30 hingga 40 hari untuk mengeringkan biji kopi karena sangat bergantung pada kondisi cuaca, kini proses tersebut dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 3 sampai 10 hari.

Percepatan itu tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menjaga kualitas biji kopi karena suhu dan kelembapan dapat dikendalikan selama proses pengeringan berlangsung.

General Manager PGE Area Kamojang, A. Novi Purwono, mengatakan kualitas kopi menjadi lebih konsisten berkat teknologi tersebut.

“Canaya merupakan produk Geothermal Coffee Process, yaitu kopi yang diproses menggunakan teknologi pengeringan berbasis energi panas bumi melalui sistem direct use geothermal. Inovasi ini menjadi yang pertama di Indonesia dalam pemanfaatan panas bumi untuk proses pengeringan kopi dan menunjukkan bahwa energi panas bumi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan daya saing kopi lokal,” jelas Novi.

Ia menambahkan kualitas biji kopi yang dihasilkan juga mengalami peningkatan karena proses pengeringan berlangsung lebih stabil.

“Dengan suhu dan kelembapan yang terjaga 24 jam, kualitas biji kopi lebih bersih, seragam, dan minim cacat rasa. Cita rasa manis buah dan keasaman khas Arabika Kamojang pun tetap terjaga,” katanya.

Efek inovasi tersebut tidak berhenti pada peningkatan mutu produk. Efisiensi produksi membuat koperasi binaan PGE mampu menaikkan harga pembelian ceri kopi dari petani menjadi Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp16.000 per kilogram.

Saat ini lebih dari 300 petani kopi di kawasan Kamojang telah menikmati manfaat program tersebut. Bahkan, kopi Canaya kini telah dipasarkan hingga ke Jerman dan Jepang, memperlihatkan bahwa kopi lokal yang diproses menggunakan energi bersih memiliki daya saing di pasar internasional.

Selain mendorong peningkatan pendapatan petani, inovasi ini juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon karena proses pengeringan tidak lagi mengandalkan bahan bakar fosil.

General Manager PGE Area Kamojang, A. Novi Purwono, menegaskan keberhasilan program tersebut tidak hanya bertumpu pada inovasi teknologi, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat.

“Kami percaya keberlanjutan akan tercapai ketika masyarakat menjadi pelaku utama. Karena itu, PGE tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga memperkuat kelembagaan koperasi agar mampu mengelola potensi lokal secara mandiri,” ujar Novi.

Atas pengembangan Geothermal Coffee Process, PGE Area Kamojang berhasil meraih penghargaan ASEAN Renewable Energy Project Awards 2024. Ke depan, perusahaan berharap model pemanfaatan langsung energi panas bumi ini dapat direplikasi di berbagai daerah sehingga manfaat transisi energi tidak hanya dirasakan melalui penyediaan listrik, tetapi juga melalui tumbuhnya ekonomi masyarakat berbasis energi bersih.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: direct use geothermalEnergi Panas BumiGeothermal Coffee ProcessKamojangkopi Canayakopi eksporkopi KamojangPanas Bumipengeringan kopiPertamina Geothermal Energypetani kopiPGE
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Next Post

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

Related Posts

PLN Ajak Warga Halmahera Selatan Kunjungi PLTP Lahendong, Kenalkan Manfaat Energi Panas Bumi

PLN Ajak Warga Halmahera Selatan Kunjungi PLTP Lahendong, Kenalkan Manfaat Energi Panas Bumi

1 Juli 2026
PLTP Nasional Terus Berkembang, Berikut Sebaran Lokasinya

Satu Abad Kamojang, PLTP Pertamina Cetak Produksi Listrik 1.806,41 GWh pada 2025

29 Juni 2026
Akademisi Unpad Prof Nana Pastikan Geothermal Jawa Barat Tak Ganggu Sumber Air Warga

Akademisi Unpad Prof Nana Pastikan Geothermal Jawa Barat Tak Ganggu Sumber Air Warga

28 Mei 2026
Pemkab Bondowoso Bidik PAD dari PLTP Ijen, Bonus Produksi Panas Bumi Jadi Andalan

Pemkab Bondowoso Bidik PAD dari PLTP Ijen, Bonus Produksi Panas Bumi Jadi Andalan

26 Mei 2026
Bupati Garut Tinjau PLTP Darajat, Dorong Energi Panas Bumi dan Pemberdayaan Warga Pasirwangi

Bupati Garut Tinjau PLTP Darajat, Dorong Energi Panas Bumi dan Pemberdayaan Warga Pasirwangi

21 Mei 2026
PLTP Lahendong 15 MW Segera Dikembangkan, PGEO dan PLN Sepakati Tarif Listrik

PLTP Lahendong 15 MW Segera Dikembangkan, PGEO dan PLN Sepakati Tarif Listrik

14 Mei 2026
Next Post
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026
Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

1 Juli 2026

Recent News

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026
Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

1 Juli 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In