Jakarta, Berita Geothermal – Perusahaan investasi asal Turki, Hitay Holding, terus memperluas kiprahnya di sektor energi terbarukan di Indonesia. Melalui lini bisnis energinya, Hitay Energy Holdings mengembangkan sejumlah proyek panas bumi di berbagai wilayah dengan target kapasitas besar guna mendukung pengembangan energi bersih di Tanah Air.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi perusahaan pada Rabu (11/3/2026), Hitay Energy Holdings didirikan pada 2011 dengan visi menjadi salah satu pemrakarsa produsen energi panas bumi di Indonesia.
Kehadiran perusahaan di sektor energi nasional dijalankan melalui anak usahanya, PT Hitay Daya Energy, yang telah lama terlibat dalam pengembangan proyek panas bumi di Indonesia.
Inisiatif investasi tersebut diprakarsai oleh pengusaha Turki, Emin Hitay, yang juga merupakan pendiri sekaligus Ketua Hitay Holding. Saat ini perusahaan tercatat tengah mengembangkan tujuh proyek panas bumi di wilayah Jawa dan Sumatra dengan target kapasitas pengembangan hingga 1 gigawatt (GW).
Hitay Energy diketahui fokus mengembangkan proyek panas bumi di Indonesia, terutama di wilayah Sumatera Barat dan Pulau Jawa. Dari berbagai konsesi yang diperoleh sejak periode 2013 hingga 2017, total potensi energi panas bumi yang dikembangkan perusahaan diperkirakan mencapai sekitar 990 megawatt (MW).
Sejumlah proyek utama yang menjadi fokus pengembangan perusahaan berada di kawasan Gunung Talang–Bukit Kili, Gunung Talamau, serta Gunung Tandikek di Sumatera Barat. Selain itu, perusahaan juga melakukan kajian eksplorasi di beberapa wilayah di Jawa Timur.
Di Sumatera Barat, proyek Gunung Talang–Bukit Kili menjadi salah satu proyek utama setelah konsorsium Hitay Daya Energy memenangkan lelang Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dengan potensi awal sekitar 20 MW yang kemudian berkembang hingga sekitar 65 MW.
Selain itu, proyek panas bumi juga dikembangkan di kawasan Gunung Talamau di Kabupaten Pasaman Barat dengan potensi sekitar 50 MW, serta Gunung Tandikek yang berada di wilayah Agam dan Padang Pariaman dengan potensi sekitar 50 MW.
Beberapa wilayah lain di Sumatera Barat yang masuk dalam rencana pengembangan dan kajian perusahaan antara lain Talang, Tandikat, Geureudong, Gunung Kembar, serta Tanjungsakti.
Sementara itu di Jawa Timur, Hitay Energy juga pernah mendapatkan penugasan survei untuk kawasan Gunung Bromo–Tengger yang mencakup wilayah Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, hingga Malang. Selain kawasan tersebut, perusahaan juga melakukan eksplorasi di wilayah Gunung Raung serta kawasan Krucil–Tiris.
Pengembangan proyek panas bumi di Solok, Sumatera Barat, juga diproyeksikan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Selain berpotensi membantu menekan tingkat pengangguran di daerah tersebut, proyek ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Solok maupun Provinsi Sumatera Barat.
Dalam proses pengembangannya, perusahaan masih melakukan berbagai studi dan analisis terkait pembangunan infrastruktur serta dampak sosial terhadap masyarakat sekitar. Sebagai bagian dari komitmen investasi setelah memenangkan tender pada 2016, perusahaan juga telah menginvestasikan dana sekitar USD 10 juta untuk mendukung tahapan awal pengembangan proyek.
Jejak Bisnis Sejak 1980
Hitay Holding memiliki sejarah panjang dalam dunia bisnis. Perusahaan ini didirikan oleh Emin Hitay pada 1980 dan berkembang menjadi grup investasi yang menaungi berbagai perusahaan di sektor teknologi, layanan digital, dan keamanan.
Beberapa perusahaan yang berada di bawah naungan grup ini antara lain Teknoser, Exim, serta platform permainan olahraga online Bilyoner.
Teknoser yang berdiri pada 1998 dikenal sebagai perusahaan integrasi sistem teknologi informasi dan komunikasi di Turki. Perusahaan ini memiliki 76 titik layanan, lebih dari 650 karyawan, serta didukung lebih dari 400 ahli teknologi informasi.
Selain itu, Teknoser juga dikenal sebagai salah satu penyedia layanan lapangan terbesar untuk sistem pembayaran POS di Turki dengan lebih dari 500 personel lapangan yang memberikan layanan pemeliharaan dan perbaikan sistem pembayaran di berbagai wilayah.
Pionir Platform Permainan Online
Di sektor digital, Hitay Holding juga terlibat dalam pengembangan Bilyoner yang disebut sebagai platform permainan olahraga online legal pertama di Turki. Layanan ini beroperasi berdasarkan kerja sama dengan Presidensi Organisasi Spor Toto sejak 2004 serta Direktorat Jenderal Lotere Nasional pada 2006.
Saat ini layanan tersebut tersedia melalui aplikasi seluler dan situs web dengan jumlah anggota lebih dari 4,5 juta pengguna.
Dukung Seni dan Pendidikan
Selain fokus pada pengembangan bisnis, Emin Hitay juga mendirikan Yayasan Hitay pada 2019 yang bertujuan mendukung perkembangan seni dan pendidikan di Turki. Yayasan ini memberikan ruang bagi seniman, kurator, dan penulis yang berkarya di bidang seni visual serta menjalankan berbagai program beasiswa untuk mendukung pendidikan.
Pernah Menjadi Konsul Kehormatan RI
Emin Hitay memiliki hubungan yang cukup erat dengan Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Konsul Kehormatan Republik Indonesia pada periode 2008 hingga 2018 serta pernah menjadi Presiden Dewan Bisnis Indonesia di bawah Dewan Hubungan Ekonomi Luar Negeri Turki selama tiga periode.
Dengan pengalaman panjang di berbagai sektor bisnis serta ekspansi investasi energi terbarukan, Hitay Energy menargetkan dapat berkontribusi dalam pengembangan energi panas bumi di Indonesia melalui berbagai proyek yang sedang dijalankan.
Sumber Website: https://hitay.com
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini




















