Bandung, Berita Geothermal – Tiga mahasiswa Departemen Teknik Geologi yang tergabung dalam Tim Bahari berhasil meraih prestasi pada ajang Paper and Poster Competition GSC ITB 2025. Tim ini sukses membawa pulang Juara 3 dalam kompetisi karya ilmiah yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG) GEA Institut Teknologi Bandung.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi pada Rabu (11/3/2026), Tim Bahari terdiri dari Kevin Arka Musyaffa, Haidar Bintang Bahran, dan Zarfan Putradi yang merupakan mahasiswa Teknik Geologi angkatan 2023. Dalam kompetisi tersebut, mereka mendapat bimbingan dari dosen Teknik Geologi Ir. Rahmadi Hidayat, S.T., M.Eng., Ph.D., IPP.
Paper and Poster Competition merupakan kompetisi karya ilmiah yang bertujuan mengasah kemampuan berpikir kritis serta inovatif mahasiswa dalam menghadapi berbagai potensi dan tantangan di bidang kebumian. Melalui ajang ini, peserta didorong untuk mengeksplorasi peran ilmu geologi dan geosains dalam membangun masa depan yang berkelanjutan melalui pendekatan ilmiah dan aplikatif.
Para peserta menuangkan ide, analisis, dan solusi terhadap isu kebumian ke dalam bentuk karya tulis ilmiah berupa paper dan poster. Karya yang diajukan kemudian melalui proses seleksi yang ketat oleh dewan juri.
Rangkaian kompetisi ini terdiri dari tiga tahapan utama, yakni penyisihan, semifinal, dan final. Tahap penyisihan serta semifinal dilaksanakan secara daring, sementara babak final digelar secara langsung di Kampus Ganesha Institut Teknologi Bandung, Kota Bandung.
Dalam kompetisi tersebut, Tim Bahari mengusung karya ilmiah berjudul “Mengubah Panas Bumi Menjadi Kekuatan Produksi: Analisis Strategi Thermal EOR Berbasis Steam dan Hot Water Injection untuk Meningkatkan Recovery Factor Minyak di Reservoir.”
Karya tersebut mengkaji potensi pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber injeksi untuk sumur produksi minyak bumi, khususnya pada reservoir dengan nilai API Gravity tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah metode Thermal Enhanced Oil Recovery (EOR) melalui injeksi uap dan air panas guna meningkatkan viskositas minyak sehingga proses produksi dapat berlangsung lebih optimal.
Tim Bahari menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam kompetisi tersebut pada awalnya didorong oleh keinginan untuk menambah pengalaman serta mengembangkan ide yang mereka miliki.
“Kompetisi ini merupakan kompetisi pertama yang kami menangkan dengan motivasi awal untuk menambah pengalaman dan sekedar keisengan ide. Namun ternyata hasil dari keisengan kami bisa membuahkan hasil yang sangat memuaskan bagi kami. Harapannya semoga prestasi kami bisa menginspirasi teman teman yang lain untuk menyalurkan idenya ke dalam suatu kompetisi,” ungkap Tim Bahari.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini




















